Now Reading:

Siapkan Kamera, ini 7 Lokasi Fotogenik di Makao

Makao menyandang identitas yang unik. Destinasi kecil ini merupakan rumah dari kuliner, budaya, ramuan arsitektur, monumen, kuil hingga bangunan lawas bergaya art deco.

Perpaduan Asia dan Portugis membuat Makao tampil beda. Beberapa tempat memberi kesan pengunjungnya serasa berada di belahan Eropa meski hawa Asia tetap terasa. Namun yang paling berarti adalah tempat-tempat fotogenik berkat arsitektur klasik yang tetap dilestarikan.

Bila ingin menghias feed Instagram dengan foto-foto menawan saat mengunjungi Makao, tempat-tempat berikut ini bisa jadi rekomendasi:


Traveler’s Choice: 7 Jalur Trekking di Bali, Buat yang Rindu Alam Bebas


Taipa Village
Siapkan outfit berwarna cerah. Deretan ruko dan Taipa-Houses Museum di Desa Taipa menawarkan warna-warna pastel yang cerah namun tetap lembut sebagai latar berfoto. Menjelang matahari terbenam, naiklah ke atap restoran Tapas de Portugal untuk menyaksikan pemandangan desa saat senja yang sepintas serupa dengan Lisbon.

View this post on Instagram

A post shared by Taipa Village Macau (@taipa_village_macau) on



Reruntuhan St. Paul
Situs Warisan Dunia UNESCO ini adalah salah satu lokasi paling ikonik dan populer. Namun untuk hasil foto lebih baik, cobalah menuju arah belakang bangunan dan menuju kuil Na Tcha untuk mendapatkan sudut unik Makao yang mempertemukan sisi modern dan tradisionalnya.

View this post on Instagram

A post shared by Visit Macao AU & NZ (@visitmacao) on


Editor’s Choice: 7 Desain Masjid Instagenik di Malaysia


Rua de Felicidade
Di zaman kolonial, kawasan ini adalah red district-nya Makao dan itulah mengapa daerah ini disebut juga dengan Happiness Street. Film Indiana Jones and the Temple of Doom (1984) pernah mengambl lokasi syuting di daerah ini, begitu juga dengan film karya Wong Kar Wai, In the Mood for Love (2000). Tempat fotogenik ini identik dengan deretan bangunan tua di gang sempit yang memiliki jendela dan pintu yang dicat merah.

View this post on Instagram

A post shared by Visit Macao AU & NZ (@visitmacao) on


Traveler’s Choice: Hoi An, Surga Baru Pecinta Yoga


Luís de Camões Garden
Taman ini didedikasikan untuk penyair terkenal asal Portugal yang pernah tinggal di Makao, Luís de Camões. Taman luas ini termasuk tempat yang paling populer di kalangan turis untuk sekadar jalan-jalan, bersantai dan berfoto berkat jalur pejalan kaki yang berliku dari batu granit dan Paviliun China yang ikonik.

View this post on Instagram

A post shared by Renan de Souza (@renansouza) on



Macao Science Centre
Bangunan ini jelas sekali terlihat bagi yang mengunjungi Makao naik feri dari Hong Kong. Waktu terbaik memotretnya adalah pagi hari atau senja saat sinar matahari langsung mengenai tubuh bangunan futuristik ini. Tak hanya di luarnya, di dalamnya pun bangunan ini dilengkapi penerangan menakjubkan termasuk penerangan alami yang membuat bayangan jadi menarik sesuai waktunya.

View this post on Instagram

A post shared by Will Mitchell (@handsonsound) on

Red Market
Dibangun pada 1936, tempat ini adalah pasar tradisional yang menjual berbagai daging dan hewan hidup. Dirancang oleh Julio Alberto Basto, Red Market memang didominasi warna merah di eksteriornya dan kini tercatat sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Ada menara jam di bagian pusatnya dan menara pengawas di tiap sudutnya. Bagi yang suka dengan street photography, tempat ini adalah surganya.

View this post on Instagram

A post shared by Paulo Bico (@paulobico) on


Guia Fortress
Bangunan Situs Warisan Dunia UNESCO ini adalah gabungan dari mercu suar dan kapel. Dibuat pada abad 17, Guia Fortress berwarna putih cerah dihiasi ornamen berwarna kuning. Saat langit cerah dan pagi hari, bangunan ini cantik difoto. Sedikit tips, di akhir pekan tempat ini dibanjiri turis, jadi datanglah lebih awal.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Visit Macao AU & NZ (@visitmacao) on

Facebook Comments

POPULAR

Share This Articles