Now Reading:

Bikin Senang Baca, ini 7 Perpustakaan Fotogenik di Dunia

Mengunjungi perpustakaan boleh jadi merupakan hal yang paling tak terpikirkan saat traveling. Mau senang-senang kok malah ke perpustakaan? Nah, di beberapa negara, perpustakaan justru menjadi tempat yang nyaman untuk disinggahi. Siapa bilang membaca itu membosankan? Tujuh perpustakaan ini akan membuat anggapan miring soal perpustakaan jadi jungkir balik.

 

Royal Library of Denmark, Kopenhagen

Gedung perpustakaan ini tergolong tua karena sudah dibangun pada 1648. Namun setelah renovasi pada 1999, gedung ini berubah wajah menjadi lebih nyeni dan modern berkat sentuhan desainnya. Di sini bisa ditemukan buku-buku sejarah bangsa Eropa terutama Denmark dan manuskrip kuno karya filsuf Denmark Søren Kierkeegard. Perpustakaan ini juga sekaligus menyimpan karya-karya fotografi dari seluruh dunia, menyediakan kafe untuk kenyamanan, gedung pertunjukan dan galeri seni.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Monica Greenwald (@monicagreenwald) on

 


Baca juga: 7 Pantai dan Pulau Cantik di Filipina Buat yang Butuh “Vitamin Sea”


Strahov Monastry Library, Praha

Biara Strahov sendiri dibangun pada 1143. Namun setelah melewwati beberapa kejadian seperti perang, kebakaran dan bencana lain, pihak biara akhirnya memutuskan untuk membangun perpustakaan pada 1679. Highlight dari perpustakaan klasik ini adalah langit-langitnya yang melukiskan kisah dalam kitab Injil dan rancangan rak buku yang bisa berputar untuk memudahkan pengunjung mencari buku yang dikehendaki.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Strahov Library & Gallery (@strahov_library_gallery) on

 

Stuttgart City Library, Stuttgart

Bila biasanya perpustakaan di Eropa identik dengan bangunan klasik, Stuttgart City Libary justru hadir dengan warna modern yang minimalis. Bangunan lima lantai ini berbentuk mirip piramida terbalik. Untuk sebuah perpustakaan memang terlihat kurang nyaman, namun yang pasti ini jelas fotogenik!

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Best Views Around the World (@best_views_around_the_world) on

 


Baca juga: Tak Terlupakan! 5 Perjalanan Fenomenal dengan Kereta Api Mewah


Biblioteca Vasconcelos, Mexico City

Perpustakaan yang mengoleksi 470.000 buku ini menempatkan koleksinya pada rak gantung dan yang menjadi perhatian utama adalah instalasi berdesain mirip kerangka seekor paus yang tergantung di tengah ruangan. Dari luar, gedung ini setinggi 820 kaki ini terbuat dari beton, baja dan kaca dan terletak di tengah taman botani yang mengoleksi tanaman khas Mesksiko.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Biblioteca Vasconcelos (@bibliotecavasconcelos) on

 

Vennesla Library and Culture House, Vennesla

Berlokasi di Norwegia, perpustakaan ini tak sekadar mengoleksi ribuan buku, namun juga sebuah tempat untuk berkumpul dan dirancang untuk menjadi pusat kebudayaan. Gedung ini juga memiliki kafe, ruang kelas, ruang rapat dan bioskop. Interiornya bahkan dirancang khusus dengan struktur kayu berwarna gading yang menyerupai kerangka paus.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Adriana Montiel 🇻🇪 – Datos (@dateandoando) on

 


Baca juga: 7 Atraksi Seru Saat Traveling ke Amsterdam


Tama Art University Library, Tokyo

Selesai dibangun pada 2007, gedung perpustakaan ini dirancang dengan gaya futuristik menggunakan struktur dari beton, baja, dan kaca untuk sebagian dindingnya. Namun kesan modern ini tak menutupi seluruh gedung, mengadopsi desain minimalis khas Jepang dan deretan komputer yang sangat rapih, di beberapa sisi masih terasa nuansa Jepang klasik yang membuat nyaman untuk berlama-lama di tengah 100.000 koleksi bukunya,

 

View this post on Instagram

 

A post shared by LayanHalwani (@layanhalwaniofficial) on

 

Royal Portuguese Reading Room, Rio de Janeiro

Mungkin tempat ini lebih mirip istana bagi para penggemar buku. Eksteriornya dibuat dari batu kapur dan terinspirasi dari Biara Jerónimos di Lisbon. Jangan tanya interiornya! Bangunan ini sangat instagenik dengan jendela kaca patri warna-warni yang memperkaya cahaya di dalam ruangan. Ada juga altar perak, lantai marmer dan hiasan gading yang menyambut pengunjung saat memasuki gedung.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Wendy Rose (@wendyrose9) on

 

Beitou Public Library, Taiwan

Perpustakaan ini memadukan alam dengan koleksi buku. Bangunan ramah lingkungan ini sendiri terbuat dari kayu yang tiap lantainya disediakan balkon lengkap dengan kursi goyang untuk membaca buku sambil menikmati angin sepoi-sepoi.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by TL Wajaraklert (@tingleewajaraklert) on

Share This Articles

2 comments

Input your search keywords and press Enter.