Now Reading:

Gen Z Ubah Tren Menginap, IHG Perkuat Hotel Berkonsep Lifestyle di Indonesia


Generasi Z mulai memainkan peran penting dalam membentuk arah industri pariwisata, termasuk dalam menentukan seperti apa pengalaman menginap yang mereka inginkan. Bagi generasi yang akrab dengan tren baru dan pengalaman autentik ini, hotel bukan lagi sekadar tempat untuk beristirahat selama perjalanan. Mereka juga mencari ruang untuk mengeksplorasi gaya hidup, mengenal budaya lokal, hingga mendapatkan pengalaman baru yang dapat memperkaya perjalanan. Perubahan preferensi tersebut menjadi salah satu pertimbangan IHG Hotels & Resorts (IHG) dalam mengembangkan portofolio hotelnya di Indonesia.

Kecenderungan tersebut tercermin dari strategi pengembangan IHG. Dari 13 hotel dengan total 2.494 kamar yang saat ini berada dalam pipeline pengembangan di Indonesia, sekitar 70 persen berada di segmen luxury dan lifestyle. Pilihan ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan pengamatan dan umpan balik tamu, hotel dengan konsep lifestyle semakin mampu menghadirkan pengalaman yang diminati wisatawan muda, termasuk Gen Z. IHG melihat bahwa generasi ini tidak hanya tertarik pada fasilitas hotel, tetapi juga konsep, desain, suasana, serta keterkaitan pengalaman menginap dengan karakter destinasi yang dikunjungi.

voco Bandung Setiabudi (Foto: Supplied)

Salah satu contoh pendekatan tersebut terlihat melalui Hotel Indigo, brand IHG yang mengusung konsep neighbourhood storytelling. Setiap properti mengambil inspirasi dari lingkungan lokal, mulai dari budaya, sejarah, hingga kehidupan komunitas di sekitarnya. Dengan demikian, tamu tidak hanya mendapatkan akomodasi, tetapi juga kesempatan untuk mengenal lebih dekat destinasi yang mereka kunjungi. Di Indonesia, Hotel Indigo telah hadir di Bandung, Bintan, dan Bali, dengan enam hotel tambahan dalam pipeline pengembangan, termasuk di Yogyakarta dan Ubud. Brand ini juga tercatat sebagai salah satu yang menunjukkan pertumbuhan paling pesat dalam portofolio IHG di Indonesia.

Holiday Inn Express Bandung Braga (Foto: Supplied)

Perubahan selera Gen Z ternyata tidak hanya mendorong perkembangan hotel mewah dan lifestyle. Vivek Bhalla, Managing Director Southeast Asia & Korea IHG, menjelaskan bahwa konsep Holiday Inn Express Gen-5 juga mengalami transformasi dari hotel yang semula lebih mengutamakan fungsi menjadi akomodasi dengan desain lebih kontemporer dan ruang komunal yang mendukung interaksi antartamu. Pendekatan tersebut mencerminkan kebutuhan wisatawan muda yang semakin menghargai desain, suasana, dan pengalaman sosial selama menginap. Sementara itu, melalui brand seperti Six Senses, Regent, InterContinental, Kimpton, dan Vignette Collection, IHG juga memperluas pilihan pengalaman premium bagi wisatawan dengan preferensi berbeda.

Vivek Bhalla, Managing Director, Southeast Asia & Korea (Foto: Supplied)

Dengan hampir 50 hotel yang telah beroperasi maupun berada dalam pipeline pengembangan di Indonesia, IHG melihat perubahan perilaku wisatawan sebagai peluang untuk menentukan arah pertumbuhan berikutnya. Terlebih, pasar domestik yang besar dan semakin beragamnya destinasi wisata Indonesia membuka ruang bagi pengalaman menginap yang lebih personal dan berkarakter.

Bagi Gen Z, perjalanan bukan hanya tentang mengunjungi tempat baru, melainkan juga tentang menemukan pengalaman, mempelajari sesuatu, dan menjadi bagian dari kehidupan lokal. Kebutuhan inilah yang semakin mendorong industri perhotelan untuk menawarkan sesuatu yang lebih dari sekadar kamar dan fasilitas.

POPULAR

Share This Articles
Klook.com