Now Reading:

Saqqakhanah, Masa Keemasan Seni Kontemporer Iran


Banyak yang tak tahu bahwa Iran sebetulnya lekat dengan seni. Selain puisi yang menjadi nafas budaya lokal, seni visual juga punya ceritanya sendiri. Di Iran, seni visual adalah sejarah dari budaya setempat dan ini bisa dilihat melalui Saqqakhanah (Saqqā-ḵāna), gerakan seni pada era 1960-an yang menjadi tonggak berdirinya seni kontemporer di Iran.


Traveler’s Choice: Essaouira, Jejak Portugis di Maroko 


Saqqakhanah bermula pada 1962. Istilah ini digunakan untuk menyebut gerakan seni kontemporer yang mulai dikenal dan berkembang saat itu. Para seniman kubu Saqqakhanah meski membawa wara modern dalam karyanya, namun tetap berangkat dari budaya tradisional, yaitu tradisi masyarakat Shi-i dan budaya pra-Islam.

TRENDING:  7 Lanskap Ikonik Kebanggaan Warga Iran

Advertisement


Para pekerja seninya meliputi berbagai profesi, seperti pengrajin miniatur, seniman kaligrafi, iluminator, dan para pengrajin emas. Mereka mengambil bentuk-bentuk tradisional yang kemudian diberi sentuhan modern.

Masa-masa awal gerakan ini dipenuhi dengan motif-motif yang berasal dari budaya masyarakat Syi’ah. Dua seniman besar Iran seperti Hossein Zenderoudi dan Faramarz Pilaram berkarya melalui teks dan kaligrafi sebagai awal karya mereka. Dalam perkembangan berikutnya, Saqqakhanah mulai diperluas dan diikuti oleh para seniman lainnya termasuk pelukis dan pematung yang mengambil bentuk tradisional untuk semua karya mereka.

TRENDING:  7 Lanskap Ikonik Kebanggaan Warga Iran

Editor’s Choice: 7 Keunikan Dubai untuk Agenda Traveling Berikutnya


Karya-karya Saqqakhanah mulai merambah ke berbagai wujud seni dalam tahun-tahun ke depannya. Para seniman ingin kembali menghidupkan unsur budaya tradisional melalui karya yang dimodernisasi, seperti jimat, tembikar, dan artefak lainnya.


Foto oleh: iranicaonline.com


Beberapa seniman besar yang dikenal sebagai pendukung kuat gerakan ini adalah   Parviz Tanavoli, Charles Hossein Zenderoudi, Masoud Arabshahi, Mansur Qandriz, Nasser Oveisi dan Sadeq Tabriz.

Saqqakhanah secara global dinilai sukses membuat seni rupa Iran menjadi salah satu seni kontemporer terbesar di dunia. Gerakan ini tak bisa dibilang meniru gaya Barat karena proses penterjemahan budaya tradisional ke gaya modern di Iran dilakukan dengan sangat hati-hati dan teliti oleh para seniman Iran.

TRENDING:  7 Lanskap Ikonik Kebanggaan Warga Iran

Sayangnya, Revolusi Iran pada akhir 1970-an menutup segala ruang untuk dunia seni di Iran. Dinamika Saqqakhanah pun harus berakhir.


Advertisement


Gambar utama oleh mostafa meraji dari Pixabay

Facebook Comments

POPULAR

Share This Articles