Now Reading:

Gaya Tropis Brutalis Bakal Hadir di The Slow Uluwatu

Lahir dari sebuah kolaborasi kreatif antara George Gorrow dan SRF, hotel butik The Slow akan segera menghadirkan sekuel dari Canggu Boutique Hotel dengan membawa desain arsitektur tropis modern yang menjadi ciri khasnya ke Uluwatu.


Traveler’s Choice: Mendalami Rasa di The Slow Kitchen & Bar, Canggu


Berlokasi di puncak Bukit Peninsula, Uluwatu terkenal sebagai surga bagi peselancar pengejar ombak dan pencari kesunyian. Keindahan lokasinya yang berada di atas tebing akan memanjakan pengunjung dengan pasirnya yang putih, terumbu karang yang ada di perairan dangkal serta ombaknya yang selalu dapat diandalkan. Atas alasan itulah, The Slow akhirnya memilih Uluwatu menjadi tujuan petualangan selanjutnya.



Berjanji The Slow Uluwatu tak akan menjiplak hotel pertama mereka di Canggu, The Slow Uluwatu akan menjadi pembuka bab baru bagi grup hotel ini. Berada di atas tebing dikitari pepohonan dan bertetangga dengan pantai selancar paling terkenal di Bali, penginapan mewah ini berencana melanjutkan antusiasme The Slow akan desain yang cantik serta menerapkan pendekatan modern terhadap pengalaman tinggal di hotel tradisional yang diprakarsai oleh pendirinya, George Gorrow, dari Ksubi Fame.


Editor’s Choice: 7 Tempat Menyepi untuk Yoga dan Meditasi di Bali


 

View this post on Instagram

 

A post shared by THE SLOW (@the.slow) on

The Slow Uluwatu akan menjadi kreasi berikutnya bagi duet penerima penghargaan, George sendiri dan Rieky Sunur, seorang arsitek Indonesia yang sangat berbakat. Proyek ini juga menjadi penanda kolaborasi pertama antara George dan SRF World Pte Ltd, sebuah perusahaan Singapura dengan portofolio investasi yang mumpuni, termasuk investasi dalam bermacam proyek keberlanjutan di bidang energi terbarukan, pengelolaan limbah, dan fesyen.



Berusaha menjadikan The Slow Uluwatu hotel yang lebih baik dalam semua aspek dibandingkan kakaknya yang berada di Canggu, hotel ini didesain memiliki beberapa kamar suite cantik dengan pemandangan langsung ke lepas pantai dan arah terbenamnya matahari. Kamar-kamarnya juga dilengkapi dengan beranda yang nyaman dan kolam renang infinity berukuran olympic serta akses langsung menuju pantai berpasir putih yang terbentang di bawahnya.

“Sejauh ini proyek The Slow telah menjadi sebuah perjalanan yang sangat menyenangkan dan memuaskan bagi saya,” ujar George. “Bagi saya, ini merupakan sebuah proyek yang menggairahkan yang mengusung pendekatan baru terhadap hotel butik serta telah menarik banyak perhatian dari seluruh dunia,” ia menambahkan.

Mengusung desain arsitektur tropis brutalis yang berpadu dengan elemen-elemen alami serta tanaman hijau, proyek kreatif dan menarik ini direncanakan akan selesai dan dapat mulai dinikmati oleh pengunjung pada bulan April 2021.


Facebook Comments

POPULAR

Share This Articles