10 Fakta Unik Pesawat Supersonik Legendaris, Concorde

Concorde pernah menjadi simbol dari kejayaan aviasi dan kemewahan para pejalan. Pesawat komersil yang hanya dimiliki oleh British Airways dan Air France itu memiliki desain futuristik di zamannya dengan sayap deltanya yang legendaris. Politisi dan selebriti pun menjadi pelanggan setia pesawat ini. Dengan kecepatan hingga dua kali kecepatan suara dan mampu terbang setinggi lebih dari 17.000 meter, Concorde adalah idola para pejalan eksklusif yang menginginkan kemewahan, gaya dan kecepatan waktu terbang. Sayangnya, Concorde harus mengakhiri masa baktinya pada 24 Oktober 2003 dalam penerbangan komersil terakhirnya dari New York ke Heathrow.

Berikut adalah tujuh fakta unik dari pesawat legendaris yang pernah merajai dunia aviasi ini:

  • Concorde pertama kali diluncurkan ke publik secara resmi pada 21 Januari 1976, meski sebetulnya pesawat sudah menyelesaikan penerbangan perdananya pada 1 Oktober 1969.
  • Butuh waktu 5.000 jam terbang untuk tes terbang Concorde sebelum dinyatakan aman untuk penerbangan komersil.
  • Hingga saat ini Concorde masih memegang rekor penerbangan paling cepat lintas Atlantik. Hanya butuh waktu dua jam, 59 menit, 57 detik saja untuk penerbangan dari London ke New York. Waktu tercepat ini tercatat pada 7 Februari 1996.
  • Saking tingginya, Concorde bisa menjelajah hingga lapisan antara stratosfir dan ionosfir. Di titik ini penumpang bisa menyaksikan sendiri lengkung bumi sebagian bagian dari bumi yang bulat.
  • Dua maskapai yang mengoperasikan Concorde mengecat pesawatnya dengan warna dasar putih yang juga mendominasi badan pesawat. Hal ini memang bagian dari antisipasi perubahan temperatur ekstrim di ketinggian dan kecepatan yang sangat tinggi.
  • Kecepatan yang sangat tinggi untuk jet komersil membuat Concorde menghabiskan biaya operasional amat tinggi. Butuh bahan bakar sebanyak 25.629 liter untuk terbang selama satu jam.
Foto: telegraph.co.uk
  • Concorde akhirnya menghentikan rutenya ke Singapura via Bahrain. Rute yang merupakan kerjasama dengan Singapore Airlines ini baru melakukan tiga kali penerbangan sebelum akhirnya pupus setelah penduduk Singapura memprotes kebisingan mesin supersonik yang dikenal dengan dentuman “sonic-boom.
  • Penerbangan Concorde melintasi kawasan Arab Saudi pernah dipermasalahkan karena kebisingan suaranya dianggap bisa mengganggu perkembangbiakkan kawanan unta di daerah tersebut.
TUPOLEV TU-144 SUPERSONIC AIRCRAFT SST
Tupolev TU-144. Foto: aviationexplorer.com
  • Uni Soviet disinyalir menjiplak rancangan Concorde melalui pesawatnya, Tupolev TU-144. Drama ini sempat memanas dengan diluncurkannya TU-144 ke publik dua bulan sebelum Concorde, yaitu pada 31 Desember 1968. Karena mengalami musibah dua kali, TU-144 akhirnya dipensiunkan pada 1985.
  • British Airways tak pernah mengumumkan laba dari operasional Concorde. Diyakini karena bahan bakar yang mahal, kecelakaan, dan ancaman serangan teroris yang menurunkan minat penumpang, menjadi pertimbangan dihentikannya layanan pesawat supersonik ini.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s