Singapura memang terkenal sebagai negara yang paling konsisten memegang teguh kebersihan kota. Sedikit saja membuang sampah bukan pada tempatnya, denda dengan harga selangit sudah menanti. Hampir semua bangunan pun tampil bersih tanpa cela. Namun di tengah kebersihan dengan standar tinggi tersebut, beberapa tempat di pojok kota masih menyisakan mural sebagai wadah seni. Sebagian eksentrik, ada pula yang mengundang tawa, tapi yang jelas semuanya instagenik. Bila mengunjungi Singapura, jangan lupa untuk mampir di beberapa lokasi berikut untuk sekadar memotret mural:

 

Haji Lane

Selain disukai karena ritel indie dan butik-butiknya, kawasan ini juga disukai fotografer  berkat mural-mural eksentrik karya seniman dunia. Mulai dari artis Kolombia, Didier Jaba Mathieu di dekat persimpangan Beach Road, hingga karya-karya seniman lokal ZincNiteCrew di dekat Arab Street.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Fitrah Anata Saragih (@fitraah.a.s) on



Chinatown

Populer sebagai rumah dari jajanan kaki lima Singapura, Chinatown juga memiliki kawasan mural yang bercerita tentang sejarah komunitas China dan kegiatan mereka sehari-hari di negara mungil ini. Tidak dikerjakan oleh para seniman dunia, mural di sini dibuat oleh para siswa dan warga setempat.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by @matteocillophoto on

 

Everton Road

Buat yang suka ngopi, tempat ini juga populer dengan kedai kopinya. Namun selain wangi kopi yang menggoda, kawasan ini juga sekaligus tempat menikmati mural karya seniman lokal Yip Yew Chong yang bercerita tentang kehidupan warga Singapura di masa lalu. Setelah puas ngopi, sempatkan untuk berfoto di sini.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by ↞ Tati ∞ Julien ↠ (@50countries.5years) on



Queen Street

Meskipun kawasan ini dipenuhi tempat seni, seperti Singapore Art Museum, National Museum dan berbagai galeri, namun tetap yang paling menarik perhatian turis adalah mural yang berada di sisi 222 Queen Street yang mengarah ke Waterloo Street. Mural yang mentereng ini adalah karya kolaborasi seniman lokal dengan seniman Thailand.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Dane Rhea Sillo✨ (@danerhea) on

 

SCAPE

Dirancang seabgai daerah berkumpulnya anak-anak muda yang ingin bebas berekspresi, SCAPE banyak menyuguhkan mural dengan warna-warna cerah dan gambar bertema kehidupan anak muda. Dibuat oleh para seniman-seniman pemula, kawasan sekitar Scape Youth Park dipenuhi lebih banyak mural. Rekomendasi untuk berfoto!

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Candy Monsalud Gentica (@gm_marie11) on



Tekka Center

Kawasan pasar ini tak hanya populer dengan jajanannya, namun juga mural yang menarik untuk menghiasi feed Instagram. ARTWALK Little India yang digelar tahunan punya peran besar dalam menyajikan mural-mural atraktif di sini. Acara seni yang digelar rutin tiap tahun ini mengajak para seniman lokal dan internasional menggelar karyanya untuk merayakan tradisi masyarakat Little India. Buffalo Road, Race Course Road, dan Bellilos Lane dalah beberapa titik yang direkomendasikan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by ARTWALK Little India (@artwalklittleindia) on

 

Victoria Street

Seniman Lithuania, Ernest Zacharevic selain populer dengan karyanya di Penang juga memiliki karya di Singapura. Terbentang di antara Arab Street dan Jalan Sultan, karya-karya Ernest berupa anak-anak yang bermain menghiasi dinding bangunan. Kalau di Penang Ernest terkenal dengan mural sepeda yang ikonik, di sini mural keranjang belanja adalah favorit turis, selain mural lainnya yang bertema permainan anak-anak.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by @hellobromby on



Facebook Comments