Now Reading:

7 Kota Pesisir di Turki dengan Pemandangan Menawan

Soal pantai dan keindahan pesisir, Turki memang kalah pamor dari tetangganya, Yunani yang memiliki pulau-pulau tropis dan kerap didatangi para selebriti. Namun kota-kota berikut di Turki menawarkan resor tepi pantai yang ekslusif berkat letaknya yang diapit Laut Mediterania di selatan dan Laut Hitam di utara.

 

 

Kas
Berada di Provinsi Antalya, Kas (baca: kash) yang dulunya merupakan desa nelayan kini telah menjelma menjadi destinasi utama para wisatawan yang ingin menikmati resor-resor tepi pantai yang ekslusif. Bila tidak sedang bermain air, telusurilah jalan sempit berbatunya yang dihiasi rumah-rumah bergaya Ottoman. Pantai-pantainya sendiri dihiasi batu yang menyajikan latar dramatis untuk berfoto, jangan lewatkan menikmati aneka hidangan laut segar di Sultan Gardens yang memiliki menu khas berupa cumi isi bayam dan udang. Dari Kas, terdapat feri setiap hari yang menuju Kastellorizo, pulau tropis yang sudah masuk ke dalam Yunani. Jaraknya pun dekat, yaitu hanya 20 menit naik feri.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Online Antalya (@online_antalya) on

 

 

Kalkan
Kota di tepi Laut Mediterania ini memang sudah tak terasa lagi otentisitasnya seperti Kas, namun bila ingin mencari resor-resor mewah tepi pantai, di sinilah tempatnya. Dengan lebih dari 200 restoran, Kalkan memiliki jumlah restoran terbanyak per kilometer persegi dibandingkan tempat-tempat lain di Turki. Ingin makan di bistro mungil yang dikelola keluarga setempat sejak turun-temurun hingga restoran mewah yang menyajikan pemandangan pantai dari ketinggian, semua ada di sini. Disarankan untuk memilih akomodasi di atas bukit yang memiliki infinity pool menghadap pantai.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Turkey & Hotels & Türkiye (@turkeyandhotels) on

 

 

Olympos (Lycia)
Pulau bekas kota kuno Lycia ini menawarkan resor-resor pantai yang dikelilingi reruntuhan penuh sejarah. Karena merupakan situs arkeologi, maka pemerintah Turki melarang para operator wisata untuk membuat bangunan pemanen di sini, sehingga kemudian muncul kreativitas dari para pengusaha hotel. Mereka kemudian menawarkan beragam akomodasi unik berupa rumah pohon atau kabin kayu. Sejak itulah Olympos terkenal akan akomodasi rustic yang menyatu dengan alam sekitarnya. Banyak turis Eropa yang bahkan menyewa cottage di sini untuk ditinggali selama berminggu-minggu dan bahkan berbulan-bulan karena sepertinya siapa pun tak ingin meningalkan Olympos.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Emma Louise H. (@thegypsywithoutacaravan) on

 

 

Antalya
Antalya mirip Kas, Kalkan, dan Olympos, hanya saja kota ini lebih kayak sejarah dan budaya, berhubung di masa lalu Antalya pernah menjadi ibukota Turki. Selain bersantai di cafe outdoor yang berjajar di pantai-pantainya, pesona Antalya terletak pada kota tuanya (disebut Kaleici oleh masyarakat setempat). Kaleici terdiri dari gang-gang sempit yang seru untuk menyesatkan diri di antara deretan rumah-rumah yang menyisakan jejak Romawi, Byzantium, dan Ottoman. Siapa pun tak akan melewatkan reruntuhan Rowawi, menara jam Ottoman, dan minaret masjid kuno.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by GEZİP BİLENLER! (@gezenbilir) on

 

 

Amasra
Terletak di pesisir utara Turki yang berbatasan dengan Laut Hitam, walau ramai turis, namun jarang ada turis Eropa dan Amerika yang ke sini, berhubung mereka lebih memilih pantai-pantai di tepi Laut Mediterania di selatan Turki, sehingga suasananya pun lebih otentik. Banyak yang dapat dilakukan di kota pantai ini, antara lain mengunjungi gereja dari abad ke-9 semasa Byzantium yang kemudian diubah menjadi masjid, kastil Romawi dengan dinding Byzantium, serta Monumen Bird’s Rock peninggalan Romawi dari abad ke-1.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by PANORAMA SPOTS (@panoramaspots) on

 

 

Ayvalik
Kota di tepi Laut Aegea ini didominasi oleh penduduk keturunan Yunani karena dulunya memang merupakan pemukiman warga Yunani. Barulah pada tahun 1923 warga Turki yang bermukim di Pulau Kreta, Yunani, pindah ke sini. Kini pulau ini tetap terasa Yunani ketimbang Turki, sehingga bila berkunjung ke sini memang akan serasa berada di Yunani. Selain mengunjungi gereja dan biara di sela-sela bersantai di Pantai Sarimsakli yang dipenuhi hotel dan restoran, jangan lupa manjakan diri di berbagai gerai spa yang tersebar di sini.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by CENNET AYVALIK (@cennet.ayvalik) on

 

 

Alacati

Kota pantai di pesisir barat Turki ini dipenuhi jalan berbatu yang dipenuhi kafe, restoran, dan butik hotel yang menawan. Alacati terkenal akan arsitektur, ladang anggur, dan kincir anginnya yang eksotis, dan belum lama ini memperoleh reputasi sebagai kota tujuan untuk melakukan windsurfing dan kitesurfing berkat anginnya yang stabil dan airnya yang jernih.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Soolmaz (@soolmaz.atabaki) on

 

 



;

Share This Articles
Input your search keywords and press Enter.