The PuLi Group bersiap membuka lembaran baru dalam dunia hospitality mewah pada 2026. Transformasi ini mengangkat The PuLi Shanghai, sebuah ikon urban resort, menjadi flagship dari portofolio global yang kini dipimpin Victor Clavell, sosok visioner dengan pengalaman panjang di brand-brand hotel prestisius. Mengusung filosofi “uncarved jade”, The PuLi Group menempatkan kesederhanaan elegan dan koneksi budaya sebagai inti pengalaman. Renovasi total The PuLi Shanghai menjadi momentum besar yang melahirkan kembali hotel ini sebagai sanctuary modern, penuh detail artistik dan atmosfer tenang khas Asia Timur. Layan Design Studio kembali merancang ruang-ruang hotel, dari kamar yang ditata layaknya rumah kolektor hingga The Long Bar yang hadir dengan program koktail sensorik baru. Lantai wellness-nya pun naik kelas dengan Hair Up Bar harian, nail bar Bastien Gonzalez, hingga program keanggotaan yang memberikan akses eksklusif bagi para pencari keseimbangan hidup. Tak berhenti di sana, The PuLi Shanghai juga memperkenalkan penthouse seluas 377 m², sebuah ruang mewah dengan teras panoramik yang siap menjadi panggung intimate dinner, milestone celebration, hingga curated private events. Dua konsep kuliner baru pun hadir: The PuLi Bar & Grill yang berubah karakter dari serene di siang hari menjadi vibrant di malam hari, serta restoran omakase delapan kursi yang menghadirkan keaslian Jepang dengan pendekatan musim dan presisi tinggi. Ekspansi The PuLi Group ke kota-kota utama seperti Tokyo, Seoul, Hong Kong, Singapura, dan Bangkok menjadi simbol ambisi yang elegan, pertumbuhan yang tidak tergesa tetapi punya karakter kuat. Menjelang 2035, grup ini menargetkan 20 properti, hunian berlabel, serta jejak ritel dan e-commerce yang lebih luas, mempertahankan dominasi di Asia sambil memperluas kehadiran internasional. Sebagai blueprint bagi masa depan brand, The PuLi Shanghai juga membawa dimensi budaya yang lebih dalam. Hotel ini menyiapkan program kurasi seni, kolaborasi artisan lokal, dan pengalaman imersif yang dirancang untuk menghubungkan traveller dengan jiwa setiap destinasi. Bukan sekadar akomodasi, tetapi pintu masuk menuju budaya urban Asia yang penuh karakter. Dalam pandangan Victor Clavell, kemewahan masa depan bukan lagi tentang spektakel visual, tetapi tentang ruang yang memberi “napas.” Ia menyebut visi The PuLi sebagai “conscious luxury”, sebuah bentuk kemewahan yang bersumber dari keaslian, ketenangan, dan detail yang dipilih dengan tujuan. Hasilnya, setiap properti The PuLi kelak diharapkan menjadi oasis modern untuk traveller yang mencari keseimbangan di tengah dinamika kota besar. “Kami ingin mendefinisikan ulang conscious luxury, bukan melalui skala besar atau kemegahan, tetapi melalui ketenangan, keaslian, dan kesederhanaan. Visi kami adalah menciptakan sanctuary yang menghadirkan keseimbangan di destinasi-destinasi paling dinamis di dunia, tempat yang dirancang dengan kejernihan, keanggunan, dan tujuan yang jelas,” terang Clavell yang berpengalaman tiga dekade bersama jenama perhotelan seperti The Ritz-Carlton, Bvlgari Hotels & Resorts, EDITION, dan Rosewood. Dengan perjalanan panjang sejak 2009 dan filosofi yang kini meluas ke tiga properti, The PuLi Shanghai, The PuXuan Beijing, dan The RuMa Kuala Lumpur, The PuLi Group memperkuat posisinya sebagai ikon urban luxury Asia. Dan dengan peluncuran resmi pada 2026, era baru hospitality Asia pun siap dimulai: lebih tenang, lebih refined, dan lebih terhubung dengan nilai-nilai budaya yang membentuknya. POPULARTrisara Phuket, Sebuah Pelarian ke Dunia yang Berbeda95Trisara, yang dalam bahasa Sansekerta berarti "Taman di Surga Ketiga," adalah sebuah resor eksklusif dan mewah yang berlokasi di salah…Hilton Awali Era Baru di Asia Pasifik, 6 Hotel Mewahnya Segara Dibuka94Dalam lanskap perjalanan yang terus berevolusi, Asia Pasifik kembali mencuri perhatian. Kawasan yang dikenal sebagai mesin pertumbuhan industri pariwisata dunia…7 Hotel Mewah Baru, Sempurna untuk Jelajahi Saudi93Saudi tengah bertransformasi menjadi salah satu destinasi wisata paling menarik di dunia. Negeri yang dulu identik dengan perjalanan spiritual kini… TAGS :hotel Share This Articles Share this article
Hilton Awali Era Baru di Asia Pasifik, 6 Hotel Mewahnya Segara Dibuka by Febriyanti Salim 21, November, 2025
Plataran Kembali Torehkan Prestasi di Panggung Pariwisata Dunia by Febriyanti Salim 11, November, 2025
75 Tahun Club Med: Pelopori Liburan Sebagai Seni Menikmati Hidup by Febriyanti Salim 31, October, 2025
METT Singapore Resmi Dibuka, Padukan Nuansa Kolonial dan Jiwa Kontemporer by Febriyanti Salim 28, October, 2025
Selamat! Marriott International Raih 5 MICHELIN Keys di Indonesia by Yudasmoro Minasiani 22, October, 2025
Desain Sustainable Sebagai Masa Depan Pariwisata Global by Yudasmoro Minasiani 5, March, 2022 Dunia pariwisata memasuki babak baru dimana dampak bagi lingkungan kini menjadi pertimbangan dalam...
Menutup 2025 dengan Seni, Kuliner, dan Pesta Urban di Jantung Braga by Yudasmoro Minasiani 28, November, 2025 Akhir tahun ini kembali terasa lebih hidup di Bandung! Tepat di kawasan legendaris...
Jejak Baru Artisan: Dari Uluwatu ke Pererenan by Febriyanti Salim 25, November, 2025 Artisan kembali menorehkan jejak baru di Pererenan, menghadirkan karakter khas yang melekat pada...
Hilton Awali Era Baru di Asia Pasifik, 6 Hotel Mewahnya Segara Dibuka by Febriyanti Salim 21, November, 2025 Dalam lanskap perjalanan yang terus berevolusi, Asia Pasifik kembali mencuri perhatian. Kawasan yang...