Now Reading:

Berburu Roti di Farine, Bali

Selama ini Bali mungkin tidak populer untuk sebuah kedai pastry. Tapi tampaknya semuanya akan berubah saat mengunjungi Farine Sourdough Bakery di Berawa. Kedai pastry debutan Executive Chef Steve Skelly dari Mexicola Group ini berawal dari proyek sampingan dan banyaknya permintaan untuk roti berkualitas di Bali.


Traveler’s Choice:
6 Hostel di Bali ini Tetap Trendi dengan Harga Terjangkau
Bingung Cari Hotel di Bali? Coba 5 Airbnb Ini


Saat berkesempatan menjajal menu-menu racikan Skelly, kami mendapati resep rahasia Farine Sourdough Bakery adalah adonan alami berbasis ragi yang digunakan untuk sourdough dan proses fermentasinya yang mencapai 20 jam sebelum dipanggang. Hasilnya adalah roti dengan tampilan kerak hitam karamel yang memadukan sedikit rasa asam dan aroma gandum meninggalkan jejak di mulut.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Farine Bakery | Berawa Bali (@farine_sourdough_bali) on

Namun koleksi menu Farine Sourdough Bakery tak berhenti di situ. Ada pilihan roti bagel, kue-kue khas Prancis dan donat dengan selai buah-buahan tropis. Kami merekomendasikan Classic Spelt Sourdough, Turksih Sourdough, dan bagi yang ingin membuat burger atau hotdog, bisa menjajal hotdog dan burger buns racikan Chef Skelly sebagai rotinya.




Editor’s Choice:
Traveling Makin Nyaman, Ini Keuntungan Fitur Baru Tiket.com
Memulihkan Diri di Bloomfield Bali


 

View this post on Instagram

 

A post shared by Farine Bakery | Berawa Bali (@farine_sourdough_bali) on

Executive Chef Steve Skelly menjelaskan singkat perihal awal berdirinya Farine Sourdough Bakery ini. “Saya sedang membuka restoran fine-dining hidangan laut dan menghabiskan waktu mencari bahan-bahan terbaik. Saya sedang mendesain piring, dapur dan garam laut sebelum saya harus menemukan sourdough yang paling baik kualitasnya,” papar Chef Skelly.

“Saya sudah berusaha mencari roti di sini namun tidak menemukan roti dengan kualitas yang bisa saya percaya.” – Executive Chef Steve Skelly.

Chef Skelly kemudian memutuskan untuk memulai tradisi pembuatan rotinya sendiri. “Inilah yang membuat perbedaan dengan roti yang lain, karakter pada roti itu sendiri,” tegasnya. “Ide mendirikan kedai pastry ini adalah mengisi kekosongan untuk pasar roti artisan di Bali,” tambahnya. Hasilnya bisa disaksikan sendiri, sebuah kedai pastry yang beranjak populer berkat spesialisasinya menggagas roti khas bergaya San Fransisco yang diolah langsung setiap hari.



Facebook Comments
Share This Articles