Now Reading:

Peluang Baru Capella Hotel di Masa Pandemi


Capella Hotel Group baru saja menunjuk Cristiano Rinaldi sebagai Chief Operation Officer yang baru. Grup akomodasi mewah yang sudah memiliki properti di beberapa kota dunia seperti Shanghai, Düsseldorf, Sanya, Ubud dan Singapura ini seperti industri hospitality lainnya di dunia, juga harus berhadapan dengan masa sulit pandemi.

Cristiano Rinaldi sendiri sudah mengoleksi sederet reputasi global sebelumnya, seperti General Manager untuk The Bangkok EDITION dan The Tokyo EDITION Ginza and Toranomon, dan Vice President Operations untuk One and Only Resorts di Dubai sekaligus mengawasi operasional sembilan resort mewahnya.


Cristiano Rinaldi, Chief Operation Officer Capella Hotel Group


Beberapa brand populer lainnya yang pernah menjadi tempat berkarirnya adalah Hilton, The Ritz-Carlton dan Bulgari. Berbekal segudang pengalaman dan kemampuan berinovasinya, Cristiano kini mendapat tantangan baru bersama Capella Hotel Group, terutama di masa pandemi yang masih tak menentu bagi mayoritas industri perhotelan.

Kami berkesempatan untuk berbincang dengan Cristiano seputar tantangan barunya di Capella Hotel Group.


Travelers’ Choice: 7 Restoran Favorit di Singapura Versi Food Blogger Hans Danial  


 

Sepanjang karir Anda di industri hospitality, pernahkah terpikir akan menghadapi gangguan yang sangat besar seperti pandemi Covid-19 saat ini?
Meskipun kita tidak membayangkan krisi global sebagai hal yang sangat mengganggu dunia perjalanan seperti Covid-19 saat ini, kami sudah melihat dampak dari adanya virus SARS dan H1N1 secara regional dan virus Zika di belahan dunia lain, termasuk semua gangguan lain seperti krisis keuangan, bencana alam, dan kerusuhan politik.

Semuanya hal-hal yang tak bisa diantisipasi namun kita harus tetap gesit dalam menavigasi bisnis kita dan menjadi lebih kuat. Pada akhirnya kunci dalam menavigasi bisnis perhotelan adalah fleksibilitas dan kemampuan beradaptasi. Harus mengatur ulang apa itu artinya beroperasi dalam parameter new normal.


“Industri perjalanan itu industri yang tangguh. Traveling adalah bagian integral dari cara hidup dan keberadaan kita.”


Kami yakin permintaan itu kuat kembali saat kita bisa melakukan perjalanan lagi. Untuk saat ini fokus kami adalah kesehatan dan kesejahteraan tamu, kolega dan karyawan kami.

TRENDING:  Renaissance Bali Perkenalkan Desain Mewah Albert+Victoria

 

Properti Capella yang terkena dampak Covid-19 paling buruk?
Sebelum pandemi melanda, semua target pasar properti kami adalah para pejalan regional dan internasional. Namun pergeseran pasar saat ini yang mengarah ke target domestik bukan berarti kami harus mengubah program kami semuanya. Capella Curates bahkan memberikan pengalaman yang mengesankan pada pejalan lokal.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Capella Hotels (@capellahotels) on

Ini berarti transisi dari melayani tamu internasional menjadi tamu domestik berjalan cukup mulus. Akibatnya kami mengalami lonjakan permintaan untuk staycation di semua properti kami. Dua properti kami di China khususnya, mengalami kenaikan tingkat hunian hingga di atas 80 persen!


Travelers’ Choice: Ramah Lingkungan ala Capella Ubud


 

Protokol kesehatan seperti apa yang saat ini diterapkan di properti Capella untuk melindungi tamu dan karyawan Anda?
Saya bergabung dengan Capella Hotel Group pada Oktober 2020 dan saat itu tim telah mengembangkan strategi operasional untuk memastikan kami dapat terus melestarikan “warisan” Capella untuk menawarkan layanan pribadi di tingkat tertinggi.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Capella Hotels (@capellahotels) on

Layanan tersebut termasuk pemeriksaan suhu, pernyataan kesehatan untuk semua tamu, kolega dan pemasok, disinfektan yang sering dilakukan di ruang publik, peningkatan sanitasi di area sentuh yang tinggi, kit kesehatan untuk tamu yang berisi masker dan pembersih pribadi, dan peluncuran rencana cepat tanggap.

