Yogyakarta dan Singapura Jadi Destinasi Favorit Keluarga Indonesia, Shanghai Catat… 17 December 2025 0
Lebih dari Motor, Harley-Davidson Seri 2026 Mendefinisikan Ulang Pengalaman Touring 15 January 2026 0
Pagi itu, suhu di kawasan Margaret River, Australia Barat, masih menggigit meski matahari musim dingin bersinar malu-malu di balik pepohonan. Udara bersih menyapa paru-paru dengan kesegaran yang nyaris jarang ditemui di kota besar. Di sinilah, di sebuah tempat bernama Jesters Flat, sebuah pengalaman berkuda bak petualang dimulai. Tak hanya menawarkan lanskap yang menawan, tapi juga koneksi hangat antara manusia dan hewan. Sebelum kami memulai perjalanan berkuda menyusuri hutan dan padang rumput, para peserta diajak untuk mengikuti safety briefing singkat namun penting. Seorang instruktur wanita bernama Linda, berwajah ramah dengan outfit layaknya koboy memandu sesi tersebut dengan percaya diri. “Semua kuda di sini sudah terlatih untuk ditunggangi pemula, jadi jangan khawatir,” terangnya. Kami diminta mengenakan sepatu boot khusus dan topi pengaman, perlengkapan standar yang wajib digunakan untuk menjaga keselamatan. Setelah itu, satu per satu peserta diperkenalkan dengan kuda tunggangan masing-masing. Saya kebagian seekor kuda betina bernama Emily. Memilih sepatu boot untuk menunggang kuda (Foto: Yudasmoro) Kuda-kuda di Jesters Flat tampak gagah dan tenang, mencerminkan betapa profesionalnya penanganan dan perawatan di tempat ini. Sebelum benar-benar menunggang, kami diajari dasar-dasar kendali: tarik tali kekang ke belakang untuk berhenti, lebarkan ke samping untuk belok, dan beri sentuhan lembut di sisi perut kuda dengan tumit untuk bergerak maju. Instruksi sederhana namun sangat membantu untuk membangun kepercayaan diri, apalagi bagi pemula. Dipandu oleh guide untuk menaiki kuda (Foto: Tourism Western Australia) Menyusuri Hutan Saat perjalanan dimulai, suara langkah kuda berpadu dengan desir angin yang membelai dedaunan, menciptakan harmoni alami yang mendamaikan. Jalur yang kami lalui cukup beragam, melewati padang rumput terbuka, jalan berlumpur, hingga celah-celah pepohonan rendah yang membentuk lorong alami yang kadang diselingi ray of light yang dramatis, menciptakan efek dramatis layaknya lukisan hidup. Para pemandu yang semuanya perempuan terus memberikan arahan ringan sepanjang perjalanan. Mereka tidak hanya memastikan keselamatan peserta, tetapi juga menyelipkan kisah-kisah lokal dan pengetahuan tentang flora dan fauna setempat. Kami beruntung! Pagi itu saat menyusuri tepian padang rumput, kami berjumpa dengan kawanan kanguru yang sedang asyik berjemur. Linda mengajak kami untuk sedikit masuk ke padang rumput, tanpa mengganggu kanguru yang sedang berlompatan di bawah terik matahari pagi. Meski udara terasa dingin, perjalanan berkuda ini membuat tubuh tetap hangat. Mungkin karena adrenalin, atau mungkin karena rasa syukur, bisa berada begitu dekat dengan alam, dengan ritme yang perlahan namun bermakna. Seskali, Linda mengajak kami berfoto di atas kuda atau sekadar menyuruh timnya untuk mengambil video saat kami sedang menunggang kuda. Jesters Flat bukan sekadar tempat berkuda, tapi ruang kontemplatif di mana keheningan berbicara dan koneksi dengan alam menjadi nyata. Dan ketika akhirnya kami kembali ke titik awal, senyum tak berhenti terlukis di wajah semua peserta. Ada rasa puas, bangga, dan sedikit enggan untuk kembali ke dunia yang serba cepat. Bagi siapa pun yang tengah merencanakan perjalanan ke Australia Barat, pengalaman berkuda di Jesters Flat jelas pantas masuk dalam daftar. Karena di sana, setiap langkah kuda adalah bagian dari cerita, dan setiap tarikan nafas adalah bagian dari keajaiban pagi musim dingin yang tak terlupakan. Wajib Coba: Naik Becak Keliling Perth! POPULARCek di Sini! Destinasi Ramah Muslim Buat Liburan di Australia Barat93Ada sesuatu yang menenangkan di udara Australia Barat, perpaduan antara angin laut yang lembut, langit biru yang luas, dan keramahan…Wisata Keluarga di Australia Barat, dari Swan Valley ke Rottnest Island92Saat pesawat mendarat di Perth, matahari sore menyinari kota dengan kehangatan khas Australia Barat. Kami memulai perjalanan ini dengan penuh…5 Alasan Liburan di Australia Barat, dari Healing Sampai Adventure Semua Ada!92Pernahkah membayangkan sebuah tempat yang bisa menghadirkan ketenangan sekaligus petualangan dalam satu waktu? Tempat di mana warna langit bercampur serasi… TAGS :australia destinasi Share This Articles Share this article
Saatnya Eksplor Afrika! Ethiopian Airlines Diskon Tiket hingga 80 Persen by Yudasmoro Minasiani 20, January, 2026
Yogyakarta dan Singapura Jadi Destinasi Favorit Keluarga Indonesia, Shanghai Catat Lonjakan Traveller by Febriyanti Salim 17, December, 2025
Liburan Singkat ke Singapura, Kini Lebih Mudah dengan Traveloka by Febriyanti Salim 10, December, 2025
Mulai 2028, Kita Bisa Nonton Formula One di Jalanan Kota Bangkok! by Yudasmoro Minasiani 8, December, 2025
Tak Sekadar Wisata Religi, ini Inspirasi Liburan Wellness di Saudi by Febriyanti Salim 5, December, 2025
Banyak yang Belum Tahu: Australia Barat itu Rumahnya Destinasi Romantis! by Yudasmoro Minasiani 3, December, 2025
Desain Sustainable Sebagai Masa Depan Pariwisata Global by Yudasmoro Minasiani 5, March, 2022 Dunia pariwisata memasuki babak baru dimana dampak bagi lingkungan kini menjadi pertimbangan dalam...
Arnaud Donckele, Sang Alkemis Rasa dari Prancis by Yudasmoro Minasiani 23, January, 2026 Di dunia kuliner haute gastronomy, nama Arnaud Donckele berdiri sebagai simbol kepekaan rasa,...
Amangati Resmi Berlayar! Superyacht Privat dengan Rasa Resort Bintang Lima by Yudasmoro Minasiani 22, January, 2026 Aman membuka babak baru dalam dunia pelayaran ultra-mewah melalui Amangati, superyacht pertama Aman...
Bukan Sekadar Menginap, Sanggraloka Ubud Menawarkan Perjalanan Penyembuhan by Febriyanti Salim 21, January, 2026 Di tengah hutan Ubud yang hijau dan aliran sungai yang tenang, sebuah pola...