Now Reading:

Evolusi Kuliner Carlton Hotel Singapore di Awal Tahun


Di kota yang bergerak secepat Singapura, pengalaman bersantap tak lagi sekadar soal rasa. Ia menjadi jeda, penanda waktu, sekaligus ruang personal di tengah agenda yang padat. Memasuki awal 2026, Carlton Hotel Singapore membaca kebutuhan itu dengan jeli dengan menghadirkan rangkaian pengalaman kuliner yang tidak berisik, namun tepat sasaran.

Di Café Mosaic, makan siang hari kerja kini berbicara dengan bahasa yang lebih akrab. Hong Kong Kitchen Lunch Buffet bukan sekadar parade hidangan, tapi potret dapur Hong Kong yang membumi dan penuh memori. Seafood on ice tersaji tanpa pretensi, dim sum hadir sebagai comfort food yang tak perlu dijelaskan ulang, sementara live station Hong Kong French Toast dan Roasted Pork Belly mengikat perhatian dengan aroma dan proses. Muah Chee DIY Station menambahkan elemen personal, yaitu sebuah pengingat bahwa kesenangan sering kali lahir dari hal-hal sederhana. Dengan skema harga yang rasional dan diskon korporat yang relevan, buffet ini memposisikan diri sebagai solusi makan siang yang efisien tanpa kehilangan kenikmatan.

Foto: Doc. Carlton Hotel Singapore

Menikmati Pastry

Narasi berbeda muncul di Tuxedo Café & Pâtisserie. Di sini, kecepatan tidak mengorbankan kualitas. Brew & Bake menjadi ritual pagi yang ringkas namun terkurasi: kopi yang diseduh tepat, pastry klasik yang konsisten. Sementara Go-Getter Combo menjawab kebutuhan jeda di tengah hari, panini hangat, kopi atau teh, dan durasi singkat yang tetap memuaskan. Tidak berlebihan, tidak pula asal cepat. Semuanya terasa fungsional, dengan rasa yang tetap diperhitungkan.

Foto: Dok. Carlton Hotel Singapore

Ketika Minggu datang, Carlton memilih untuk menurunkan tempo. Bubbly Sundays di TUX Bar & Lounge dirancang sebagai ruang bernapas. Dua jam free-flow Pol Rémy Sparkling Wine bukan tentang kuantitas, tapi suasana, seperti obrolan yang mengalir, cahaya siang yang lembut, dan atmosfer lounge yang membiarkan waktu berjalan pelan. Opsi by the glass memberi kebebasan, tanpa memaksa tamu mengikuti satu pola bersenang-senang.

Sementara itu, di tepi kolam, Equator menghadirkan sisi paling kasual dari keseluruhan pengalaman. Beers & Bites adalah pernyataan sederhana: liburan tidak harus rumit. Tiger Beer yang disajikan dingin, camilan klasik yang familiar, dan suasana poolside yang santai menciptakan momen tanpa agenda, persis seperti yang dibutuhkan tamu saat jeda berenang atau sore yang panjang.

Lewat rangkaian ini, Carlton Hotel Singapore menegaskan posisinya bukan sebagai pencipta tren yang lantang, melainkan kurator pengalaman yang paham konteks. 

 

POPULAR

Share This Articles
Klook.com