8 Tren Wisata ini Bakal Dominan di 2018

Setiap tahun, pariwisata selalu melahirkan gaya baru bagi para pelakunya. Mungkin ini saatnya Anda mulai mengagendakan tempat spa yang mumpuni, memilih paket wellness, atau bahkan memutuskan koneksi digital demi program detoks digital yang kini mulai marak dilirik pejalan dunia. Sebagian lagi, mungkin ini saatnya untuk berkunjung ke lokasi-lokasi pembuatan film terkenal.

Layanan akomodasi Booking.com melakukan survey pada 19.000 wisatawan dari 26 negara dengan 128 juta ulasan tentang tren pariwisata di 2018. Berikut adalah delapan di antaranya:

Teknologi Kian Mumpuni

Menjelang akhir 2017, fenomena invasi teknologi semakin marak. Kekuatan digital telah memaksa para pekerja dan pengambil keputusan hengkang dari posisinya dan digantikan mesin-mesin terprogram. Pun dalam dunia wisata, para pejalan akan semakin mengandalkan digital untuk mengenal lebih dulu tempat-tempat wisata dan akomodasi sebelum mengunjunginya. 64 persen wisatawan bahkan mengaku ingin “mencoba sebelum membeli” dengan mengandalkan teknologi virtual reality. Fakta yang tampaknya membuat para pelaku bisnis wisata yang selama ini mengandalkan oplah brosur untuk promosi semakin mengerutkan dahi!

Teknologi VR yang mulai diterapkan dalam bisnis pariwisata

 

Saatnya Mimpi Jadi Nyata

Terima kasih pada teknologi, kini menjelajah dunia jadi semakin mudah. Aplikasi pencari akomodasi, pembanding harga, dan fasilitas reservasi yang makin mudah membuat pejalan semakin memiliki peluang untuk bepergian lebih jauh. 45 persen wisatawan telah menyimpan bucket list di 2018, dan 84 persen di antaranya tak peduli dengan jumlah uang yang harus dikeluarkan demi memenuhi deretan tujuan impian mereka. Sementara aktivitas yang didambakan adalah  28 persen ingin meramaikan acara budaya yang unik, 27 persen ingin belajar ketrampilan baru, dan 25 persen ingin merasakan sensasi perjalanan panjang yang unik seperti dengan kereta api dan pergi ke tempat yang jauh.

 

Perjalanan Nostalgia

Gagal move-on tampaknya tak selalu buruk. 34 persen wisatawan dunia ternyata ingin melakukan napak tilas perjalanan di masa kanak-kanak mereka di 2018 dengan alasan ingin mengenang memori manis bersama keluarga. 44 persen pejalan milenial bahkan tertarik untuk mengunjungi kembali destinasi wisata kesukaan keluarga mereka.

 

Gara-Gara Iklan dan Film

Pada 2018, acara televisi, film, olahraga, dan media sosial terlihat memiliki kecenderungan yang semakin signifikan terhadap keputusan wisatawan. Membaca blog atau melihat rekomendasi YouTuber akan memicu ide bagi 39 persen wisatawan dan lokasi yang terpampang di televisi, film, atau video musik akan mencaplok 36 persen lebih wisatawan. 22 persen tergoda bepergian untuk menghadiri acara olahraga besar, dengan 43 persen dari mereka mempertimbangkan musim panas untuk menonton Piala Dunia di Rusia.

Lokasi program televisi teratas yang paling ingin dikunjungi wisatawan pada 2018 adalah Kroasia, Spanyol, dan Islandia yang terinspirasi oleh Game of Thrones (29 persen), London seperti yang terlihat di Sherlock dan The Crown (21 persen dan 13 persen), New York dan Manhattan dari Billions (13 persen), dan Los Angeles dari Entourage (10 persen).

Dubrovnik, salah satu lokasi latar kisah Game of Thrones

 

Traveling untuk Kesehatan

Kecenderungan untuk liburan sehat terus tumbuh di 2018. Hampir dua kali lipat jumlah orang yang berencana untuk melakukan perjalanan kesehatan dan perawatan pada 2018 dibandingkan 2017. 33 persen memilih mengunjungi spa atau menerima perawatan kecantikan, 24 persen memilih bersepeda, 22 persen memilih kegiatan olahraga air, 17 persen menjalani liburan detoksifikasi tubuh penuh, 16 persen melakukan retret yoga, 16 persen memilih berlari, 15 persen memilih meditasi. 59 persen juga mengatakan bahwa mereka lebih memprioritaskan pengalaman ketimbang barang-barang material saat berlibur.

Fasilitas kebugaran di Padma Ubud

 

Faktor Ekonomi

47 persen wisatawan mempertimbangkan nilai tukar mata uang saat merencanakan perjalanan mereka untuk 2018, dan 48 persen mempertimbangkan iklim ekonomi suatu tujuan sebelum melakukan perjalanan. Kabar baik bagi industri ritel,  30 persen traveler juga berencana melakukan pembelian lebih banyak dari toko bebas pajak di bandara pada 2018 dan 26 persen bahkan akan berlibur khusus untuk membeli barang seperti fashion karena lebih murah dibandingkan di negara asal mereka. 57 persen juga mengaku ingin melakukan perjalanan yang lebih independen pada 2018 dan menghindari tren tur dengan grup.

 

Teman Liburan yang Seru

2018 adalah tahun di mana berwisata bersama teman-teman menjadi pilihan. Dibandingkan 2017, bepergian dengan teman meningkat dari 27 persen menjadi 31 persen.  Liburan bersama teman juga memiliki keuntungan finansial karena sebanyak 42 persen mengatakan bahwa liburan bersama dengan teman memungkinkan mereka untuk berbagi biaya akomodasi.

Traveling bersama teman

 

Hidup Seperti Warga Lokal

33 persen pejalan mengatakan bahwa mereka lebih suka tinggal di holiday rental (rumah liburan atau apartemen) daripada di hotel. 25 persen Wisatawan juga tertarik untuk memiliki pengalaman lokal dan hendak mencari tuan rumah yang memiliki pengetahuan luas tentang makanan lokal dan tempat untuk dikunjungi.

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s