Now Reading:

Jumlah Pengunjung TN Komodo Dibatasi, Tiket Masuk Jadi Rp3,75 Juta


Taman Nasional Komodo yang terletak di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, tak hanya menjadi rumah bagi kadal raksasa Komodo yang kini berstatus terancam punah. Taman Nasional ini yang wilayah terbesarnya berupa perairan juga menjadi habitat bagi 1.000 spesies ikan serta terumbu karang, termasuk ikan manta dan hiu. Wilayah daratannya juga menjadi rumah bagi keanekaragaman hayati lain seperti ular dan burung kakatua kecil jambul kuning yang juga statusnya terancam punah. 

Jumlah kunjungan wisatawan ke Taman Nasional Komodo yang naik dari tahun ke tahun tanpa adanya pembatasan pengunjung sekarang dirasakan mengancam keberadaan dan kelestarian biodiversitas di wilayah konservasi tersebut. Oleh sebab itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur kini melakukan pembatasan jumlah pengunjung dan penetapan harga tiket untuk kontribusi konservasi sebagai wujud komitmen pemerintah dalam menjaga keberlanjutan ekosistem di Taman Nasional Komodo.

Foto: Unsplash


Terhitung mulai 1 Agustus 2022, pemerintah akan membatasi jumlah pengunjung yang masuk ke wilayah Taman Nasional Komodo menjadi 200 ribu pengunjung per tahun. Pemesanan tiket juga wajib dilakukan secara online. Menurut hasil Kajian Daya Dukung Daya Tampung Berbasis Ekosistem di Taman Nasional Komodo, jumlah ideal wisatawan yang boleh berkunjung ke Taman Nasional Komodo adalah 219 ribu orang per tahun. 

“Pulau Komodo, Pulau Padar, dan kawasan perairan sekitarnya tetap dibuka dengan pembatasan dan manajemen kunjungan tersistem sebagai upaya perlindungan dan tata kelola kawasan Taman Nasional Komodo. Hal ini bertujuan untuk mengajak masyarakat beralih ke pariwisata berkelanjutan dengan kesadaran bahwa daya tarik wisata dan konservasi sebenarnya dapat berjalan berdampingan,” jelas Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Alue Dohong.

Foto: Pexels


Sebagai upaya pelestarian dan konservasi, harga tiket masuk ke wilayah Taman Nasional Komodo saat ini ditetapkan rata-rata sebesar Rp3,75 juta per orang per tahun, di mana satu biaya konservasi ini bisa diterapkan secara kolektif untuk maksimal empat orang pengunjung. Koordinator Pelaksana Program Penguatan Fungsi Taman Nasional Komodo, Carolina Noge, mengatakan berdasarkan hitungan dan rekomendasi hasil kajian yang sudah dilakukan, biaya konservasi yang dibutuhkan sebagai kompensasi dari tiap kunjungan wisatawan berkisar antara Rp 2.943.730 sampai dengan Rp5.887.459 per tahun.

Alue menambahkan, ia berharap dengan diterapkannya sistem kuota dan tiket masuk secara online, keberlanjutan ekosistem di Taman Nasional Komodo bisa terus terjaga. Sebagai wujud upaya konservasi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan pemerintah provinsi NTT telah menandatangani nota kesepahaman terkait hal ini, di antaranya membahas mengenai penguatan kelembagaan, peningkatan kemampuan SDM, penguatan fungsi perlindungan, peningkatan sarana dan prasarana serta pemberdayaan masyarakat dan pengembangan wisata alam.

 

 

Share This Articles