Now Reading:

Halloween Horror Nights, Pesta Hantu se-Asia Tenggara di Singapura

Halloween Horror Nights 9 bakal kembali menghantui Singapura pada 27 September hingga 31 Oktober 2019 di Universal Studios Singapore. Kali ini akan menyajikan atraksi horor yang sama sekali baru selama penyelenggaraannya dengan lima rumah hantu, dua scare zone dan dua pertunjukan mencekam.

Yang paling ditunggu tahun ini adalah Curse of the Naga, rumah hantu karya sutradara film horor pemecah rekor di Thailand: Shutter dan 4bia. Penggemar horor Asia bisa menyelidiki lenyapnya sejumlah remaja secara misterius dan berhati-hati akan bertemu dengan langsuir dan tuyul di The Chalet Hauntings. Rumah hantu ini akan menghadirkan koleksi terlengkap hantu dari Asia Tenggara dalam satu tempat. Halloween Horror Nights kali ini menjanjikan pengalaman mencekam yang lebih nyata dibanding sebelumnya.



Kolaborasi Perdana dengan Master Horor Thailand

Untuk pertama kalinya Universal Studios Singapore berkolaborasi dengan dua sutradara film horor dalam pembuatan konsep rumah hantu yang orisinil. Parkpoom Wongpoom dan Gunn Purijitpanya, dalang di balik film horor Thailand Shutter dan 4bia, bersama dengan tim kreatif Universal Studios Singapore, akan mewujudkan Curse of the Naga menjadi nyata.

Dirancang sejak Desember tahun lalu, rumah hantu Curse of the Naga ini akan mengajak pengunjung berkelana dari jalanan kota Bangkok yang penuh warna hingga ke desa tersesat di bawah kutukan sang Naga, arwah ular gentayangan. Menampilkan desain tata ruang yang canggih, efek khusus, dan karakter orisinil, rumah hantu ini dijamin bakal bikin pengunjungnya terbirit-birit.

Sutradara film Parkpoom Wongpoom berkata: “Adalah sebuah kehormatan untuk dapat bekerja sama dengan Universal Studios Singapore di Resorts World Sentosa untuk acara Halloween Horror Nights yang sangat populer ini.

“Saya sendiri adalah penggemar berat acara ini dan selalu terkesan dengan rumah hantunya yang terkesan nyata seperti Adrift (2003) dan Pontianak (2018). Ini yang pertama kalinya kami mengembangkan rumah hantu yang baru, orisinil, dan menyeramkan untuk acara Halloween terbesar di Asia Tenggara ini,” terang Sutradara film Parkpoom Wongpoom

Para penggemar bisa menguji nyali di Curse of the Naga.” – Parkpoom Wongpoom

Sementara menurut Gunn Purijitpanya, “Pengunjung akan dibawa dalam pengalaman perjalanan seorang turis dan berjumpa dengan situasi yang mencekam setelah meminum darah ular dan terkena kutukan Naga yang murka. Bersama tim kreatif dari Universal Studios Singapore, kami telah mendorong batas kreativitas untuk mewujudkan pengalaman angker yang paling menyeramkan.”



Pesta Horor

Menambah daftar horor, The Chalet Hauntings dengan Official Partner Traveloka. menghadirkan koleksi terlengkap hantu di Asia Tenggara, dari tuyul hingga langsuir yang haus darah.

Acara tahun ini juga akan menghidupkan tiga fobia yang paling lazim dimiliki oleh manusia yaitu badut, boneka, dan ruang terkurung. Akan hadir badut pembunuh di Twisted Clown University, dan Spirit Dolls, desa terbengkalai dan hanya dihuni boneka yang diam-diam mengawasi gerakan setiap orang. Ingin lebih seru? Jajal saja petualangan di penjara yang gelap, sempit, dan kotor di Hell Block 9, sambil mendengarkan jerit kesakitan dan ketakutan para tahanan saat para sipir yang tanpa belas kasihan menyiksa mereka dan kemudian meninggalkannya hingga mati.

Untuk yang ingin melipir dari rumah hantu, dapat menuju Pantages Hollywood Theater yang akan menghadirkan Skin & Bones berupa serangkaian hiburan unik serta aksi-aksi lucu. Untuk penggemar musik metal, bisa menyaksikan Death Fest oleh grup Death Trapyang juga akan memimpin prosesi metal maut di sekeliling Universal Studios Singapore dengan kendaraan hias yang dirancang khusus.

Tiket Halloween Horror Nights 9 bisa dipesan di www.halloweenhorrornights.com.sg. Pengunjung dapat memilih dari 16 malam acara (10 malam peak + 6 malam non-peak). Penjualan tiket early bird berlangsung mulai sekarang hingga 1 September dengan harga S$65 (malam peak) dan S$55 (malam non-peak). Tiket reguler tersedia dengan harga S$70 untuk malam peak dan S$60 untuk malam non-peak.




Facebook Comments
Share This Articles