Now Reading:

8 Hal yang Bisa Dilakukan Saat Cuma Punya Waktu Singkat di Kyoto

Kyoto ibarat mesin waktunya Jepang yang membuat siapapun yang datang seolah kembali ke Jepang di masa lalu yang sarat tradisi. Di sinilah budaya tradisional Jepang masih terawat baik dan tetap lestari berdampingan dengan teknologi. Mengeksplor Kyoto seperti akan menghabiskan waktu yang sangat lama, namun bila hanya memiliki waktu singkat untuk berkunjung, hal-hal berikut ini kami rekomendasikan untuk dicoba.


Traveller’s Choice:
Selain Romantis, 7 Kota di Jepang ini Juga Instagenik
Kenali 8 Hal Unik ini Sebelum Traveling ke Jepang


Selfie di Arashiyama Bamboo Grove

Atraksi wajib kunjung ini sangat populer di media sosial berkat lanskapnya yang syahdu. Lokasinya berada di luar gerbang utara Tenryu-ji Temple yang juga populer.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Preethi | Wanderer (@preethistraveljournal) on

 

Kuliner Lokal di Saga Tofu Ine

Bila ingin mencicipi makanan khas lokal yang autentik, mampirlah di restoran ini. Menu-menunya berupa sayuran musiman dan masakan tahu lokal seperti yuba (kulit tahu) dan yudofu (tahu panas).

 

View this post on Instagram

 

A post shared by VEGAN EATS NYC | Crystal Pang (@veganeatsnyc) on


Baca juga:
Dari Pusat Kota Hingga Lereng Gunung, ini 7 Kuil Fotogenik di Jepang


Menenangkan diri di Ryoan-Ji Temple

Tercatat sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, kuil ini populer dengan taman batu Zen yang ikonik. Dengan waktu perjalanan yang singkat, sempatkan untuk menenangkan diri sejenak di kuil nyaman ini sambil memandangi 15 batu mistis yang mengapung di lautan pasir putih.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by ryo maekubo (@ri4ee) on

 

Lihat Kuil Emas di Kinkaku-ji Temple

Terkenal juga dengan sebutan Golden Pavilion, kuil instagenik ini adalah atraksi paling terkenal setelah hutan bambu Arashiyama. Kuil dua lantai yang dilapisi emas ini terlihat begitu mencolok di tengah kawasan asri dan sungai yang ada di bawahnya.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Instagram kyoto (@helvetica) on



Menyapa Geisha di Gion

Distrik klasik ini sudah mulai berkembang di abad pertengahan yang awalnya khusus disiapkan untuk pengunjung yang akan ke kuil. Jalan-jalan santai di sepanjang Jalan Hanami-koji adalah hal yang direkomendasikan karena distrik Geisha ini dipenuhi rumah-rumah kayu khas Jepang danx bangunan kuno yang masih terawat amat baik.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Japan kudasai ! (@japankudasai) on

 

Kulineran di Nishiki Market

Masih berlokasi di Distrik Gion, pasar tradisional yang sudah berusia 400 tahun ini juga dikenal sebagai ‘Dapurnya Kyoto’ berkat melimpahnya ragam kuliner lokal yang juga diburu turis, seperti yakitori, sashimi dan tempura.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Théodoric “KrNNN” Juillet (@followkrnnn) on



Jalan-jalan di Ninen-zaka dan Sannen-zaka

Dua jalur populer ini sama-sama merujuk ke Gion. Sambil berjalan santai, jalur ini menawarkan banyak tempat untuk belanja dan sekaligus merupakan jalur terbaik untuk menikmati pemandangan Yasaka Pagoda yang megah dari kejauhan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Kyoto lovers Miho (@lotus.m.lotus) on

 

Foto-foto di Ponto-cho

Ponto-cho Alley adalah sebuah gang sempit bergaya klasik dan terkenal dengan atmosfernya yang menyenangkan. Dua hal yang populer di sini adalah geisha dan rumah teh. Bila ingin mencicipi teh tradisional mungkin bisa mampir di salah satunya dan bila cukup beruntung juga bisa berjumpa dan berfoto dengan para geisha atau maiko (geisha magang) di kawasan ini.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Visit Japan AU & NZ (@visitjapanau) on



 

 

Share This Articles
Input your search keywords and press Enter.