Bangkok bersiap memasuki babak baru dalam peta olahraga dunia. F1 Thailand Grand Prix 2028 resmi akan melaju kencang di kawasan Chatuchak; sebuah distrik yang biasanya identik dengan pasar akhir pekan, taman kota, dan denyut kehidupan lokal. Nantinya, area ini akan bertransformasi menjadi arena balap sepanjang 5,732 kilometer, lengkap dengan 18 tikungan yang dirancang searah jarum jam. Dengan kapasitas lebih dari 100.000 penonton, sirkuit jalan raya ini membentang melewati delapan titik ikonik: mulai dari Krung Thep Aphiwat Central Terminal, Chatuchak Weekend Market, hingga hijaunya Queen Sirikit Park dan Vachirabenjatas Park (Rot Fai Park). Gelaran akbar ini akan hadir setiap tahun selama 2028–2032, menghadirkan atmosfer festival balap selama tiga hari, dari Jumat hingga Minggu, di bulan Maret atau September. Bukan sekadar adu cepat, ajang ini diprediksi akan menghidupkan kembali wajah baru Chatuchak, tapi sebuah pertemuan antara adrenalin motorsport dan pesona urban Bangkok yang penuh karakter. Namun, transformasi besar tentu datang dengan konsekuensi. Sports Authority of Thailand (SAT) memproyeksikan penutupan sebagian ruas jalan, baik selama masa pembangunan yang berlangsung 1–2 tahun maupun periode persiapan event sekitar satu bulan. Beberapa jalur utama seperti Kamphaeng Phet, Phahonyothin, dan Thoet Damri akan terdampak. Meski begitu, antusiasme publik terhadap debut F1 di Thailand tampaknya jauh lebih kencang dari potensi kemacetan yang mengintai. Tentu ini sebuah kompromi kecil untuk menghadirkan sejarah baru di jantung kota Bangkok. POPULARKetika Andalusia Mekar dalam Seni Batik77Jakarta kembali menjadi panggung pertemuan budaya. Kali ini, warna-warni batik Indonesia berpadu dengan jejak sejarah Islam di Spanyol dalam sebuah…Menelusuri Jejak Al-Andalus di Andalusia77Ramadan selalu menghadirkan jeda. Di antara ritme hidup yang serba cepat, bulan suci ini memberi ruang untuk menoleh ke dalam,…MICHELIN Guide Mulai Jajaki Kuliner Berkelas di Selandia Baru76Selandia Baru kini resmi masuk dalam daftar destinasi kuliner paling bergengsi di dunia, berkat kedatangan MICHELIN Guide untuk pertama kalinya… Share This Articles Share this article
5 Pantai Anti-Mainstream di Australia Barat yang Jarang Masuk Itinerary by Yudasmoro Minasiani 17, April, 2026
Underrated! Ini 5 Wisata di South West Australia yang Bikin Lupa Bali by Febriyanti Salim 17, April, 2026
Gen Z Indonesia Pilih Liburan Singkat tapi Sering, Data Terbaru Ungkap Faktanya by Febriyanti Salim 16, April, 2026
Langkah Berani Scoot: Terbang ke Belitung dan Pontianak Langsung dari Singapura by Yudasmoro Minasiani 14, April, 2026
Bintang Baru di Asia: Bhutan, Destinasi Slow Travel Terbaik untuk Healing by Yudasmoro Minasiani 13, April, 2026
Panduan Pilih Kapal Pesiar dari Singapura: 3 Opsi Terbaik Berdasarkan Gaya Liburan Keluarga by Febriyanti Salim 2, April, 2026
Desain Sustainable Sebagai Masa Depan Pariwisata Global by Yudasmoro Minasiani 5, March, 2022 Dunia pariwisata memasuki babak baru dimana dampak bagi lingkungan kini menjadi pertimbangan dalam...
Shelter Pererenan: Pengalaman Dining Paling Stylish di Canggu yang Wajib Dicoba by Febriyanti Salim 19, May, 2026 Di Pererenan, ada banyak restoran yang mencoba tampil “Bali banget” dengan desain tropis...
50 Hotel Wellness Terbaik Dunia Resmi Dirilis, Bali Masuk Dalam Daftar Bergengsi Ini by Febriyanti Salim 18, May, 2026 Di era ketika dunia terasa semakin bising dan serba cepat, kemewahan kini hadir...
Rahasia Scoot Tetap Ekspansif Saat Banyak Maskapai Mulai Terjebak Krisis by Yudasmoro Minasiani 18, May, 2026 Saat industri penerbangan global berkali-kali diguncang krisis, mulai dari pandemi, lonjakan harga bahan...