Meskipun jaraknya cukup dekat dengan Kuala Lumpur dan tak terlalu luas untuk dijelajahi, namun tak ada salahnya untuk bermalam di Melaka sambil menikmati suasana malam yang damai, jauh dari kesibukan dan kemacetan jalan raya Kuala Lumpur. Apalagi bila bermalam di akhir pekan, suasana di Jonker Street akan membuat siapa pun betah untuk berlama-lama di kawasan yang kulturistik ini.

Mengingat latar sejarah yang melekat kuat, Melaka tak bisa lepas dari kultur masa lalunya. Budaya Peranakan, Timur Tengah, Eropa, India dan Melayu melekat di hampir semua sudut kota termasuk penginapannya. Berikut delapan hotel yang bernuansa khas Melaka dan sekaligus juga sasaran empuk buat menghiasi feed Instagram:




Courtyard @ Heeren Boutique Hotel

Meskipun berakar dari konsep gaya Peranakan, hotel butik ini tetap memberikan sentuhan modern pada fasilitas dan fitur-fiturnya. Setiap kamarnya dilengkapi dengan mini bar, televisi LCD, pengering rambut, shower dan mesin pembuat kopi. Perabotannya memadukan gaya tradisional yang didominasi kayu dan gaya kontemporer yang minimalis. Kamar suite-nya dilengkapi jacuzzi dan balkon pribadi. (Lokasi: Jalan Tun Tang Chen Lock 91, Taman Kota Laksamana Melaka)

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Sandy Patel (@letapydnas) on


Baca juga: 5 Acara Seru di Malaysia Selama Juni 2019


The Majestic Malacca

Berawal dari rumah biasa yang didirikan pada 1920-an, bangunan ini kemudian dipugar dan dijadikan hotel namun masih mempertahankan sebagian strukturnya seperti ubin dan beberapa perabotan dari kayu jati. Memiliki layanan spa yang pernah meraih beberapa penghargaan serta kamar-kamar mewah yang super nyaman, hotel ini tak hanya memadukan unsur klasik dan kontemporer tapi juga masa lalu dan masa kini yang modern. Selain dilengkapi kolam renang, hotel ini juga memiliki ruang kebugaran dan perpustakaan bergaya tahun 1920-an. (Lokasi: Jalan Bunga Raya 188)

 

View this post on Instagram

 

A post shared by The Majestic Malacca (@themajesticmalacca) on




Hotel Puri Melaka

Dulunya adalah rumah Peranakan yang kemudian dipugar dan pernah dimiliki oleh juragan pabrik karet, Tan Kim Seng. Selain memamerkan fasad yang indah, hotel ini juga memiliki kamar bergaya klasik dengan fasilitas mewah. Untuk berfoto, selain area lobi, juga bisa memaksimalkan area Sekaya Garden, Galeri Café dan Heliconia Garden Café yang fotogenik. (Lokasi: Jalan Tun Tan Cheng Lock 118)

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Pandas (@droplet0409) on


Baca juga: Serunya Petualangan Bawah Laut di SEA LIFE Malaysia


The Settlement Hotel

Setelah pensiun sebagai bangunan pemerintahan yang dibangun pada 1960-an, gedung ini kemudian direnovasi menjadi sebuah hotel butik yang elegan dan berlatar budaya lokal. Ada 45 kamar dan vila yang dilengkapi taman luas serta vila bergaya Melayu. Beberapa kamarnya bahkan memiliki konsep berbeda untuk menambah kesan kultural yang kaya. Salah satu rekomendasi untuk bersantai di hotel ini adalah menikmati makan malam di Rooftop Garden sambil ditemani pemandangan Melaka dari ketinggian. (Lokasi: Jalan Ujong Pasir, Taman Aman Melaka)

 

View this post on Instagram

 

A post shared by The Settlement Hotel (@the_settlement_hotel) on




Modern Cave Boutique Stay

Ada kesan lapang dan nyaman begitu memasuki hotel yang bergaya modern ini. Tersedia juga kamar privat atau kamar asrama untuk berkenalan lebih dekat dengan sesama pejalan. Selain menyediakan dapur untuk layanan 24 jam, hotel ini juga memiliki bar buat pejalan yang kelelahan sehabis jalan-jalan mengeksplor Melaka. (Lokasi: Jalan Laksamana 1, Taman Kota Laksamana Melaka)

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Huang Weijian 🚶🚶🚶🏃🏃🏃🚶 (@weijjian) on

 

Rosa Malacca

Berbeda dengan hotel populer lainnya di Melaka, Rosa Malacca mengandalkan desain kontemporer yang bernuansa urban dan sedikit sentuhan industrial dengan pengaruh Eropa cukup terlihat di beberapa aspek layanannya. Lokasinya cukup strategis karena dekat dengan atraksi-atraksi wisata populer dan staf hotel bisa membantu untuk reservasi di beberapa restoran sekaligus untuk mencarikan taksi daring seperti UBER dan Grab.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Rosa Malacca (@rosamalacca) on

 

1825 Gallery Hotel

Gedung yang dulunya adalah gudang tepung dan bangunan penting bagi komunitas dagang Tionghoa ini sekarang telah menjelma menjadi salah satu hotel paling diminati di Melaka. Konsep arsitekturnya memadukan sentuhan China dan Inggris mengingat bangunan ini mewakili pentingnya pengaruh kaum pedagang Tionghoa terhadap kemajuan Melaka. Tiap kamarnya didesain bagai galeri yang nyaman selain untuk istirahat tentus saja juga buat foto-foto. (Lokasi: Jalan Bunga Raya 27, Kampung Jawa)

 

The Rucksack Caratel-Jonker Wing

Lokasinya berada di pusat Melaka dan dikelilingi oleh banyak atraksi wisata populer, seperti Jonker Street termasuk sisi sungainya, Stadhuys dan Christ Church Melaka. Dekorasi hotel ini menggabungkan sejarah masa lalu Melaka, yaitu Peranakan, Portugis dan Belanda. Sayangnya, hotel ini hanya memiliki 25 kamar. (Lokasi: Jalan Laksamana 16, Bandar Hilir Melaka)

 

View this post on Instagram

 

A post shared by The Rucksack (@therucksackgroup) on




Facebook Comments