Yogyakarta dan Singapura Jadi Destinasi Favorit Keluarga Indonesia, Shanghai Catat… 17 December 2025 0
Lebih dari Motor, Harley-Davidson Seri 2026 Mendefinisikan Ulang Pengalaman Touring 15 January 2026 0
Ada momen-momen dalam hidup di mana sebuah hidangan tak hanya memuaskan lidah, tapi juga menyentuh hati. Momen ketika rasa bukan sekadar rasa, melainkan kenangan yang tiba-tiba muncul dari aroma, kehangatan yang mengendap di lidah, atau bahkan sekilas bayangan pegunungan bersalju Jepang di antara suapan pertama. Itulah yang saya rasakan saat memasuki dunia rasa bernama The UMO Journey di OKUZONO Japanese Dining, Jakarta. Begitu kaki melangkah masuk ke OKUZONO, suasana langsung berubah. Nuansa interior yang seimbang antara estetika modern dan ketenangan khas Jepang, Zen Garden yang tersembunyi di tengah ruang, serta sambutan hangat para stafnya, semuanya memberi sinyal bahwa ini bukan sekadar tempat untuk bersantap. Interior Okuzono Jakarta (Foto: Okuzono Jakarta) Menyentuh “UMO” OKUZONO baru saja meluncurkan kampanye kuliner terbarunya: OKUZONO Diaries – The UMO Journey, sebuah pengalaman bersantap yang membawa kita menjelajahi cita rasa regional Jepang lewat interpretasi modern dan penuh emosi. UMO sendiri adalah singkatan dari Umami dan Oishii; dua kata yang familiar di dunia kuliner Jepang. Tapi di OKUZONO, UMO bukan sekadar soal rasa gurih atau lezat. Ini adalah pendekatan baru: bagaimana makanan bisa menyentuh memori, membangkitkan suasana hati, dan menjadi penghubung lintas budaya. Melalui The UMO Journey, setiap hidangan adalah cerita. Sebuah fragmen dari satu wilayah Jepang yang dihidupkan kembali lewat bahan otentik, teknik tradisional, dan plating kontemporer yang memesona. 5 Hidangan, 5 Cerita Mulailah perjalanan dengan Hobayaki, pilihannya antara ayam, daging sapi Tasmania, atau seafood yang dipanggang di atas daun magnolia dengan olesan miso racikan rumahan yang otentik. Teknik ini berasal dari Hida, Prefektur Gifu, terinspirasi dari kebiasaan para penebang kayu di pegunungan. Aroma daun hangus bercampur miso menciptakan sensasi yang membumi sekaligus eksotis. The UMO Journey Menu (Foto: Okuzono Jakarta) Lalu ada Salmon Cream Croquette, kroket renyah berisi adonan salmon yang lembut, disajikan dengan saus tartar segar. Teksturnya membuat saya berhenti sejenak, mengingatkan pada malam-malam musim dingin di Tokyo, di mana street food menjadi pelipur lara. Tasmanian Beef Shoyu Koji Yaki datang berikutnya, daging yang dimarinasi dalam shoyu koji dan dipanggang hingga matang sempurna. Kemudian, Chicken Akakara Nabe hadir sebagai kejutan pedas. Hot pot khas Nagoya ini memadukan ayam dan sayuran dalam kuah merah berbasis miso yang kaya rasa dan menggugah selera, hangat, sedikit menyengat, namun menenangkan. Penutupnya manis sekaligus meditatif: Shiratama Cream Zenzai. Sup kacang merah dingin dengan bola mochi, jeli matcha, dan chantilly cream menjadi titik akhir dari perjalanan yang menenangkan, seolah-olah kita diajak berjalan-jalan ke Kyoto di musim gugur. Semua hidangan disajikan tanpa daging babi dan lemak babi, suatu bentuk inklusivitas yang patut diapresiasi. The UMO Journey bukan hanya tentang apa yang ada di piring, tapi juga tentang ruang, ritme, dan rasa perbincangan. OKUZONO menghadirkan sebuah pengalaman makan malam yang utuh, santai tapi berkelas, kontemplatif tapi tetap penuh kehangatan. Cocok untuk pasangan, kolega kerja, hingga keluarga yang ingin merayakan kebersamaan dalam cara yang lebih bermakna. Dan kabar baiknya, UMO Journey hadir juga di OKUZONO Bali mulai 5 Juni 2025, dengan menu baru yang disesuaikan dengan suasana tropis dan bahan musiman khas Pulau Dewata. POPULARTak Sebatas Rasa, di Peridot ini Soal Imajinasi96Setelah sukses meluncurkan Akira Back bulan lalu, The Henderson kembali mencuri perhatian dengan menghadirkan Peridot, sebuah destinasi kuliner baru yang…Debut MASONRY. di Niseko, Populerkan Wood-Fired Cooking Bergaya Mediterania94Pecinta kuliner yang merencanakan musim dingin di Niseko akan menemukan satu alasan baru untuk menetap lebih lama di lereng bersalju.…Menikmati Sebuah Evolusi Rasa di Baba G's94Bersantai di sudut Seminyak yang penuh gaya, sebuah nama baru hadir membawa semangat yang lebih segar dan rasa yang lebih… Share This Articles Share this article
Debut MASONRY. di Niseko, Populerkan Wood-Fired Cooking Bergaya Mediterania by Febriyanti Salim 10, December, 2025
CasaLena Masuki Babak Baru dengan Menu Latin yang Lebih Personal by Febriyanti Salim 2, December, 2025
Desain Sustainable Sebagai Masa Depan Pariwisata Global by Yudasmoro Minasiani 5, March, 2022 Dunia pariwisata memasuki babak baru dimana dampak bagi lingkungan kini menjadi pertimbangan dalam...
Arnaud Donckele, Sang Alkemis Rasa dari Prancis by Yudasmoro Minasiani 23, January, 2026 Di dunia kuliner haute gastronomy, nama Arnaud Donckele berdiri sebagai simbol kepekaan rasa,...
Amangati Resmi Berlayar! Superyacht Privat dengan Rasa Resort Bintang Lima by Yudasmoro Minasiani 22, January, 2026 Aman membuka babak baru dalam dunia pelayaran ultra-mewah melalui Amangati, superyacht pertama Aman...
Bukan Sekadar Menginap, Sanggraloka Ubud Menawarkan Perjalanan Penyembuhan by Febriyanti Salim 21, January, 2026 Di tengah hutan Ubud yang hijau dan aliran sungai yang tenang, sebuah pola...