Duo Chef di Balik Menu Istimewa Mrs Sippy Bali

Menjadi salah satu lokasi populer di Bali sebagai tempat hangout sekaligus besantai, Mrs Sippy Bali terus memanjakan pengunjungnya dengan berbagai fasilitas, khususnya inovasi menu yang disajikan. Pool club besutan Andrew Stanway dan Ben May ini juga menghadirkan dua koki bereputasi internasional dengan pengalaman di restoran Michelin, yaitu Chef  Guillaume Zika dari Prancis dan Chef Jonay Armas dari Spanyol.

Kami berbincang dengan keduanya tentang dunia kuliner dan kisah mereka berkiprah di Mrs Sippy Bali.

 

Chef  Guillaume Zika

Mengawali karir kulinernya di Paris, koki lulusan College Médéric ini terinspirasi sosok ayahnya yang juga seorang koki. Sebelum berkarir internasional, Chef Guillaume Zika memupuk banyak pengalaman kuliner di Paris.

Pertama kali belajar memasak di Paris, apa tantangan terbesar saat menjadi koki di Indonesia?

Masalah produksi dan hambatan berbahasa. Mencari tahu mana pemasok bahan makanan terbaik dan bagaimana mengkomunikasikannya dengan para staf agar mereka paham apa yang saya butuhkan.

Pengalaman menarik selama berkarir di Mrs Sippy dibandingkan dengan tempat kerja sebelumnya?

Sebelumnya, saya terbiasa bekerja di restoran fine dining dengan menu untuk jumlah tamu yang sedikit. Di Mrs Sippy, justru saya saya harus menghidangkan menu-menu klasik berkualitas tinggi untuk jumlah tamu yang sangat banyak.

Makanan Indonesia favorit?

Bubur ayam! Sangat kaya rasa dan teknik masaknya sangat berbeda.

Menu paling direkomendasikan di Mrs Sippy?

Grilled Octopus, Niçoise salad dan  Margherita pizza, Menu yang sempurna untuk makan siang di pinggir kolam renang.

Andai punya restoran sendiri di Paris, menu Indonesia apa yang menurut Anda akan disukai pelanggan?

Saya akan menghidangkan makasan Perancis dengan bumbu-bumbu asli Indonesia.

 

Chef Jonay Armas

Keterampilannya sebagai koki pernah membuahkan rating bintang dua dari Michelin di sebuah restoran tempatnya berkarir. Dipengaruhi kekayaan kuliner Spanyol yang eksotis, Chef Jonay Armas kini menghadirkan menu-menu Mediterania di Mrs Sippy Bali.

Makanan favorit saat melewatkan masa kecil di Canary Islands?

Seafood! Canary Islands diberkahi dengan banyak hasil laut segar yang beragam. Saya tumbuh dengan belajar menombak ikan. Sayangnya saya tak mahir dalam hal ini. Gurita, belut, dan cumi adalah hasil laut yang paling sering saya dapat karena lebih mudah ditangkap.

Saat masih remaja, apa yang membuat Anda begitu yakin akan menjadi chef nantinya?

Karena pengaruh dari ibu saya. Beliau sangat bersemangat saat memasak berbagai macam sayuran dan itu semua menurun pada saya.

Apa yang membuat masakan Spanyol begitu berbeda dengan makanan lainnya di dunia?

Semua budaya makanan terpengaruh dari proses produksi dan sejarah. Makanan Spanyol memiliki pengaruh kuat dari budaya Arab dan Amerika Selatan.

Apa tantangan terbesar saat menjadi chef di restoran berbintang Michelin di Hong Kong?

Menjaga kualitas yang ada dan mempertahankannya dalam persaingan dengan restoran lain yang kualitasnya juga luar biasa. Tetap konsisten dalam menyajikan hidangan terbaik dalam bisnis restoran yang sangat kompetitif.

Apa makanan Indonesia favorit Anda?

Semua hidangan lautnya! Juga rendang, sambal… semuanya!

Makanan yang paling sulit dibuat selama menjadi chef?

Pastry! Karena butuh ketelitian untuk membuatnya.

Advertisements