Now Reading:

Berburu Barang Vintage di Singapura, ini Tempatnya


Beberapa kawasan di Singapur sering diistilahkan dengan “neighbourhood” adalah merupakan surga tersembunyi bagi para kolektor benda antik. Di Kota Singa ini, toko benda antik terbagi menjadi dua kategori. Kategori pertama yakni toko perabot antik dan kedua adalah toko yang menyediakan barang vintage seperti kaset ataupun piringan hitam.

Bila hendak berburu barang-barang lawas seperti ini, berikut adalah beberapa tempat yang direkomendasikan Singapore Tourism Board (STB).


Travellers’ Choice: 7 Restoran Favorit di Singapura Versi Food Blogger Hans Danial


Hunting Foto di Beach Road dan Sekitaran Masjid Sultan Sambil Berbelanja Barang Vintage
Mampirlah ke Heritage Shop di Jalan Sultan. Toko ini bertema retro dan vintage dan menyediakan koleksi lampu kuno yang langka, buku, foto, kartu pos, hingga piringan hitam. Bergeser sedikit di Haji Lane, kunjungi HYGGE, toko koleksi barang antik bertema Skandinavia dan minimalist, seperti dekorasi atau pernak-pernik rumah, aksesoris tas, dan pakaian.

Sementara itu, di Bali Lane, kunjungi Straits Records, surga bagi penggemar piringan hitam vintage dan CD ikonik. Straits Records juga rutin mengadakan acara pertunjukan musik bertajuk “Chill Session”, dan workshop untuk para musisi pemula.

Graffiti di Haji Lane, Singapura


Berburu Barang Antik, Berwisata Sejarah dan Ngopi di Wilayah Central South Singapura
Bagi kolektor fesyen, komik, dan aksesoris vintage, pastikan datangi The Corleone Market yang terletak di Queensway Shopping Center. Sementara, penggemar piringan hitam, cobalah bertandang ke YashaShii Trading di Bukit Merah Lane atau ke toko piringan hitam vintage di Curated Records yang terletak Tiong Bahru Road. Mereka menjual koleksinya dengan harga yang sangat terjangkau.

TRENDING:  4 Cagar Alam Baru di Mandai Singapura, Siap Beroperasi di 2020

Central South juga memberi opsi bagi pencinta koleksi antik yang cocok dipajang di rumah. Emperor’s Attic misalnya, toko dengan spesialisasi furnitur, keramik, dan pajangan tradisional handmade. Pilihan lain ada di The Past Perfect Collection, yang khusus menjual perabotan dan furnitur yang minimalis namun masih lekat dengan unsur vintage.


Singgah di Kawasan Bersejarah City Hall untuk Berburu Barang Retro
Bagi penyuka piringan hitam klasik dan media penyimpan musik “jadul” yang populer di awal 2000-an yakni CD alias compact disc, singgah saja ke Roxy Records and Trading ataupun ke Vinyl Kakis. Kedua toko ini terletak di pusat perbelanjaan Excelsior Shopping Centre.

TRENDING:  Debut Oakwood di Singapura

Buat penggemar fotografi dan berminat melihat-lihat kamera antik, kunjungi Black Market Camera di Coleman Street Peninsula Shopping Centre. Toko Black Market Camera mengklaim sebagai diler kamera antik terbesar di Singapura. Karena barang-barang yang selalu uptodate dan koleksi yang apik, toko ini menjadi langganan para fotografer, pemusik, hingga orang-orang di industri kreatif.


Incar Koleksi Antik di Tengah Orchard
Orchard yang dikenal dengan produk-produk belanja modern ternyata adalah rumah bagi beberapa toko barang antik. Salah satunya adalah The Godown Store, toko berbentuk gudang yang menyediakan pernak-pernik dan perabotan rumah. Alat dapur kuno, pajangan dinding, hingga miniatur mobil tua berukuran kecil juga dipasarkan di tempat ini. Koleksi The Godown dikumpulkan dari seluruh dunia.

TRENDING:  Super Mewah! 4 Fitur Baru yang Disiapkan Singapore Airlines di Bandara Changi

Toko lain untuk mencari pajangan dan perabot rumah antik adalah Mobler. Toko berkonsep vintage Scandinavian ini menjual lemari, alat makan, hingga peta. Baik The Godown Store maupun Mobler menyediakan opsi pembelanjaan online dan pengiriman internasional. Toko terakhir di Orchard adalah Inokii dengan koleksi antik unggulannya dalah piringan hitam dengan semua genre musik.

Facebook Comments

POPULAR

Share This Articles