Now Reading:

The Henderson Awali Debutnya di Hong Kong


Langit Hong Kong kembali menghadirkan kejutan. Tepat di jantung Central, menjulang sebuah ikon arsitektur karya Zaha Hadid Architects, The Henderson, yang siap menjadi panggung baru gaya hidup premium. Tidak sekadar gedung perkantoran super Grade-A, The Henderson kini menghadirkan perjalanan menanjak menuju langit, sebuah odyssey kuliner dan hiburan yang memikat, lengkap dengan tiga konsep restoran dan bar yang berani.

Dari Lantai Lima hingga Awan

Perjalanan dimulai di lantai lima dengan kehadiran Akira Back, restoran perdana sang chef selebritas dunia di Hong Kong. Dari sini, para penikmat kuliner akan naik lebih tinggi menuju Summit 38, ruang bergaya hidup di lantai 38, hingga akhirnya menjejak puncak di Cloud 39, ballroom kaca tertinggi di kota. Sebuah perjalanan vertikal yang dirancang bukan hanya untuk makan dan minum, tetapi untuk merasakan transendensi gaya hidup.

Foto: Dok. The Henderson

Chef Akira Back bukan nama asing di dunia kuliner global. Dengan lebih dari 27 restoran di seluruh dunia dan sebuah bintang Michelin untuk Dosa, ia membawa jejak unik dari Seoul, Aspen, hingga dapur-dapur kosmopolitan. Di Hong Kong, ia memadukan warisan Korea, semangat Jepang, dan sentuhan Amerika dalam menu yang berani, segar, dan penuh imajinasi.

Ruangannya, hasil kreasi AB Concept, tak hanya menghadirkan desain kontemporer namun juga kisah personal. Piring-piring yang dihiasi lukisan karya ibunda Chef Back, Young Hee Back, serta ruang privat dengan sentuhan grafiti seni modern, menjadikan pengalaman bersantap terasa begitu intim sekaligus artistik.

Dimensi Baru di Atas Kota

Naik lebih tinggi, Summit 38 menawarkan dunia baru bagi para pencinta gaya hidup. Di sini, dua nama besar siap mencuri perhatian: Peridot dan Hana no Kumo.

  • Peridot adalah oasis urban untuk mereka yang haus akan inspirasi. Dari koktail berbasis terroir hingga haute cuisine nabati yang berani, semuanya dikemas dalam atmosfer dinamis karya Studio Paolo Ferrari. Interiornya mengusung filosofi Natural Futurism, perpaduan marmer, kaca berkilau, dan palet hijau lembut, yang berganti suasana seiring bergantinya waktu dari siang ke malam.

  • Hana no Kumo, dipandu oleh Chef Eksekutif Ogawa Masaru, membawa keanggunan kuliner kappou Jepang dengan nuansa Kyoto yang menawan. Dirancang oleh HBA, restoran ini seperti membawa para tamu ke sebuah taman bunga yang tengah bermekaran. Motif kelopak di langit-langit, pencahayaan yang lembut, hingga pilihan sake premium dari berbagai daerah di Jepang, melengkapi harmoni cita rasa yang otentik sekaligus modern.

Dengan keberanian menghadirkan pengalaman bersantap setinggi langit, The Henderson tidak hanya menambahkan satu lagi ikon arsitektur di Hong Kong, tetapi juga sebuah destinasi gaya hidup global. Dari bisnis, seni, hingga kuliner, semuanya berpadu di bawah satu atap yang menafsirkan ulang arti keindahan, keberlanjutan, dan inovasi.

 

POPULAR

Share This Articles
Klook.com