“Warisan”, Pentas Hening Teater Koma

Sukses dengan pementasan Opera Ikan Asin Maret lalu, Teater Koma menyajikan lakon Warisan di Gedung Kesenian Jakarta. Masih didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation, naskah baru karya N. Riantiarno ini dipentaskan mulai 10 hingga 20 Agustus 2017 dan masih dalam rangkaian ulang tahun Teater Koma.

Ada yang berbeda dalam pementasan kali ini, yaitu suasana hening tanpa musik dan tari seperti lazimnya pentas Teater Koma sebelumnya.

“Kami berharap pementasan ini juga sama seperti pementasan kami sebelumnya, dapat menjadi cermin bagi kita semua, membuat kita melihat diri kita sendiri dan kemudian mengajak orang lain untuk bercermin,” terang Ratna Riantirano, Pimpinan Produksi Teater Koma.

Kisah Para Jompo

Lakon Warisan berkisah tentang sebuah rumah jompo kebanggaan kota. Orang tua dan terlantar ditampung di panti tersebut, dan banyak orang yang menyumbang sukarela. Delapan tahun kemudian, rumah jompo itu berubah. Mereka mulai menampung orang-orang kaya yang mampu membayar mahal. Hunian pun dibagi dua, untuk orang-orang kaya dan untuk orang-orang miskin. Keduanya dipisahkan oleh tembok tinggi tanpa sekat.

Di tempat orang kaya, ada penulis terkenal yang mencari ilham, ada persahabatan, percintaan, termasuk diskusi politik yang membahas apakah warisan negeri hanya korupsi dan utang. Di sisi tembok satunya, orang miskin sangat tidak terawat. Ada yang pindah ke panti lain, ada yang masih tetap tinggal karena tak mampu pindah, dan selebihnya hanya bisa pasrah.

“Kali ini, Teater Koma menghadirkan pertunjukan berbeda. Teater Koma selalu mempersembahkan sajian artistik yang indah dan detil, kemampuan aktor aktrisnya yang luar biasa serta semangat dan dedikasinya terhadap seni pertunjukan Indonesia,” ujar Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.

Pementasan Warisan didukung oleh Idris Pulungan, Budi Ros, Ratna Riantiarno, Rita Matu Mona, Ohan Adiputra, Daisy Lantang, Elly Luthan, Dorias Pribadi, Raheli Dharmawan, Ratna Ully, Tuti Hartati, Bayu Dharmawan Saleh, Sir Ilham Jambak, Rangga Riantiarno, Netta Kusumah Dewi, Julung Ramadan, Palka Kojansow, Dana Hassan, Ariffano Marshal, Suntea Sisca, Andhini Puteri Lestari, Toni Tokim, Roma Gia, Radhen Darwin, Ledi Yoga, Indrie Jati, Alex Fatahillah dan Febri Siregar

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s