Now Reading:

Marcio Kogan dan Surga Tropis di Maladewa


Arsitek Marcio Kogan memulai debut profesionalnya pada 1970 dengan mendirikan Studio MK27 di Saõ Paulo, Brasil. Reputasinya di jagad rancang bangunan sudah diakui secara global. Ia merupakan anggota kehormatan dari American Institute of Architecture, Profesor di Escola da Cidade SãoPaulo dan Potecnico Milano, serta tercatat sebagai satu dari 100 orang berpengaruh di Brasil versi majalah Epòca terbitan Eropa.

Di bawah komandonya, Studio MK27 juga sudah meraih 250 penghargaan nasional dan internasional. Itu sebabnya Capella Hotel Group memintanya untuk merancang properti terbarunya, Patina Maldives di Maladewa. Apa saja kenunggulan yang ditawarkan dan bagaimana konsep arsitektur yang disiapkannya?

Kebersamaan Dalam Sebuah Isolasi
Patina Maldives dijadwalkan akan memulai debutnya pada kuartal kedua 2021. Resor andalan dari grup Patina Hotels and Resort yang merupakan bagian dari jaringan Capella Hotels and Resort ini dirancang secara khusus oleh Marcio Kogan yang sengaja mengambil sebagian konsep dari isolasi untuk diterapkan dengan gaya yang berbeda.

TRENDING:  Peluang Baru Capella Hotel di Masa Pandemi

Berada di lokasi yang termasuk terpencil di Maladewa, Kogan tahu persis bahwa tamu yang akan datang ke sini adalah mereka yang ingin melarikan diri dari keriuhan metropolitan dan menginginkan ketenangan dengan nuansa tropis.

“Patina Maldives adalah tempat yang unik. Salah satu tempat terpencil di dunia, namun membuka peluang kebersamaan dalam sebuah isolasi,” terang Kogan melalui siaran pers. “Tempat ini merangkul konflik alami kita: keinginan untuk suasana damai dan pesta, alam dan desain, teknologi dan kesederahaan, tanpa alas kaki dan high-heels,” tambahnya.

Terkoneksi dengan Alam
Alam sekitar punya peranan penting dalam setiap rancangan Kogan. Begitu juga dengan Patina Maldives yang dirancang untuk menghubungkan setiap individu dengan alam sekitar.

“Peran arsitektur adalah menghindari bencana.”

Menurut Kogan, Maladewa dikaruniai oleh pasir pantai, langit dan lautan yang biru. Maka apa yang bosa dilakukan arsitektur di sini adalah hanya memanfaatkannya. “Menyaring cahaya, membingkai pemandangan, dan menciptakan narasi yang berbeda saat orang berjalan-jalan di sini,” terang Kogan.

TRENDING:  Capella Bangkok Resmi Dibuka Oktober, Ini Keunggulannya

Patina Maldives menawarkan 90 Beach dan Water Pool Villa yang masing-masing dilengkapi satu hingga tiga kamar dan 20 Fari Studio. Resor mewah ini berlokasi di Kepulauan Fari dengan beberapa spot andalannya, seperti paviliun James Turrel Skyspace, Fari Marina Village dan Fari Beach Club.

Facebook Comments

POPULAR

Share This Articles