Yogyakarta dan Singapura Jadi Destinasi Favorit Keluarga Indonesia, Shanghai Catat… 17 December 2025 0
Lebih dari Motor, Harley-Davidson Seri 2026 Mendefinisikan Ulang Pengalaman Touring 15 January 2026 0
Hilton resmi meluncurkan Waldorf Astoria pertama di Jepang dengan pembukaan Waldorf Astoria Osaka, menandai sebuah tonggak baru dalam arsitektur perhotelan di salah satu kota paling memikat di Asia. Sepanjang sejarahnya, Waldorf Astoria telah mendefinisikan ulang cakrawala kota-kota terbesar di dunia; dari flagship legendaris di New York hingga properti ikonis di seluruh penjuru dunia. Dirancang oleh arsitek kelas dunia André Fu, Waldorf Astoria Osaka kembali mengembangkan warisan arsitektur merek ini, memadukan filosofi desain abadi dengan semangat modern Jepang. Desain Fu menghadirkan harmoni kontras antara kastil dan kuil bersejarah Osaka dengan gedung pencakar langit modern yang ramping, menyatukan keagungan Art Deco dengan keterampilan kriya Jepang untuk meleburkan identitas merek dan destinasi. Andre Fu_Waldorf Astoria Osaka, Peacock Alley (Foto: Dok. Waldorf Astoria) “Estetika Waldorf Astoria New York adalah inti dari warisan merek ini, mencerminkan keanggunan abadi dan warisan ikonisnya,” ungkap Fu. “Melihat bagaimana periode arsitektur ini selaras dengan konteks Osaka, saya mencoba menafsirkan ulang sensitivitas Art Deco dengan perspektif baru, menggabungkan tekstur, warna, dan bentuk untuk menciptakan desain yang berakar kuat pada lokasinya namun tetap khas Waldorf Astoria.” Art Deco Osaka Modern Visi Fu untuk Waldorf Astoria Osaka adalah permainan budaya dan era yang cermat, di mana geometri halus dan bentuk pahatan Art Deco ditafsirkan kembali melalui lensa khas Jepang. Terinspirasi dari Yodoko Guest House, sebuah hunian bergaya Art Deco karya arsitek Amerika Frank Lloyd Wright pada 1918, Fu menghadirkan simetri berlapis, pola ritmis, dan keahlian detail untuk menciptakan pengalaman ruang yang imersif. Corner Suite City View Living Space (Foto: Dok. Waldorf Astoria Osaka) Di seluruh hotel, kode desain historis Waldorf Astoria disematkan dengan halus ke dalam setiap detail pengalaman tamu, mulai dari fasilitas yang dirancang khusus hingga sentuhan kecil penuh perhatian. Dari jendela luas yang menampilkan panorama cakrawala, hingga nuansa alami hangat dan furnitur buatan khusus, Waldorf Astoria Osaka menghidupkan kenyamanan refined layaknya kediaman pribadi. Perpaduan ini bukan hanya menghormati warisan merek, tetapi juga menafsirkannya kembali dengan perspektif kontemporer, menghadirkan desain yang terasa abadi sekaligus baru. Penyambutan yang Megah Setibanya, para tamu disambut dengan interpretasi Fu atas paviliun Jepang tradisional berupa kerangka saling mengunci yang merefleksikan warisan budaya Osaka. Di dalamnya, dialog visual dramatis terwujud lewat patung keramik monumental karya Jun Kaneko serta lukisan penuh warna karya Manika Nagare. Naik ke lantai 29, tamu akan menjumpai The Pavilion, dengan pilar ek, layar perunggu, dan pola Art Deco berbentuk diagrid. Dari sini, jendela panorama setinggi sembilan meter menawarkan pemandangan 180 derajat Kota Osaka. Waldorf Astoria Osaka_Peacock Alley Lalu ada The Arcade sepanjang 20 meter, terinspirasi arcade ikonis di Waldorf Astoria New York, dihiasi lengkungan kayu berlapis, bingkai perunggu, dan lentera shoji. Di ujung lorong, dua rumah kaca menampilkan pohon tsubaki yang melambangkan cinta, keberuntungan, dan perlindungan. Perjalanan berpuncak di The Lantern, sebuah rotunda setinggi tujuh meter yang menjadi “jantung yang bercahaya” di hotel ini. Lebih dari 300 pilar kayu vertikal membentuk siluet silinder di sekitar kolam air berdiameter lima meter, menciptakan lanskap mimpi yang puitis. Lebih dari sekadar hotel, Waldorf Astoria Osaka hadir sebagai landmark arsitektur yang menyatukan keagungan Art Deco global dengan presisi Jepang. POPULARMengintip Keindahan The Sira, Resor Terbaru Luxury Collection di Lombok85Berita gembira! Hari ini, (Jumat, 1 November 2024) The Luxury Collection memperkenalkan sebuah properti baru, yaitu The Sira, Luxury Collection…Transformasi MORAZEN Yogyakarta: Rumah Healing dengan Vibes Zen82MORAZEN Yogyakarta - Cari hotel di Yogyakarta dengan konsep unik dan sentuhan wellness? Rasanya MORAZEN Yogyakarta layak dipertimbangkan. Hotel berbintang…de Braga by ARTOTEL, Sebuah Jeda yang Syahdu di Jalan Braga82Braga selalu punya pesona yang tak lekang waktu. Deretan bangunan heritage dengan arsitektur kolonial, kafe berlampu temaram, hingga alunan musik… TAGS :hotel Share This Articles Share this article
Staycation Lebih Berkelas di Karawang, Delonix Hotel Luncurkan Café dan Virtual Golf by Febriyanti Salim 24, December, 2025
The PuLi Group Awali Debutnya di Jagad Luxury Hospitality Asia by Yudasmoro Minasiani 28, November, 2025
Hilton Awali Era Baru di Asia Pasifik, 6 Hotel Mewahnya Segara Dibuka by Febriyanti Salim 21, November, 2025
75 Tahun Club Med: Pelopori Liburan Sebagai Seni Menikmati Hidup by Febriyanti Salim 31, October, 2025
Desain Sustainable Sebagai Masa Depan Pariwisata Global by Yudasmoro Minasiani 5, March, 2022 Dunia pariwisata memasuki babak baru dimana dampak bagi lingkungan kini menjadi pertimbangan dalam...
Arnaud Donckele, Sang Alkemis Rasa dari Prancis by Yudasmoro Minasiani 23, January, 2026 Di dunia kuliner haute gastronomy, nama Arnaud Donckele berdiri sebagai simbol kepekaan rasa,...
Amangati Resmi Berlayar! Superyacht Privat dengan Rasa Resort Bintang Lima by Yudasmoro Minasiani 22, January, 2026 Aman membuka babak baru dalam dunia pelayaran ultra-mewah melalui Amangati, superyacht pertama Aman...
Bukan Sekadar Menginap, Sanggraloka Ubud Menawarkan Perjalanan Penyembuhan by Febriyanti Salim 21, January, 2026 Di tengah hutan Ubud yang hijau dan aliran sungai yang tenang, sebuah pola...