Now Reading:

Menikmati Onsen di Jepang? Ini Aturannya

Budaya leluhur Jepang tak menganggap berendam air panas hanya sekadar iseng, tapi punya filosofi sendiri. Itu sebabnya ritual onsen atau berendam dalam air panas alami ini begitu penting dalam kehidupan sehari-hari warga Jepang.

Onsen bagi warga Jepang adalah momen di mana semua keluarga dan rekan berkumpul, mengobrol, dan memulihkan diri sambil bersantai. Dalam onsen, semuanya manusia sederajat, alias tak ada si miskin atau si kaya, begitu pula bos dan anak buah.



Namun onsen bagi turis non-Jepang justru kadang adalah hal yang tabu. Pasalnya ritual ini mengharuskan seseorang menanggalkan semua pakaian dan berendam bersama dalam satu kolam. Kini kolam onsen kebanyakan dipisah antara pria dan wanita, meski ada beberapa yang menyatukannya sesuai tradisi leluhur.

Perlu diingat bahwa onsen adalah pemandian air panas alami, kalau menggunakan kolam buatan disebut sento, sedangkan onsen luar ruangan disebut rotemburo.

Berikut adalah beberapa etika yang harus dipatuhi dalam menjalankan ritual onsen yang membuat penasaran ini:

 

View this post on Instagram

 

A post shared by YOUR JAPAN (@itsyourjapan) on

Tak semua onsen mengizinkan tamu bertato
Onsen dan sento kebanyakan melarang tamu bertato karena dianggap sebagai anggota kriminal atau gangster tertentu. Namun beberapa tempat pemandian mengizinkan tamu bertato pada jam tertentu atau dengan ukuran tertentu. Ada juga yang mengizinkan tato yang ditutup dengan plester warna kulit dan biasanya di hotel-hotel plester ini juga dibagikan gratis agar turis bisa merasakan pengalaman onsen.

TRENDING:  Manhole Unik Bertema Pokémon, Cuma Ada di Jepang

Traveler’s Choice: 7 Streetwear Ala Jepang, Bekal Bergaya Saat Traveling


Jangan ke onsen sehabis minum minuman keras
Sebetulnya aturan ini berlaku demi menjaga kesopanan tapi ternyata dari segi kesehatan aturan ini ternyata juga berpengaruh. Memang ada beberapa pemandian yang menjual bir dingin atau alkohol, tapi perlu diingat bahwa air onsen cukup panas dan bila ditambah dengan meminum alkohol, akan membuat orang cepat dehidrasi atau mabuk.

TRENDING:  6 Lokasi Nyata yang Jadi Inspirasi Animasi Studio Ghibli

Jangan sampai dehidrasi
Minum air putih yang cukup sebelum dan sesudah berendam. Beberapa tempat onsen bahkan menyediakan minuman gratis berupa susu atau teh dan ada yang menyediakan air alami yang kaya mineral.


Tanggalkan semua pakaian
Onsen bukan kolam renang! Salah satu kultur dalam onsen adalah harus menanggalkan semua pakaian. Simpan pakaian di loker yang sudah disediakan, jangan lupa membasuh diri dulu dengan sabun hingga bersih sebelum berendam. Lalu berendamlah tanpa busana sehelaipun. Jangak khawatir, semua orang di tempat onsen juga telanjang!


Traveler’s Choice: 5 Sepatu Sneakers Paling Populer di Jepang


Tak boleh ada ponsel atau kamera
Ini sudah seperti hukum adat yang berlaku secara tegas. Di ruang ganti tak boleh ada kamera ataupun ponsel. Jadi jangan coba-coba utuk onsen sambil nge-vlog.


Bersihkan tubuh sebelum dan sesudah berendam
Onsen adalah berendam untuk alasan kesehatan, jadi sebelum berendam wajib hukumnya untuk mandi hingga bersih di ruang mandi. Semua onsen menyediakan ruang untuk mandi sebelum berendam lengkap dengan sabun dan sampo. Lakukan juga setelah selesai berendam.

TRENDING:  7 Tempat Wajib Kunjung di Jepang, Rekomendasi Warga Lokal

Pastikan ruang bilas selalu bersih
Kultur Jepang sangat menjunjung tinggi kesopanan. Ini berlaku juga di ruang bilas tempat onsen. Usai mandi, pastikan tak ada sampah dan letakkan peralatan sesuai tempatnya semula.

 

Facebook Comments

POPULAR

Share This Articles