Lebih dari Motor, Harley-Davidson Seri 2026 Mendefinisikan Ulang Pengalaman Touring 15 January 2026 0
Di lantai 25 Multivision Tower, Jakarta Selatan, sebuah bar baru hadir tanpa niat berisik. Namanya Vagabond; sebuah cocktail bar dengan karakter kuat yang tidak sibuk mengejar tren, tapi lebih pada menikmati momen. Foto: Dok. Vagabond Vagabond bukan sekadar tempat untuk menikmati minuman. Ia adalah ruang dengan transisi rasa dan energi. Awal malam terasa elegan dan tenang, mengajak tamu menikmati craft cocktail dalam atmosfer yang dirancang cermat; dari pencahayaan, musik, hingga gestur pelayanan yang terasa personal. Seiring waktu, ritme berubah. Musik menguat, percakapan melebur, dan ruang terasa hidup. Foto: Dok. Vagabond Filosofinya sederhana namun dalam: Not one place, but many moments. Di balik konsep ini, berdiri nama Michael Callahan, bartender dan figur global di dunia mixology modern. Pengalamannya melintasi berbagai belahan dunia, dari kota-kota urban hingga pulau eksotis, membentuk pendekatan yang matang dan berlapis. Bersama Payman Bahmani-Bailey, General Manager Vagabond Jakarta, keduanya meramu sebuah bar yang terasa global namun sangat kontekstual. Foto: Dok. Vagabond Vagabond tidak datang membawa template, tapi membaca Jakarta, lalu meresponsnya dengan rasa, ritme, dan sikap. Jantung Vagabond terletak pada program cocktail-nya. Menu berisi 12 signature cocktail yang ekspresif, dilengkapi pilihan klasik dan modern yang terus berganti, termasuk kolaborasi lintas negara serta punch bowl komunal yang menghidupkan kembali tradisi minum bersama. Setiap gelas punya cerita. Untitled (2025) menghadirkan lapisan rum yang terinspirasi dari semangat Basquiat yang raw namun refined. The Whizzer (Foto: Dok. Vagabond) The Beagle, freezer martini yang berevolusi seiring mencairnya es asin, bermain dengan gagasan transformasi. Sementara The Whizzer tampil berani: gin, garam masala, dan kaldu ayam dalam format clarified dan berkarbonasi. Lebih dari bar, Vagabond juga menjadi panggung ekspresi. DJ set terkurasi, perjalanan musik, hingga ritual-ritual kecil yang muncul di tengah malam menjaga energi ruang tetap dinamis. Sebagian momen dirancang, sebagian lahir spontan dan semuanya terasa organik. POPULARSaat Rempah Nusantara Jadi Pertunjukan Rasa di The Spice Odyssey94 Ada momen ketika sebuah jamuan makan bukan sekadar duduk di meja dan menikmati hidangan. Di Restoran IWA, Hotel Tugu…Kisah di Balik Pintu Rahasia 71st Omakase94Di sudut tenang Jakarta Selatan, tersembunyi sebuah ruang yang seolah memisahkan diri dari hiruk-pikuk kota. Namanya 71st Omakase; sebuah tempat…Pantja, Sebuah Energi Baru di Panggung Kuliner Jakarta93Jakarta Selatan kian semarak dengan hadirnya Pantja Hospitality Group, kolektif restoran dan bar yang sedang menjadi bahan pembicaraan para pecinta… TAGS :foodie Share This Articles Share this article
Ketika Lobster Premium London Menemukan Ritmenya di Jantung Jakarta by Yudasmoro Minasiani 30, January, 2026
Bersembunyi di Libros, Ruang Intim untuk Menikmati Koktail Tanpa Tergesa by Yudasmoro Minasiani 27, January, 2026
Debut MASONRY. di Niseko, Populerkan Wood-Fired Cooking Bergaya Mediterania by Febriyanti Salim 10, December, 2025
CasaLena Masuki Babak Baru dengan Menu Latin yang Lebih Personal by Febriyanti Salim 2, December, 2025
Desain Sustainable Sebagai Masa Depan Pariwisata Global by Yudasmoro Minasiani 5, March, 2022 Dunia pariwisata memasuki babak baru dimana dampak bagi lingkungan kini menjadi pertimbangan dalam...
Ketika Dunia Kehilangan Garis Horizon di Salar de Uyuni by Febriyanti Salim 5, February, 2026 Sebagai hamparan putih yang seolah tak berujung, Salar de Uyuni di Bolivia adalah...
CasaLena Hadirkan Iftar Berjiwa Komunal by Yudasmoro Minasiani 4, February, 2026 Ramadan selalu menemukan caranya sendiri untuk terasa hangat dan di CasaLena, kehangatan itu...
Belajar Arti Sunyi dan Ketundukan pada Alam di Tibet by Febriyanti Salim 4, February, 2026 Tibet selalu terasa seperti perjalanan menuju dimensi lain, sebuah dataran tinggi yang berdiri...