Yogyakarta dan Singapura Jadi Destinasi Favorit Keluarga Indonesia, Shanghai Catat… 17 December 2025 0
Lebih dari Motor, Harley-Davidson Seri 2026 Mendefinisikan Ulang Pengalaman Touring 15 January 2026 0
Jakarta kembali menjadi panggung pertemuan budaya. Kali ini, warna-warni batik Indonesia berpadu dengan jejak sejarah Islam di Spanyol dalam sebuah pameran bertajuk Andalucía Blooms in Batik Art. Diselenggarakan oleh Spain Tourism Board, acara ini bukan sekadar pameran seni, melainkan sebuah perayaan atas persinggungan dua peradaban besar yang sama-sama kaya akan estetika, warisan, dan cerita. Andalucía – wilayah di selatan Spanyol – sejak berabad-abad silam dikenal sebagai titik temu beragam budaya. Di tanah inilah Islam, Kristen, dan Yahudi pernah hidup berdampingan, berbaur dalam harmoni, dan meninggalkan warisan yang hingga kini masih terasa gaungnya. Kini, melalui guratan batik Indonesia, kisah itu kembali dihidupkan dalam wujud yang segar, penuh makna, dan lintas batas. “Andalucía adalah tempat di mana budaya selalu bertemu dan mekar bersama. Melalui pameran di Jakarta ini, kami ingin menunjukkan bahwa ketika Spanyol dan Indonesia terhubung, keindahan akan tumbuh melampaui sekat-sekat geografis,” ungkap Marta Fernández Martín, Direktur Spain Tourism Board untuk Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru. Rocio Tovar dengan salah satu karya batiknya (Foto: Yudasmoro) Rocio Tovar, seorang seniman, pecinta batik, penulis perjalanan dan pecinta traveling yang menjadi ikon dalam acara ini memaparkan karya-karyanya yang penuh warna menggambarkan lanskap Andalusia. Warisan yang Hidup Untuk menghadirkan dimensi sejarah yang lebih dalam, Spain Tourism Board menggandeng Fundación Las Fuentes, sebuah lembaga yang berdedikasi melestarikan dan mempromosikan warisan Al-Andalus. Dr. Bárbara Ruiz-Bejarano, Direktur Fundación Las Fuentes, menekankan pentingnya membangun jembatan pemahaman dengan audiens Indonesia. Mezquita, Cordoba; Salah satu karya Rocio Tovar (Foto: Yudasmoro) “Indonesia adalah negara Muslim terbesar di dunia, dengan hampir 300 juta jiwa yang memiliki minat tulus pada budaya Islam. Spanyol tidak hanya menawarkan keindahan Córdoba, Granada, atau Sevilla, tapi juga kekayaan warisan di wilayah lain seperti Aragón dan Valencia. Misi kami adalah membuka wawasan lebih luas, mengajak pelancong merasakan spektrum penuh Al-Andalus,” jelasnya. Lebih dari sekadar monumen ikonik seperti Alhambra atau Masjid-Katedral Córdoba, Al-Andalus juga meninggalkan jejak dalam kehidupan sehari-hari orang Spanyol: dari keramik, ubin, dan kerajinan kulit hingga seni kuliner. Tak banyak yang tahu, misalnya, bahwa Spanyol menyimpan lebih dari 800 kastil peninggalan Andalusi atau bahwa industri tenun sutra dan keramik bercahaya emas berakar dari peradaban ini. Melalui proyek unggulannya, Red de Medinas Andalusies (Jaringan Kota Andalusi), Fundación Las Fuentes berhasil memetakan hampir 4.000 situs yang hingga kini menjaga denyut warisan tersebut. “Pasar wisata Muslim tumbuh sangat pesat. Dengan menampilkan Al-Andalus, Spanyol bukan hanya mengisahkan sejarah dengan bangga, tapi juga menyambut wisatawan dengan pengalaman yang merangkul warisan, inklusivitas, dan nilai-nilai ramah halal,” tambah Dr. Ruiz-Bejarano. Pada akhirnya, Andalucía Blooms in Batik Art lebih dari sekadar pameran seni. Ia adalah sebuah narasi lintas zaman yang membuktikan: ketika budaya saling bertemu, keindahan tak pernah lekang, justru terus mekar dalam wujud baru yang menghubungkan bangsa-bangsa. Menemukan Kemewahan yang Sesungguhnya di Spanyol POPULARBanyak yang Belum Tahu: Australia Barat itu Rumahnya Destinasi Romantis!78Cinta selalu layak dirayakan di tempat yang memancarkan keindahan yang sama besarnya dengan kisah itu sendiri. Di Australia Barat, romansa…8 Keajaiban yang Berkisah Tentang Saudi78Arab Saudi selalu punya cara untuk membuat dunia berhenti sejenak dan menoleh. Di balik citra spiritualnya sebagai tanah suci umat…Survei Scoot: Solo Travel Makin Diminati di Indonesia77Pernahkah membayangkan betapa menyenangkannya menjelajah dunia hanya dengan diri sendiri sebagai teman perjalanan? Bukan sekadar tren, solo travel kini telah… TAGS :destinasi Share This Articles Share this article
Saatnya Eksplor Afrika! Ethiopian Airlines Diskon Tiket hingga 80 Persen by Yudasmoro Minasiani 20, January, 2026
Yogyakarta dan Singapura Jadi Destinasi Favorit Keluarga Indonesia, Shanghai Catat Lonjakan Traveller by Febriyanti Salim 17, December, 2025
Liburan Singkat ke Singapura, Kini Lebih Mudah dengan Traveloka by Febriyanti Salim 10, December, 2025
Mulai 2028, Kita Bisa Nonton Formula One di Jalanan Kota Bangkok! by Yudasmoro Minasiani 8, December, 2025
Tak Sekadar Wisata Religi, ini Inspirasi Liburan Wellness di Saudi by Febriyanti Salim 5, December, 2025
Banyak yang Belum Tahu: Australia Barat itu Rumahnya Destinasi Romantis! by Yudasmoro Minasiani 3, December, 2025
Desain Sustainable Sebagai Masa Depan Pariwisata Global by Yudasmoro Minasiani 5, March, 2022 Dunia pariwisata memasuki babak baru dimana dampak bagi lingkungan kini menjadi pertimbangan dalam...
Arnaud Donckele, Sang Alkemis Rasa dari Prancis by Yudasmoro Minasiani 23, January, 2026 Di dunia kuliner haute gastronomy, nama Arnaud Donckele berdiri sebagai simbol kepekaan rasa,...
Amangati Resmi Berlayar! Superyacht Privat dengan Rasa Resort Bintang Lima by Yudasmoro Minasiani 22, January, 2026 Aman membuka babak baru dalam dunia pelayaran ultra-mewah melalui Amangati, superyacht pertama Aman...
Bukan Sekadar Menginap, Sanggraloka Ubud Menawarkan Perjalanan Penyembuhan by Febriyanti Salim 21, January, 2026 Di tengah hutan Ubud yang hijau dan aliran sungai yang tenang, sebuah pola...