Now Reading:

Hygge Ugakei, Bermalam di Hutan Fantasi


Jepang dan Denmark berkolaborasi merancang akomodasi berkonsep kembali ke alam. Memanfaatkan masa isolasi yang melanda dunia akibat pandemi, tim perancang Denmark dan Jepang memaksimalkan waktu untuk memadukan hygge – gaya hidup ala Nordic yang mengandalkan kenyamanan dan kehangatan – dengan filosofi Jepang yang selalu menghargai alam dan lingkungan.

Bernama Hygge Circles Ugakei dan berada di dekat kota Inabe, tepatnya di Lembah Uga yang dirimbuni hutan lebat, kawasan akomodasi ini dirancang agar para tamunya bisa berinteraksi dengan alam sekitar dengan cara berbeda.

Inabe sendiri lokasinya cukup strategis karena berada di jalur “pelarian” para turis yang bosan dengan suasana sibuk di Tokyo dan ingin bersantai di Kyoto yang relatif lebih terasa tradisional.


Travelers’ Choice: 6 Lokasi Nyata yang Jadi Inspirasi Film-Film Studio Ghibli


Bawa tenda sendiri? Boleh

Kesempatan ini digunakan oleh para perancang dari tim Third Nature, Denmark yang berkolaborasi dengan para teknisi lokal dan pakar sustainability dari Henrik Innovation untuk membangun akomodasi di bekas kawasan kemping dan rencananya bakal dibuka ada 2021 tepat sebelum Olimpiade Tokyo digelar.


Foto: Third Nature / Structured Environment / Henrik Innovation


Hygge Circles Ugakei akan menjadi situs kemping yang menawarkan vila dan pondok yang dirancang modern namun berbaur dengan alam. Bagi yang ingin merasakan sensasi bertualang lebih jauh, boleh membawa tenda sendiri dan bermalam di kawasan yang asri ini.


Travelers’ Choice: 7 Streetwear Ala Jepang, Bekal untuk Bergaya Saat Traveling


Bermalam di negeri Ghibli
Sepintas, lokasi ini menarik perhatian para pengamat film terutama penggemar garis keras Studio Ghibli karena mengingatkan mereka akan film animasi legendaris Princess Mononoke (1997) karya Hayao Miyazaki.


Foto: Third Nature / Structured Environment / Henrik Innovation


“Kami percaya masa depan adalah soal sirkularitas. Rancangan kami membawa pengalaman lintas generasi hygge yang diadaptasikan langsung ke alam bebas,” terang Flemming Rafn Thomsen, arsitek utama dan salah satu pendiri Third Nature seperti yang dikutip theculturetrip.com

“Kami juga percaya bahwa alam adalah kemewahan gratis untuk semua orang. Menghabiskan waktu di alam bebas jelas meningkatkan kualitas hidup. Sebagian besar konsumen di jepang setuju dengan kami,” tegas Erik J Møller, CEO dan pemilik Nordisk Company di Denmark.

Facebook Comments

POPULAR

Share This Articles