Now Reading:

Bakar Lemak dengan Pilates di Akhir Pekan ini, Pencerahan dari OCTAVE Institute


Pilates – OCTAVE Institute, perintis lembaga penelitian untuk kebugaran dan kesehatan holistik asal Tiongkok berbagi tip tentang bagaimana berlatih secara efektif untuk membakar lemak di masa liburan atau akhir pekan melalui aktivitas pilates.

Menggandeng Mike Zhao, instruktur pilates dan yoga di OCTAVE Institute, lembaga ini menjelaskan secara rinci apa itu sebetulnya pilates dan apa saja yang harus diperhatikan saat melakukan latihannya.

Mike Zhao mulai mengajar kursus pilates pada 2013, dan ia memiliki dua tahun pengalaman mengajar kelompok dan telah mengajar lebih dari 500 jam.

pilates

Mike Zhao (Foto: OCTAVE Institute)

Lebih Dekat dengan Pilates

Pilates berfokus pada pengendalian, pernafasan dan peregangan yang berfungsi untuk memperbaiki garis tubuh, tulang leher dan tulang belakang, serta meningkatkan kelenturan tubuh.

Siapa saja yang cocok untuk melakukan pilates? Menurut Mike Zhao, pilates sesuai untuk dilakukan siapa saja, khususnya untuk para ‘pengejar deadline’ di perkantoran yang sehari-harinya jarang bergerak dan hanya menatap monitor komputer.

TRENDING:  Pentingnya "Self-Care" untuk Kebugaran Jiwa

Pilates secara prinsip adalah perpaduan pendekatan budaya Barat dan Timur dalam sisi olahraga. Menurut Mike, orang Barat cenderung melakukan olahraga yang berfokus pada otot, seperti lengan, perut, pinggang dan dada. Sedangkan orang Timur lebih pada pendekatan yang lebih mendalam seperti pernafasan dan meditasi. Misalnya adalah meditasi, yoga dan Tai Chi.

Pilates menggabungkan keduanya, dimana fleksibilitas Timur menyatu dengan muscle ala Barat. Olahraga ini memiliki gerakan lebih lambat namun arahnya tegas, setiap postur harus diselaraskan dengan ritme pernafasan.

pilates

Foto: OCTAVE Institute

Gerakan seperti stretching dan lengthening adalah basis dari pilates. Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas tulang belakang melalui latihan inti yang terdiri dari otot tulang belakang (lumbar) dan perut, termasuk abdominis transversal, otot perut miring internal, otot perut miring eksternal, rektus abdominis dan erector spinae.

Pilates melatih kelompok otot kecil jauh di dalam tubuh, mempertahankan dan meningkatkan penampilan postur aktivitas normal, mencapai keseimbangan tubuh, menciptakan rentang gerak dan mobilitas batang dan tungkai, menekankan kontrol kelompok otot inti, memperkuat penginderaan saraf dan otak serta jaringan otot rangka, dan merupakan latihan terkoordinasi untuk seluruh tubuh dengan metode pernafasan yang benar.

TRENDING:  Rehat di Rumah Sehat, VERDE TWO

 

6 Prinsip Dasar Pilates

 

Tak sekadar bergerak, pilates didasari atas prinsip-prinsip yang menjadi fondasinya. Berikut enam prinsip pilates menurut Mike Zhao:

 

Konsentrasi

Selama berlatih, konsentrasi mutlak diperlukan. Kendalikan tubuh dari pikiran dengan lima cara, yaitu kemampuan kecerdasan, intuisi, imajinasi, kemauan keras, dan daya ingat.

 

Kontrol

Semua gerakan yang dilakukan selama latihan didasarkan pada kontrol yang baik. Gerakan tanpa kontrol akan berisiko mendatangkan cedera.

 

Core

Atau disebut juga dengan inti adalah kekuatan inti tubuh. Semua gerakan yang dilakukan adalah berasal dari pusat core strength (kekuatan inti).

 

Pernafasan

Gerakan dan pernafasan harus dilakukan selaras dan terkoordinasi. Seluruh udara di paru-paru harus benar-benar dikosongkan saat menghembuskan nafas.

TRENDING:  Membugarkan Diri di The Westin Nusa Dua Bersama Dermalogica

 

Fluent

Gerakan pilates dilakukan dengan halus dan transisi yang terarah. Mengatur kecepatan menjadi penting untuk mendapatkan peregangan dan kelenturan yang optimal. Tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat.

 

Presisi

Gerakan yang akurat dapat membantu peningkatan kontrol, memperbaiki kebiasaan buruk, dan membiasakan pola olahraga. Kualitas lebih penting dari kuantitas, dan tujuan akhir adalah efek terbaiknya.

POPULAR

Share This Articles