5 Restoran di Bali dengan Menu Bagai Keliling Dunia

Bali tak pernah surut dari perhatian para koki dunia. Jangan heran bila salah satu masakan Italia terbaik justru bertengger di Bali. Jangan kaget pula bila banyak wisatawan asing menyisipkan kunjungan ke salah satu restoran Eropa pilihan dalam agenda liburan mereka di Bali. Berikut adalah beberapa restoran pilihan tim redaksi kami yang menghidangkan menu-menu autentik dari negara-begara di dunia:

Baca juga:
8 Rooftop Bar di Bali dengan Pemandangan Spektakuler
Soal Destinasi Liburan Favorit, David Beckham Sebut Bali
8 Hotel di Bali ini Usung Konsep Ramah Lingkungan

Som Chai

Bila Anda masih berpikir bahwa kuliner Thailand hanya sebatas tomyum, rasanya Anda harus berkunjung ke restoran yang bersemayam di Jl. Raya Kerobokan, Kuta utara ini. Will Meyrick, pengusung restoran ini telah merancang menu-menunya dengan mengoptimalkan hasil pertanian lokal dan teknik masak tradisional Thailand berdasarkan resep autentik. Berpengalaman selama 15 tahun dalam mendalami ilmu kuliner Asia, Will Meyrick tak segan menghadirkan tungku tanah liat, pemanggang arang, dan kayu bakar sebagai syarat untuk menghasilkan rasa yang orisinil dan sulit ditiru.

 

Motel Mexicola

Makanan Meksiko punya tempat tersendiri di hati turis-turis yang berkunjung ke Bali berkat kreasi dari Chef Steven Kelly. Berlokasi di Jl. Kayu Jati, Kuta Utara, restoran yang menghidangkan resep Meksiko dalam porsi sharing ini juga memanjakan pengunjungnya dengan interior berwarna cerah khas Meksiko. Menu andalannya Chiles Toreados, Pancita Gusiada, Birria de Borrego dan berbagai pilihan minuman seksi, seperti Tropicosa Cooler, macho No. 5 dan Carajilo.

 

AYA Street

Tantangan baru bagi Juanjo Suárez dan Rafael Sanchez, pemilik AYA Street di Seminyak adalah mempopulerkan street food Peru di Bali. Diracik langsung oleh Chef Marco Cueva yang mengawali karirnya dari penjaja kaki lima di Peru, restoran dengan interior berhias seni jalanan ini mengusung menu autentik Peruvian dengan bahan-bahan asli lokal. Beberapa menunya menawarkan masakan warisan suku Inca yang dipengaruhi budaya asing, seperti Jepang (Nikkei) dan Tiongkok (Chifa).

 

Da Maria

Maurice Terzini terinspirasi pemandangan syahdu di pesisir Napoli, Italia. Pengusaha restoran asal Australia ini menghadirkan Da Maria sebagai simbol kelezatan makanan autentik Italia yang diolah secara rumahan. Memasuki lobinya akan disambut dengan suasana santai dengan air mancur di tengah area makan. Selain suara gemericiknya menenangkan, perpaduan warna biru muda dan putih juga membuat kondisi lebih rileks. Menu andalan yang harus Anda coba adalah Mozzarella Grilled on Lemon Leaves, House Made Cavatelli, dan Spagehtti Vongole.

 

Hujan Locale

Berlokasi di tengah suasana asri di Ubud, Hujan Locale mengandalkan menu Asia, khususnya Indonesia yang dikemas elegan tanpa meninggalkan akar tradisinya. Saat memasuki restoran, rasa tradisional langsung terasa dengan interiornya yang didominasi nuansa Jawa Kuno, terasuk menu hidangan lokal, seperti gulai ikan salai, rawon, dan ayam taliwang yang dikemas modern.

Advertisements