Now Reading:

Manami Resort Buktikan Kemewahan Bisa Tumbuh Tanpa Merusak Alam Filipina


Membangun resor mewah di Filipina sering kali identik dengan skala besar, okupansi tinggi, dan eksploitasi lanskap tropis sebagai daya tarik utama. Namun pengalaman melihat dari dekat bagaimana Manami Resort dikembangkan justru menghadirkan pendekatan yang berbeda, sebuah model conservation-first luxury yang sejak awal menempatkan pelestarian sebagai fondasi bisnis, bukan sekadar pelengkap narasi.

Manami tidak lahir dari ambisi menjadi resor terbesar atau tersibuk.

Sejak tahap perencanaan, proyek ini dirancang sebagai investasi jangka panjang untuk melindungi daratan dan laut Sipalay. Di sini, kemewahan bukan soal jumlah vila atau fasilitas megah, tapi tentang bagaimana sebuah properti bisa hadir tanpa menggerus ekosistem yang sudah ada lebih dulu. Pendekatan ini terasa relevan di konteks Filipina, negara kepulauan dengan kekayaan alam luar biasa sekaligus rentan terhadap tekanan pariwisata massal.

resor mewah berkelanjutan di Filipina

Manami_Deluxe Villa

Model konservasi Manami tercermin jelas dari cara resor ini beroperasi. Rantai pasoknya sengaja dipersingkat dengan mengandalkan petani dan nelayan lokal. Praktik farm- and sea-to-table bukan hanya mendukung ekonomi setempat, tetapi juga mengurangi jejak karbon dan menjaga keterhubungan antara resor dan komunitas sekitar.

Dari sisi pembangunan fisik, Manami memilih untuk tidak “menguasai” lanskap. Material lokal seperti kayu Gmelina digunakan secara luas, sementara desain arsitektural mengikuti kontur alam. Pendekatan ini menegaskan bahwa membangun resor di Filipina tidak harus berarti mengubah wajah alamnya. Justru sebaliknya, alam dijadikan penentu utama arah desain dan skala bangunan.

Fasad Manami Resort – Aerial View

Aspek laut menjadi pilar penting dalam model konservasi ini. Manami secara aktif merawat terumbu karang di perairan sekitarnya dengan melibatkan ahli biologi kelautan internal. Ini bukan sekadar program CSR, tapi bagian inti dari operasional. Dengan menjaga ekosistem laut, resor memastikan bahwa daya tarik utama kawasan pesisir tetap lestari, bukan hanya untuk tamu hari ini, tetapi juga untuk generasi berikutnya.

Manami Lingaw Resutaurant

Yang menarik, seluruh pendekatan ini membentuk definisi baru tentang kemewahan. Vila yang luas dan privat, layanan yang personal, serta suasana yang tenang hadir bukan karena berlebihan, tetapi karena keterbatasan yang disengaja. Skala kecil memungkinkan kontrol yang lebih baik terhadap dampak lingkungan, sekaligus menciptakan pengalaman yang terasa eksklusif secara alami.

Dalam lanskap pariwisata Filipina yang terus berkembang, Manami menawarkan studi kasus penting: bahwa resor mewah dapat dibangun dengan filosofi konservasi sebagai inti strategi. Bukan sebagai kompromi bisnis, tapi sebagai keunggulan. Model ini menunjukkan bahwa masa depan hospitality di Filipina bisa bergerak ke arah yang lebih bertanggung jawab di mana kemewahan tidak lagi diukur dari seberapa megah atau instagrammable kita membangun, tapi seberapa baik kita menjaga.

POPULAR

Share This Articles
Klook.com