Now Reading:

Buka Tanpa Tergesa di Sudestada Jakarta


Ramadhan selalu menjadi momen untuk melambat. Di jantung Menteng, Sudestada Jakarta menangkap esensi tersebut melalui dua pengalaman bersantap yang dikurasi dengan penuh kehangatan: Ramadhan Platter dan Asado Breakfasting – All You Can Eat. Keduanya bukan sekadar menu musiman, melainkan perayaan akan tradisi berbagi yang menjadi jiwa dari budaya asado khas Argentina.

Dirancang sebagai pengalaman berbuka puasa bergaya sharing yang intim, Ramadhan Platter hadir sebagai pusat kebersamaan di atas meja. Potongan daging premium disajikan untuk dinikmati bersama, menghadirkan dialog hangat yang mengalir seiring aroma parrilla yang menggoda. Tersedia dua pilihan: Ramadhan Platter A dengan Ribeye, Mollejas, Boneless Chicken Leg, Lamb Merguez, dan Beef Skewer; serta Ramadhan Platter B yang lebih komprehensif, menambahkan Bife de Vacío dan Roasted Half Chicken. Setiap sajian menegaskan kepiawaian Sudestada dalam mengolah daging.

Foto: Yudasmoro

Bagi mereka yang menginginkan suasana berbuka yang lebih semarak, Asado Breakfasting – All You Can Eat menjadi panggung perayaan rasa. Tersedia pada 10–19 Maret 2026, pengalaman ini menyuguhkan ragam hidangan favorit mulai dari Picaña, Smoked Brisket, hingga Grilled Pineapple karamel sebagai penutup. Disajikan dengan ritme memasak perlahan ala asado, konsep ini merayakan kebersamaan tanpa tergesa, selaras dengan spirit Ramadhan yang menempatkan waktu dan kehadiran sebagai kemewahan tersendiri.

Foto: Yudasmoro

Di balik setiap hidangan, tersimpan filosofi yang dipegang teguh oleh Chef-Owner Victor Taborda. Bagi Sudestada, berbuka puasa bukan hanya soal mengenyangkan, tetapi tentang rasa syukur dan koneksi antarmanusia. Daging dipilih dengan cermat, dimasak di atas parrilla dengan pendekatan khas Argentina yang sederhana namun presisi, menghormati bahan dan proses. Hasilnya adalah pengalaman bersantap yang terasa personal, hangat, dan berkesan.

Foto: Dok. Sudestada Jakarta

Melalui dua pengalaman Ramadhan ini, Sudestada Jakarta menegaskan posisinya sebagai destinasi kuliner yang memahami makna musim. Di sini, kualitas bahan berpadu dengan keramahan yang tulus, menciptakan ruang di mana keluarga dan sahabat dapat kembali terhubung. Sebuah perayaan Ramadhan yang tidak hanya dinikmati lewat rasa, tetapi juga melalui kebersamaan yang tinggal lebih lama dari sekadar waktu berbuka.

POPULAR

Share This Articles
Klook.com