Fairmont Awali Debutnya di Bangkok, Desainnya Terinspirasi Kekayaan Botani Thailand 8 September 2026 0
Max Mara adalah salah satu rumah mode ternama asal Italia yang dikenal dengan desainnya yang elegan, klasik, dan berkualitas tinggi. Didirikan pada tahun 1951, brand ini menjadi simbol kemewahan yang tetap relevan hingga kini. Koleksi Max Mara sering kali menampilkan potongan yang tegas, bahan premium, serta warna-warna netral yang mencerminkan kesan sophisticated dan timeless. Sosok Brontë Dalam koleksi terbarunya, Max Mara menghadirkan kisah seorang wanita yang tegas, percaya diri, dan elegan. Ia adalah sosok yang menghadapi setiap situasi dengan karisma yang tak tergoyahkan. Kendali diri yang kuat telah membawanya menuju kesuksesan, tetapi gejolak batinnya tak selamanya bisa ditekan. Di balik ketenangan dan kekuasaan yang ia genggam, ada keinginan mendalam akan romansa yang penuh gairah. Foto: Dok. Max Mara Inspirasi datang dari dunia penulis asal Inggris Brontë, dari kisah tentang seorang wanita yang lebih memilih tidur di padang liar Yorkshire yang suram ketimbang menyerah pada prinsip moral yang tak sejalan. Ia memahami cinta yang penuh badai, sekuat angin yang menerpa lanskap berbukit. Max Mara menangkap esensi ini dengan menghadirkan koleksi yang menyatukan klasik dengan sentuhan neo-gothic chic dan rusticitas urban. Keteguhan Miss Eyre bertemu dengan gairah Miss Catherine (karya-karya Brontë) dalam siluet yang tegas namun tetap berjiwa bebas. Redingote dengan potongan pas tubuh dan detail quilted yang bisa dilepas menghadirkan fleksibilitas tanpa kehilangan karakter. Saat dipotong di pinggang, ia bertransformasi menjadi rok yang terbuka di bagian depan, mengekspos rib-knit stockings dan kulot berstruktur. Celana dengan lipatan lembut di lutut serta pinggang lebar mengingatkan pada britches kuno, sementara jaket pendek yang fit di badan memperpanjang proporsi tubuh. Rompi hadir dalam versi lebih ringkas, siap dipadukan dengan jaket atau sebagai gilet berpotongan pedesaan di atas mantel tajam. Foto: Dok. Max Nara Mantel tetap menjadi sorotan utama. Dari greatcoat bernuansa militer hingga frock coat ala squire yang aristokrat, setiap potongan memancarkan kekuatan dan keanggunan. Parka-de-luxe dengan kantong utilitarian, cape yang dramatis, clutch coat yang nyaman, hingga robe-de-chambre dalam interpretasi modern Max Mara, semua diciptakan untuk wanita yang tahu bagaimana memadukan kepraktisan dengan kemewahan. Palet warna Cascia, eksklusif untuk Max Mara, menggambarkan lanskap Yorkshire dalam gradasi batu dan langit yang berubah-ubah. Kain double-face yang padat, wool worsted ringan yang jatuh sempurna, serta sentuhan kasmir murni memberikan kehangatan dalam setiap langkah. Keindahan tekstur tweed dalam nuansa merah beri, hijau lumut, dan cokelat musim gugur menambah dimensi rustic yang tetap terasa mewah. Benang mouliné dirajut menjadi sweater berstruktur dengan siluet yang mengingatkan pada korset era Victoria, memberikan sentuhan feminin yang modern. Dan ketika malam tiba? Pilihan jatuh pada beludru hitam yang pekat dalam gaun dramatis, atau korset berstruktur yang begitu menggoda. Brontë tak pernah kehilangan pesonanya. Kisah-kisahnya terus hidup dalam berbagai adaptasi, termasuk Wuthering Heights yang akan disutradarai Emerald Fennell tahun depan. Seperti para saudari Brontë yang mengerti kompleksitas psikologi manusia, sang pahlawan Max Mara pun begitu lama membangun kekuatan melalui logika dan strategi. Namun pada akhirnya, ia pun tak bisa menolak panggilan hatinya. POPULARA Levi’s Summer: Koleksi Celana Pendek Denim Levi’s yang Siap Temani Liburan Musim Panas91Saat matahari bersinar lebih terik dan agenda liburan mulai memenuhi kalender, satu hal yang tak pernah absen dari gaya musim…Allbirds Awali Debutnya di Pondok Indah Mall, Tandai Babak Baru Green Lifestyle di Jakarta90Hiruk-pikuk lantai tiga Pondok Indah Mall 2 menjadi sedikit lebih hijau minggu ini. Allbirds, label footwear dan apparel global yang…Kolaborasi adidas dan Saudia: Siap Jadi Outfit Traveller Modern90Di era ketika perjalanan bukan lagi sekadar berpindah dari satu kota ke kota lain, tapi bagian dari gaya hidup dan… Share This Articles Share this article
Mengapa Batik Asli Wajib Dijunjung? Jawabannya Ada di Puspa Nuswantara 2026 by Yudasmoro Minasiani 9, July, 2026
A Levi’s Summer: Koleksi Celana Pendek Denim Levi’s yang Siap Temani Liburan Musim Panas by Febriyanti Salim 24, June, 2026
Kolaborasi Terbaru Dickies x Harley-Davidson: Rebel Wajib Punya! by Yudasmoro Minasiani 24, April, 2026
Allbirds Awali Debutnya di Pondok Indah Mall, Tandai Babak Baru Green Lifestyle di Jakarta by Yudasmoro Minasiani 12, December, 2025
Desain Sustainable Sebagai Masa Depan Pariwisata Global by Yudasmoro Minasiani 5, March, 2022 Dunia pariwisata memasuki babak baru dimana dampak bagi lingkungan kini menjadi pertimbangan dalam...
Pesona Arsitektur Maroko, dari Gang Medina hingga Kemewahan Riad by Febriyanti Salim 14, September, 2026 Maroko adalah tempat di mana arsitektur terasa seperti bagian dari sebuah cerita. Di...
Warisan Kuliner Bumi Priangan Masuki Babak Baru di Pondok Indah Mall by Yudasmoro Minasiani 12, September, 2026 Ada sesuatu yang menarik dari kuliner tradisional: ia tidak pernah benar-benar tinggal di...
Saatnya Menemukan Sisi Unik Negeri Ginseng di Korea Travel Fair 2026 by Yudasmoro Minasiani 11, September, 2026 Korea Selatan telah lama menjadi destinasi yang sulit dilepaskan dari imajinasi wisatawan Indonesia....