Now Reading:

Dari Pusat Kota Hingga Lereng Gunung, Ini 7 Kuil Fotogenik di Jepang

Selain menikmati riuhnya kota modern dan kuliner yang beragam, Jepang juga menawarkan kuil-kuilnya yang megah dan fotogenik. Tak hanya dipenuhi oleh orang-orang yang ingin berdoa, tapi turis pun tak jarang harus antre untuk memasukinya. Ada yang berlokasi strategis di pusat kota, ada pula yang terpencil di pegunungan. Tujuh di antaranya adalah:

 

Meiji Jingu Shrine, Tokyo

Oasis di tengah Tokyo ini tak pernah sepi pengunjung, mengingat lokasinya yang memang di jantung kota. Namun bukan berarti kuil ini juga hingar-bingar. Coba saja jalan-jalan di Taman Meiji yang masih berada di kompleks kuil. Di sini, selain bisa istirahat sejenak setelah lelah mengeksplor Harajuku, juga bisa jadi tempat sempurna untuk berfoto karena suasananya yang syahdu dan teduh.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Anastazia (@anastazia93) on

 

Izumo Taisha, Prefektur Shimane

Meskipun tak ada catatan jelas tentang kapan tepatnya kuil Shinto ini berdiri, namun warga Jepang meyakini bahwa Izumo Taisha adalah salah satu kuil tertua yang ada di Jepang. Sejarah membuktikan bahwa kuil ini sudah ada di sekitar tahun 700. Berlokasi di kota Izumo, kuil ini dipercaya sebagai tempat berkumpulnya dewa seluruh Jepang di masa lampau.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by MyGoldenJapan (@mygoldenjapan) on

 


Baca juga:
Terinspirasi Cosplay dan Video Game, ini Konsep Nyeleneh Moxy Hotel Tokyo
5 Tempat Makan Sushi Paling Diincar Foodie Dunia


Phoenix Hall, Prefektur Kyoto

Dikenal juga dengan nama Amida Hall, bangunan ini berada di kuil Byodo-in. Phoenix Hall bisa dibilang sebagai simbol dari kompleks kuil Byodo-in yang bersuasana asri ini. Dulunya kuil ini adalah milik  Minamoto no Shigenobu. Setelah Minamoto meninggal, klan Fujiwara menjadi pewaris kompleks religi ini. Kini Phoenix Hall sudah tercatat dalam cagar budaya UNESCO sebagai bagian dari Historic Monument of Ancient Kyoto.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Visit Japan International (@visitjapanjp) on

 

Yama-dera, Prefektur Yamadera

Dalam literasi Jepang, Yamadera diartikan sebagai kuil di atas gunung. Nama ini sesuai dengan lokasi kuil Yama-dera yang berada di lereng pegunungan curam dan berhawa sejuk. Kuil ini memiliki dek observasi yang disebut dengan Godaido Hall. Dari sini pengunjung bisa menyaksikan pemandangan menawan kota Yamagata dari ketinggian yang dihiasi dengan bukit-bukit hijau dan lereng terjal.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by KiwiYamabushi (@tsgbunting) on

 


Baca juga:
Tak Jauh dari Tokyo, ini 7 Atraksi Wisata Keren di Yokohama
5 Hal Seru Agar Liburan di Tokyo Makin Berkesan


 

Arakura Sengen, Prefektur Yamanashi

Popularitas kuil ini didongkrak dari lokasinya yang bisa dibilang merupakan titik terbaik untuk menikmati Gunung Fuji. Di media sosial pun foto kuil dengan Pagoda Chureito yang bertingkat lima yang disandingkan dengan latar Gunung Fuji ini sudah sering berseliweran. Saat terbaik untuk menikmati pemandangan di sini adalah pagi hari saat cuaca cerah.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by The Magnificent Places (@the_magnificent_places) on

 

 

Usa, Prefektur Oita

Berlokasi di Pulau Kyushu, Oita adalah suaka bagi para pencari ketenangan dan pecinta alam di Jepang. Di sinilah pengunjung bisa merasakan sisi berbeda dari Jepang yang identik dengan laju modernitas. Kuil Usa adalah pusat dari sekitar 40.000 kuil di Jepang yang dibangun untuk menyembah Dewa Hachiman. Dibangun pada tahun 725, kuil ini juga didirikan sebagai dedikasi untuk nenek moyang keluarga Kekasiaran Jepang.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by finzi55 (@finzi55) on

 

Motonosumi Inari, Prefektur Yamaguchi

Kuil instagenik yang berada di lereng terjal ini memiliki pemandangan laut lepas di ujung gerbangnya yang ikonik. Motonosumi Inari dibangun sebagai tempat peristirahatan arwah para rubah. Warga lokal meyakini bahwa sampai saat ini arwah para rubah ini masih mendiami kuil dan sering mengabulkan doa para peziarah. Titik terbaik untuk berfoto di sini adalah di sekitar deretan gerbangnya yang berjumlah 123 gerbang dan berwarna merah menyala.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Hideo Arita (@aryjo_aryjo) on

Share This Articles
Input your search keywords and press Enter.