7 Destinasi yang Harus Diagendakan Untuk Traveling di 2018

Sudah merencanakan destinasi liburan untuk 2018? Beberapa destinasi berikut ini mulai naik daun di kalangan para pejalan dan beberapa di antaranya masih menarik untuk dikunjungi meski sudah populer terlebih dahulu. Kami merangkum tujuh destinasi untuk Anda:

Maladewa

Banyak pejalan Indonesia yang sudah menikmati liburan di negara kepulauan yang eksotis ini. Kini sorotan ke Maladewa semakin bertambah, bukan karena resor-resor mewahnya yang terhampar di bibir pantai, namun juga karena kekhawatiran banyak pihak yang memperkirakan bahwa Maladewa akan tenggelam beberapa tahun ke depan karena perubahan iklim dan serbuan industri pariwisata yang tak terbendung. Tapi pihak pemerintah Maladewa pun sudah menanggapi hal ini sehingga turis tak perlu khawatir untuk berlibur di Maladewa. Bandara Internasional Male pun sudah direnovasi untuk kapasitas pesawat yang lebih banyak. Begitu pun resor-resor baru juga sudah siap dibuka sepanjang tahun ini.

 

Kazakhstan

Film Borat (2006) sempat menjadi perbincangan karena film komedi besutan Sacha Baron Cohen itu dinilai merendahkan Kazakhstan, meski film komedi ini juga punya banyak penggemar. Suka tak suka, film Borat juga memiliki dampak positif untuk kunjungan turis ke Kazakhstan. 10 tahun setelah film kontroversial itu, Astana – ibukota Kazakhstan – mulai kebanjiran turis karena dibukanya banyak hotel-hotel mewah, seperti St. Regis dan Ritz-Carlton. UNESCO juga menetapkan Pegunungan Tien Shan sebagai salah satu dalam daftar Situs Warisan Dunia.

 

Baca juga:

 

Sanya, Tiongkok

Diberkahi dengan pantai berpasir putih dan lautan jernih, Sanya yang berlokasi di Pulau Hainan juga kerap dijuluki Hawaii-nya Tiongkok. Pemerintah setempat pun sudah meyakinkan banyak investor properti untuk membangun hotel mewah di tempat eksotis ini. Park Hyatt, St, Regis dan Shangri-La bahkan telah memulai operasionalnya tahun ini di Sanya.

 

Madagaskar

Salah satu surga yang tersisa di muka bumi ini konsisten menjaga keseimbangan alamnya di tengah berkembangnya industri pariwisata. Para turis yang datang ke sini akan disuguhkan berbagai fauna langka, seperti lemur dan hiu macan. Lebih dari 90 persen mamalia di sini hanya ada di Madagaskar dan tak terdapat di tempat lain.

 

Busan, Korea

Sering dilewatkan para turis yang sudah lebih dulu mengagendakan Seoul dan jeju, Busan yang dikenal sebagai kota film sebetulnya menawarkan sisi unik untuk dijelajahi. Bagi Instagramer, Busan juga dipenuhi dengan bangunan berarsitektur menawan. Busan kini juga dianggap sebagai salah satu kiblat para penggemar desain. Jeonpo Cafe District yang dulunya adalah kawasan industri kini disulap menjadi creative hub yang juga menyediakan gerai penjual barang-barang kerajinan.

 

Langtang, Nepal

Pernah diterpa musibah longsor pada 2015, Langtang kini mulai bebenah diri untuk kembali siap menjadi salah satu atraksi wisatawan di Nepal. Para operator wisata pun berlomba-lomba membuka jalur treking di kawasan ini. Para turis akan disuguhi pemandangan pegunungan, desa-desa setempat, dan kuil-kuil kuno. Ada juga paket tur yang mengajak tamunya bertualang di Langtang National Park, di mana turis bisa bertemu langsung dengan orang Tamang, warga asli Tibet yang dikenal dengan Tibetan horse trader.

 

Kingston, Jamaika

Jamaika kini tak hanya populer dengan sosok Bob Marley-nya. Bila Anda juga penggemar kuliner, cobalah mampir dan mencicipi hidangan di Tracks & Records. Restoran milik manusia tercepat di dunia, Usain Bolt, ini menawarkan menu khas Jamaika dan internasional. Bila ingin bersantai, Jamaika juga terkenal dengan pantai-pantai menawannya.

Advertisements