Now Reading:

Ini Dia Para Pembicara di Ubud Writers & Readers Festival 2019

Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) mengumumkan 16 nama pembicara tahap awal yang akan  pada 23-27 Oktober mendatang. Berpusat di tiga lokasi utama yaitu di Taman Baca di Jl. Raya Sanggingan Ubud, Indus Restaurant, dan Neka Art Museum, festival yang selalu dinantikan oleh para pencinta sastra dan penggemar seni budaya ini akan menghadirkan beragam acara menarik mulai dari panel diskusi, acara spesial, lokakarya (workshop), pemutaran film, dan masih banyak lagi.


Editor’s Choice: “Karma” Jadi Tema Ubud Writers & Readers Festival 2019




Tahun ini, UWRF merayakan tahun ke-16 sebagai salah satu acara sastra terkemuka di dunia. Sebagai salah satu dari lima festival sastra terbaik untuk tahun 2019 versi The Telegraph UK, festival ini akan mempertemukan lebih dari 170 penulis, seniman, dan pegiat dari lebih dari 30 negara, untuk berbagi kisah dan gagasan-gagasan berani melalui tema tahun ini, Karma.

“Dari Aceh ke Zimbabwe, festival tahun ini akan menyatukan suara-suara hebat, gagasan-gagasan kreatif, dan pemikir berani dari seluruh negeri dan dunia,” – Founder & Diector UWRF, Janet DeNeefe


Traveler’s Choice:
Ramah Lingkungan ala Capella Ubud
Bingung Cari Hotel di Bali? Coba 5 AirBnB Ini


UWRF akan kembali menyambut Seno Gumira Ajidarma, Azhari Aiyub, sastrawan Aceh penulis Kura-kura Berjanggut yang meraih penghargaan Kusala Sastra Khatulistiwa kategori prosa pada 2018. Iksaka Banu, penulis sekaligus komikus,  Laksmi Pamuntjak, Rayya Makarim, Nirwan Dewanto, Andreas Harsono, dan Lala Bohang juga dijadwalkan akan tampil.

Sementara dari luar negeri, juga sudah dijadwalkan Behrouz Boochani, jurnalis, penasihat budaya, penulis dan pembuat film berdarah Kurdi-Iran; Jenny Zhang, penulis berdarah Cina-Amerika; Parag Khanna; Tara June Winch; Novuyo Rosa Tshuma penulis Zimbabwe-Amerika; Richard Fidler, pembawa acara podcast ABC dan Yotam Ottolenghi, penulis makanan Inggris.




Editor’s Choice: Liburan Ekstra Nyaman dengan “Capella Curates”




Tiket Sudah Bisa Dipesan

UWRF juga resmi meluncurkan tiket tahap awal (early bird) yang dijual hingga tanggal 2 Agustus mendatang, sebelum deretan program UWRF akan diumumkan pada tanggal 13 Agustus. Para calon pengunjung Festival mempunyai kesempatan untuk menghemat sebesar 20% untuk pembelian 4-Day Pass dari harga reguler jika membeli tiket tahap awal (early bird) ini. Tiket tahap awal (early bird) ini tersedia untuk kategori Indonesia, Internasional, Residen, KITAS, ASEAN, dan Pelajar Internasional.

“Dari Aceh ke Zimbabwe, festival tahun ini akan menyatukan suara-suara hebat, gagasan-gagasan kreatif, dan pemikir berani dari seluruh negeri dan dunia,” tegas Founder & Diector UWRF Janet DeNeefe melalui siaran pers.




Facebook Comments
Share This Articles