Untuk memungkinkan jarak aman, hotel juga menata ulang semua ruang F&B dan pembaruan layanan pada spa untuk meminimalisir kontak. Tamu juga bisa menikmati layanan bersantap tanpa kontak di kamar masing-masing.

 

Pada Oktober 2020, Capella Bangkok resmi dibuka. Ceritakan tentang properti terbaru ini dan apa yang istimewa dari Capella Bangkok?
Capella Bangkok adalah properti pertama kami di Thailand. Terletak di sisi sungai yang paling dihormati warga Thailand, Chao Phraya, hotel ini punya 101 suite dan vila. Lokasi ini sesuai dengan filosofi Capella tentang kurasi budaya yang visioner dan pengalaman karena menawarkan Chao Phraya dan Charoenkrung Road, jalan beraspal tertua di Bangkok yang merupakan pertemuan dari sejarah, tradisi dengan kafe, bar dan galeri seni modern paling trendi di kota ini.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Capella Hotels (@capellahotels) on

Bangkok juga terkenal sebagai kota kuliner dan kami berharap Capella Bangkok bisa mengangkatnya ke panggung dunia dengan dibukanya Cotê by Mauro Colagreco yang juga punya restoran berbintang tiga Michelin di Paris, Mirazur dan pernah menjadi restoran terbaik dalam ajang “The World’s 50 Best Restaurant Awards 2019”. Ini akan jadi cabang pertama Chef Mauro di Asia Tenggara.

TRENDING:  EDG Design, Mendefinisikan Ulang Kemewahan

Côte juga dirancang untuk memanjakan para bon vivant dengan perpaduan menu tradisional Thailand, warisan tradisional Prancis dan Italia. Restoran yang juga dinantikan adalah Phra Nakhon dengan masakan khas Thailand, dan Stellar di mana tamu bisa menikmati pilihan kudapan dan anggur terbaik.

 

Apa yang jadi tantangan dan bagaimana strategi membuka hotel baru di masa pandemi?

Pembukaan Capella Bangkok baru-baru ini akan diikuti oleh Capella Hanoi dan Patina Maldives dalam beberapa bulan ke depan. Memang sepertinya akan terlihat dipengaruhi oleh banyak batasan akibat pandemi, seperti pembatasan perjalanan, lokasi, dan kondisi pasar yang bervariasi.

Namun melalui semua kesulitan ini kami telah melihat peluang baru saat tim kami beradaptasi, berinovasi dan berkembang menghadapi kesulitan. Kami tetap mempertahankan intensitas dan semangat yang sama untuk memastikan layanan dengan tingkat personalisasi yang tinggi.

“Terus maju dalam kondisi menantang juga memperlihatkan kekuatan perusahaan dan kepercayaan Capella pada industri perhotelan.”

 

TRENDING:  Capella Bangkok Resmi Dibuka Oktober, Ini Keunggulannya

Menurut Anda, berapa lama kira-kira dampak pandemi ini akan berlangsung dan berapa lama waktu dibutuhkan untuk kembali pulih seperti semula?
Capella Hotels & Resorts sendiri sudah mengalami okupansi yang tinggi berkat para pejalan domestik. Dengan adanya kebijakan air travel bubble dan jalur hijau yang mulai dirintis beberapa negara, saya yakin  industri perhotelan akan pulih secara tajam – seperti yang terjadi setelah SARS dan krisis keuangan global – setelah vaksin ditemukan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Capella Hotels (@capellahotels) on

 

Sebelum bergabung dengan Capella Hotels & Resorts, Anda sudah bergabung dengan banyak hotel ternama di seluruh dunia. Apa yang membuat Capella Hotels & Resorts begitu istimewa?

Saya memiliki privilege dan kesenangan bekerja untuk merek luxury dan ultra-luxury di seluruh dunia. Masing-masing sudah memberikan kontribusi pada karir profesional saya dan pertumbuhan pribadi.

Industri perhotelan berkembang terus-menerus seperti yang kita alami sekarang. Melalui semua ini Capella Hotels & Resorts telah menunjukkan bahwa mereka menempatkan karyawan dan tamu sebagai pusat segalanya. Kami membuat dan mengkurasi pengalaman untuk menciptakan kenangan tak terlupakan.

Portfolio kami unik dibanding lainnya, termasuk lokasi, desain dan pengalaman. Capella memiliki perkembangan yang menarik dan ini membuat semuanya menjadi lebih menarik dan istimewa.

Facebook Comments

POPULAR

Share This Articles