Now Reading:

Selain Romantis, 7 Kota di Jepang ini Juga Instagenik

Tak hanya identik dengan kesibukannya di kota-kota besar, Jepang juga memiliki banyak destinasi kota-kota kecil yang selain sunyi, lanskapnya pun instagenik sekaligus romantis. Bagi pegiat media sosial, kota-kota berikut juga punya nilai tambah berkat bangunan-bangunan tradisional yang masih memenuhi ruang publik.

 

Kamakura

Pernah menjadi sentra kekuatan politik yang diperhitungkan, kota yang dujuluki ‘Kyoto di Jepang Timur’ ini dipenuhi kuil Buddha dan Shinto yang sudah berusia ratusan tahun, serta deretan rumah klasik yang mengingatkan kita akan kisah ‘Oshin’. Berkat geografisnya yang dibatasi pantai dan perbukitan syahdu, Kamakura memiliki banyak tempat-tempat instagenik yang berlatar pegunungan. Mencapai kota tenang ini juga tak sulit karena hanya berjarak tempuh kurang dari satu jam dari Tokyo.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Chuck Patton (@chuckles50) on




Traveller’s Choice:
Kenali 8 Hal Unik ini Sebelum Traveling ke Jepang
Dari Lereng Gunung Hingga Pusat Kota, Ini 7 Kuil Fotogenik di Jepang


Furano

Kota mungil di Hokkaido ini populer dengan lanskap pertaniannya yang menyejukkan mata. Waktu terbaik datang ke Furano adalah di bulan Juli saat bunga-bunga lavender mulai bermekaran dan menjadi latar foto yang menarik. Tempat yang direkomendasikan untuk dikunjungi adalah Tomita, di mana selain ladang lavender, di sini juga terdapat kafe dan toko yang menjual berbagai suvenir bertema lavender, termasuk es krim lavender bagi yang senang mencicipi kuliner unik.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by a sagittarius ♐ (@ice__pandora) on



Hakone

Berjarak sekitar 100 kilometer dari pusat Tokyo, Hakone adalah alternatif untuk menikmati lanskap Gunung Fuji dengan framing danau Ashino yang cantik selain terdapat gerbang Hakone-Jinja yang terkenal. Meskipun bisa dinikmati dalam satu hari perjalanan dari Tokyo, namun idsarankan untuk bermalam di kota yang menyediakan banyak penginapan bergaya tradisional Jepang dan tempat onsen ini.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by 京王プラザホテル Keio Plaza Hotel (@keioplazahotel) on


Baca juga:
8 Tempat Menyepi di Jepang yang Jarang Diketahui Turis
Dekat Tokyo, Ini 7 Atraksi Wisata Unik di Yokohama


Magome

Dulu di zaman Edo, Magome adalah perhentian penting bagi para pejalan yang melakukan perjalanan panjang antara Kyoto dan Tokyo. Kota klasik ini memiliki  jalur kuno yang menggunakan bebatuan dan hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki. Selain mengagumi bangunan tua, alasan mengunjungi Magome adalah menyusuri jalur Magome-Tsumago yang bakal mengajak pejalan untuk menikmati jalur yang berliku melewati hutan, pertanian dan air terjun sebelum mencapai Tsumago, kota kecil yang juga tak kalah cantik.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Japan Lives 🎌 (@japanlives) on

 



Takayama

Kota turis yang mungil ini dijuluki ‘Kyoto Kecil’ berkat banyaknya kuil dan rumah-rumah kayu tradisional di penjuru kota. Dikelilingi oleh Pegunungan Hida, Takayama adalah perhentian turis yang ingin menikmati suasana tradisional khas Jepang. Pasar, kuil dan jalanan yang dipenuhi bangunan kuno adalah atraksi andalan di sini.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Japan Vacations (@japan.vacations) on

 

Karuizawa

Berada di lereng Gunung Asama, Karuizawa adalah kota resort yang indah dan hanya berjarak satu jam dari Tokyo menggunakan kereta cepat. Datanglah di musim gugur untuk menikmati hutan yang berwarna-warni akibat dedaunan yang mulai menguning kemerahan. Tempat ini pula yang menjadi saksi bisu bertemunya Kaisar Akihito dengan Permasiuri Michiko pada 1957 dan kemudian menjadikan tempat ini sebagai tempat peristirahatan yang romantis.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by GetdatGadget (@getdatgadget) on

 

Otaru

Di abad 19, kota kecil ini berkembang menjadi kota nelayan yang makmur. Stasiun kereta api di Hokkaido juga pertama kali dibangun di sini. Selain populer dengan kanal-kanalnya yang dibatasi bangunan tua, Otaru juga terkenal sebagai tempat menikmati hidangan laut. Di bulan Februari, Otaru menjadi tuan rumah dari Otaru Snow Gleaming Festival yang memamerkan lentera di sepanjang kanal yang bersalju.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by 재밌게살자 (@galgimuri) on

 



Share This Articles

1 comment

Input your search keywords and press Enter.