Now Reading:

Tomorrowland Awali Debut Asia Tenggara di Pattaya 11-13 Desember 2026


Festival EDM ikonik asal Eropa, Tomorrowland, siap membuka lembaran baru dalam sejarahnya dengan menghadirkan edisi Asia penuh pertama di Thailand (Pattaya) pada Desember mendatang. Untuk pertama kalinya, pengalaman Tomorrowland yang selama ini identik dengan Belgia akan dipindahkan secara utuh ke Asia menghadirkan skala, energi, dan imajinasi yang selama ini menjadi ciri khas festival legendaris tersebut.

Thailand dipilih bukan tanpa alasan. Menurut pihak Tomorrowland, negara ini dinilai memiliki pengaruh yang kian menguat di panggung global, terutama dalam ranah musik, inovasi, serta pariwisata berbasis pengalaman. Perpaduan antara lanskap tropis, infrastruktur pariwisata, dan kultur hiburan yang dinamis menjadikan Thailand panggung ideal bagi festival berskala dunia seperti Tomorrowland.

Didirikan 20 tahun lalu oleh dua bersaudara asal Belgia, Manu dan Michiel Beers, Tomorrowland telah menjelma menjadi simbol perayaan musik elektronik global. Setiap tahunnya, edisi Belgia dikenal lewat panggung-panggung megah dengan konsep visual imersif, tata cahaya spektakuler, serta deretan DJ papan atas yang menarik puluhan ribu pencinta musik dari berbagai negara.

Edisi Thailand yang akan berlangsung pada 11–13 Desember ini diproyeksikan menarik lebih dari 50.000 pengunjung per hari. Praregistrasi tiket dibuka mulai 8 Januari, dengan Full Madness Pass untuk tiga hari festival dibanderol 12.500 baht, sementara tiket harian dijual seharga 5.100 baht. Detail mengenai tema dan line-up akan diumumkan dalam waktu dekat.

Menariknya, Thailand telah menandatangani kesepakatan jangka panjang dengan Tomorrowland untuk menjadi tuan rumah selama lima tahun ke depan. Media lokal melaporkan, kolaborasi ini diperkirakan mampu menghasilkan dampak ekonomi hingga 21 miliar baht, sekaligus menegaskan posisi Thailand sebagai salah satu episentrum baru festival musik dan pariwisata global di Asia.

POPULAR

Share This Articles
Klook.com