Now Reading:

Menu Baru SHIN the Korean Grill Jakarta

Memang tak sedikit jumlah rumah makan Korea yang beroperasi di ibu kota, namun bila bicara soal hidangan Korea halal yang disajikan dengan dengan sentuhan casual fine-dining, rekomendasinya adalah Shin the Korean Grill. Berlokasi di Jl. Gunawarman No. 65, Jakarta Selatan, restoran besutan Savina Aziz dan Executive Chef David Shin asal Korea Selatan ini berkomitmen untuk menyajikan masakan Korea halal dengan sentuhan fusion.


Traveler’s Choice: Trendi dengan Harga Terjangkau, ini 10 Hostel Nyaman di Korea Selatan


Nama Shin sendiri memiliki dua sumber, yaitu terinspirasi dari Kim Shin, tokoh dalam serial drakor Goblin dan David Shin sebagai salah satu pencetus berdirinya restoran ini. Shin sendiri dalam literatur Korea mengandung arti “dedikasi”.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by SHINJAKARTA (@shinjakarta) on

 

Nyaman dan Lebih Privat

Memasuki restoran yang fasadnya tampil sederhana ini langsung disambut dengan suasana temaram yang menghembuskan kesan elegan, nyaman dan privasi ekstra. Meskipun Shin the Korean Grill berada di sisi jalan raya yang super sibuk, namun begitu memasuki lobinya semua keriuhan di luar langsung lenyap dan mendadak terasa hening.


Editor’s Choice: 7 Lokasi Wajib Kunjung di Korea Selatan Buat Penggemar Drakor


Dining area-nya sendiri tak terlalu besar dan hanya terdiri dari satu lantai. Di sisi kiri tersedia dua toilet dengan petunjuk bernuansa Korea dan sebuah ruang mushola yang nyaman. Savina dan David tampaknya tak hanya berfokus melulu pada makanan, tapi juga kebutuhan dasar pelanggan Muslim untuk beribadah.

TRENDING:  Paket Tahun Baru di Wyndham Casablanca Jakarta

 

The Art of Korean Fusion

Kelihaian Executive Chef David Shin dalam memadukan dua budaya kuliner yang berbeda menjadi salah satu kunci di Shin The Korean Grill. Salah satu yang kami rekomendasikan adalah fusion dengan makanan Italia yang berbasis pasta.

Korean Beef Ravioli layak jadi pertimbangan berkat saus homemade-nya yang khas Korea dan banyak diapresiasi pelanggan. Selain itu, Executive Chef David Shin juga menggunakan daging iga yang dimasak dengan steam sebagai pengisi adonan ravioli. Tak berhenti di situ, Chef David juga menyertakan kreativitasnya melalui berbagai bentuk ravioli yang dibuatnya secara spontan. “Dulu saya biasa membuat ini dengan nenek saya, menyenangkan sekali,” papar Chef David saat kami jumpai di restorannya pada Kamis (12/12/2019)


Traveler’s Choice: Tak Seseram Filmnya, ini 5 Lokasi Syuting Serial “Kingdom” di Korea


Meski memadukan dua budaya kuliner dunia yaitu Italia dan Korea, namun Chef David tampaknya tak mau melupakan selera orang Indonesia. Ini terbukti dari Spicy Spaghetti Bolognaise yang terasa sedikit lebih pedas. Buat yang pantang makan pedas dan tak makan daging, Chef David menyarankan Oriental Basil Pesto Fettucini yang terdiri dari fettucini sayur bayam yang dimasak dengan kacang, daun basil dan Korean anchovy.

Bagi penyuka seafood, Chef David menyarankan Oriental Vongole berupa spaghetti dengan kerang segar yang dibumbui potongan cabe merah. Buat para meat lovers bisa memilih Bulgogi Penne. Sajian pasta ini dimasak dengan daging bulgogi, diberi ramuan old goudda cheese sebagai penguat rasa dan saus krim gurih sebagai penguat tekstur.

TRENDING:  Belajar Gastronomi Jepang di Fairmont Jakarta

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by SHINJAKARTA (@shinjakarta) on

 

Namun yang menjadi idola banyak pelanggan menurut Savina Aziz adalah Black Bean Tagliatelle. Sajian ini berupa fettucini tagliatelle berwarna hitam yang disajikan dengan saus kacang hitam dari Korea dan udang bakar.

“Black Bean Tagliatelle dan Korean Beef Ravioli adalah yang paling diminati pelanggan,” aku Savina.

 

Pindah Jalur

Selain pilihan menunya, cukup menarik juga mengikuti perjalanan karir David Shin dan Savina Aziz. Awalnya David dan Savina adalah pekerja industri kreatif. “Saya sutradara film dan Savina adalah produsernya. Kami sering berkeliling dunia membuat film,” terang Chef David yang kini sudah tinggal di Indonesia selama 12 tahun dan cukup fasih berbahasa Indonesia.

Savina Aziz adalah seorang pecinta kuliner Korea dan David Shin meskipun sibuk sebagai sutradara, ia juga mewarisi resep tradisi keluarga dan teknik masak dari keluarganya. Sama-sama menyukai kuliner Korea dan sering bepergian ke luar negeri membuat keduanya kemudian berinisiatif untuk selalu mencari makanan Korea di semua destinasi yang mereka datangi.

TRENDING:  7 Lokasi Wajib Kunjung di Korea Selatan Buat Penggemar Drakor

Traveler’s Choice: Dulu Sepi, 5 Jalanan ini Sekarang Jadi Incaran Turis di Korea


“Sayangnya sulit menemukan makanan Korea yang halal. Dari situ Savina memberikan ide untuk mendirikan restoran Korea yang halal. Kenapa tak dimulai dari sekarang?” terang Chef David yang mengaku ide Savina itulah yang akhirnya membuatnya pindah jalur dalam berkarir.

“Saya menyadari bahwa saya mencintai kuliner dan mewarisi tradisi masak keluarga. Lalu saya belajar menjadi chef,” terangnya.

Berangkat dari komitmen inilah kemudian Savina Aziz dan David Shin mendirikan Shin the Korean Grill.

 

Facebook Comments

POPULAR

Share This Articles