Ada aroma khas yang langsung menyapa begitu melangkah ke dalam Wild Habit Pizza. Harum kayu bakar bercampur adonan yang mengembang sempurna, berpadu dengan suara riuh rendah obrolan dan dentingan gelas. Restoran ini punya daya tarik yang sulit diabaikan, sebuah tempat di mana pizza dan pasta dibuat tanpa kompromi, sepenuh hati, dan tentu saja, dengan cara Neapolitan yang otentik. Terletak di tengah Seminyak yang selalu hidup, Wild Habit adalah saudara dari Bo & Bun serta District 1. Sejak 2019, tempat ini menyajikan pizza dengan metode tradisional, menggunakan oven kayu bakar yang langsung diimpor dari Italia. Adonannya difermentasi selama tiga hari untuk menghasilkan tekstur yang ringan, renyah di luar, namun tetap lembut di dalam. Filosofinya sederhana: bahan berkualitas, teknik klasik, dan atmosfer yang mengundang siapa saja untuk merasa seperti di rumah sendiri. Foto: Dok. Wild Habit Pizza Menu di sini berbicara banyak tentang kecintaan pada kuliner Italia. Pizza khas Wild Habit datang dengan kombinasi prosciutto, parmesan, rucola, dan burrata yang diiris langsung di meja, sebuah pertunjukan kecil sebelum gigitan pertama yang tak terlupakan. Lalu ada Slow Roast Lamb Pizza, di mana daging domba yang dipanggang perlahan bertemu dengan saus tomat, yogurt bawang putih, bawang merah acar, tomat segar, peterseli, bawang bombay, sumac, dan mint. Setiap potongnya menghadirkan lapisan rasa yang kaya, smoky, dan segar sekaligus. Bukan hanya pizza, pasta buatan rumah juga jadi primadona. Wagyu Beef Rigatoni hadir dengan saus creamy yang pekat, hasil dari proses slow-cooking yang membiarkan semua rasa menyatu sempurna. Sementara itu, Truffle Pappardelle menyajikan pita pasta hijau yang diinfus bayam, diselimuti saus jamur yang lembut, minyak truffle, dan taburan parmesan. Untuk yang ingin sesuatu yang lebih rustic, deretan hidangan panggang kayu tak boleh dilewatkan, mulai dari kubis panggang yang smoky dan lembut, sate gurita dengan yogurt bawang putih asap, hingga Black Angus rib eye yang dipanggang bara demi mengunci semua kelezatan alaminya. Foto: Dok. Wild Habit Pizza Tak ada hidangan pembuka yang lebih sempurna selain Truffle & Brie Croquette. Renyah di luar, lumer di dalam, dengan aroma truffle yang langsung menggoda selera. Untuk penutup, Classic Tiramisu hadir dengan semua elemen yang diharapkan dari pencuci mulut Italia klasik—lembut, creamy, dan pas dalam takaran rasa manisnya. Tapi jika ingin sesuatu yang lebih segar, Limoncello Cake dengan mascarpone kocok dan taburan pistachio adalah pilihan yang sulit ditolak. Bar di Wild Habit juga pantas mendapat perhatian. Koktail diracik dengan sentuhan Italia, menyempurnakan pengalaman bersantap dengan cara yang santai dan stylish. Segelas Negroni yang seimbang antara pahit dan manis menjadi pasangan ideal untuk pizza yang masih mengepul di atas meja. Disambut Keakraban Suasana di Wild Habit semakin memperkuat daya tariknya. Interior didominasi kayu bertekstur dengan palet warna hangat, sementara tanaman hijau memberi sentuhan segar. Musik yang mengalun lembut, pencahayaan yang pas, dan staf yang selalu menyambut dengan senyum membuat tempat ini terasa begitu akrab, seperti tempat yang ingin dikunjungi berulang kali. Datang sendiri atau bersama teman, Wild Habit selalu punya ruang di mejanya. Sebuah tempat di mana makanan dibuat dengan passion, minuman disajikan dengan presisi, dan setiap kunjungan meninggalkan kesan yang sulit dilupakan. Seperti kata pepatah dari Napoli, ‘Chi magna bene, campa cent’anni’, makanlah dengan baik, dan kamu akan hidup seratus tahun. Juri MasterChef Singapura Kenalkan Babaghanoush, Restoran Timur Tengah di Bali POPULARBersama Chef Blake Thornley, Mozaic Kini Menyala Lagi!94Mozaic - Dua tahun setelah kembali menyambut tamu, Mozaic semakin bersinar di bawah kepemimpinan Chef Blake Thornley. Dengan visi tajam…MARKETTE Kenalkan Gerai Keduanya di Grand Indonesia, ini Menu Favorit Kami83Setelah debut suksesnya di Mall Kota Kasablanka awal tahun ini, MARKETTE, bagian dari ISMAYA Group, kembali mencuri perhatian dengan membuka…Saatnya Bangun Siang dan Menikmati Sunday Brunch di Lulu Bistrot82Hari Minggu, saatnya menikmati kebebasan tanpa alarm pagi dan membiarkan sinar matahari Bali yang hangat menyapa perlahan. Setelah seminggu penuh… Share This Articles Share this article
Sunday at Oliverra: Merayakan Brunch Mediterania dengan Kreasi Koktail by Febriyanti Salim 13, October, 2026
Menemukan Sisi Tenang Canggu di Seahaven Villas by Kamuela by Yudasmoro Minasiani 24, September, 2026
Bali yang Tak Ada di Brosur Wisata: Menemukan Pulau Dewata Lewat Orang-Orang yang Menjaganya by Febriyanti Salim 21, September, 2026
Kisah Cinta Rahasia di Balik La Réserve 1785, Hotel Eksklusif di Pererenan Bali by Yudasmoro Minasiani 18, September, 2026
7 Cara Menikmati Wellness Escape di Grand Hyatt Bali, dari Tennis hingga Ritual Melukat by Yudasmoro Minasiani 15, September, 2026
Alunê di W Bali – Seminyak: Ketika Luxury Travel Tak Lagi Soal Kemewahan, tapi Cara Menikmati Waktu by Novani Nugrahani 14, September, 2026
Tradisi Bali Bertemu Kreativitas Modern di Powerful Indonesia Festival 2026 by Febriyanti Salim 20, August, 2026
Bukan Sekadar Steakhouse, RISERVA Membawa Ritual Bali ke Meja Fine Dining by Yudasmoro Minasiani 18, August, 2026
Shelter Sessions Vol. 12 Bawa Gastronomi Berbasis Api ke Pererenan by Febriyanti Salim 18, August, 2026
Desain Sustainable Sebagai Masa Depan Pariwisata Global by Yudasmoro Minasiani 5, March, 2022 Dunia pariwisata memasuki babak baru dimana dampak bagi lingkungan kini menjadi pertimbangan dalam...
Saatnya Menikmati Wisata Golf di Indonesia Golf Festival 2026 by Yudasmoro Minasiani 23, October, 2026 Golf tak lagi harus identik dengan lapangan eksklusif dan permainan yang hanya dikenal...
Liburan Bukan Cuma Soal Tiket Murah, Ini yang Perlu Dipertimbangkan Saat Booking by Febriyanti Salim 22, October, 2026 Menemukan tiket pesawat murah memang bisa menjadi awal yang menyenangkan saat merencanakan liburan....
Sebuah Jeda di Wonosobo: Menikmati Udara Pegunungan, Seni, dan Momen Bersantai by Febriyanti Salim 19, October, 2026 Udara sejuk Wonosobo, panorama pegunungan, dan waktu untuk memperlambat ritme perjalanan menjadi bagian...