Di atas tebing-tebing putih Ungasan, tempat laut dan langit menyatu tanpa batas, Oliverra di Umana Bali membuka babak baru dalam seni bersantap. Restoran besutan LXR Hotels & Resorts ini menawarkan pengalaman kuliner yang menghidupkan kembali semangat Mediterania dalam balutan sentuhan tropis Pulau Dewata. Api bukan hanya elemen memasak. Di Oliverra, api adalah jantung dapur, pencerita yang merangkai aroma, tekstur, dan memori. Bersama matahari, laut, dan ingatan akan taverna di Amalfi, pasar rempah-rempah di Levant, serta sore malas di Riviera Prancis, setiap piring yang hadir adalah tafsir kontemporer dari kehangatan dan kebersamaan ala Mediterania. “Kami ingin menyajikan pengalaman Mediterania yang terasa kasual namun berkesan,” ujar Ngurah Putra, Executive Chef Umana Bali. “Dengan bahan-bahan lokal dan teknik panggang terbuka kami, setiap rasa disusun seperti cerita.” Foto: Dok. Umana Bali Sentral dari dapur ini adalah Josper Grill, oven arang asal Spanyol yang menghasilkan panas tinggi dan rasa dalam yang tidak terlalu diasapi, namun cukup untuk membangkitkan karakter bahan. Kayu kopi lokal menjadi bahan bakarnya, menghadirkan aroma hangat, manis, dan bersahaja yang membedakan tiap hidangan. Hidangan yang Dikenang Menu terbaru ini dirancang layaknya makan siang panjang yang tak ingin lekas usai, atau makan malam di bawah langit penuh bintang. Sorotan awal datang dari hidangan berbagi seperti: Carpaccio Scallop Hokkaido, segar dan kompleks dengan emulsi citrus, pollen lebah, dan pistachio renyah. Striploin Australia Bakar, dikawinkan dengan bottarga, bawang hitam, dan pesto umbi adas yang dalam dan berani. Tartar Tuna Sirip Kuning bersama semangka yang diawetkan dan ajoblanco, menghadirkan sensasi kontras yang menyegarkan. Bravas Oliverra, kentang confit rustic, saus chorizo brava, dan aioli lemon, seperti pelukan hangat dari Spanyol selatan. Foto: Dok. Umana Bali Selanjutnya, rasa laut berpadu dalam Seafood Saffron Risotto dengan scallop Hokkaido dan udang. Sementara Creamy Nero di Sepia, tagliatelle tinta cumi dengan kerang, menyajikan tampilan hitam-putih dramatis dan kedalaman umami. Bagi penggemar rasa tanah dan teknik masak perlahan, Braised Australian Beef Cheeks hadir dengan purée seledri panggang, saus anggur merah, dan sentuhan dukkha. Namun bintang sejati tetap pada hidangan panggang ala Josper: Lamb Chop Australia Bakar, dengan labneh mint dan sumac yang menghadirkan harmoni asap dan rempah. Pork Tenderloin Bakar, dipadu purée apel dan kentang togarashi, menghadirkan manis, gurih, dan aroma kayu kopi dalam satu gigitan. Lobster Fideuà, versi berani dari paella pasta khas Valencia, dengan lobster tanpa cangkang, dipanggang hingga renyah sempurna. “Kami tak hanya menyalakan api, kami membangun lapisan rasa,” ungkap Angga Suarthama, Head Chef Oliverra. “Asap dari kayu kopi adalah aroma Bali yang menenangkan dan menggoda dalam satu waktu.” Foto: Dok. Umana Bali Akhir yang Manis Sebagai penutup, Baklava dengan es krim pistachio menyentuh akar tradisi dengan tafsir modern. Sedangkan Meringue Kelapa dengan jeli arabika dan krim mascarpone adalah pelukan ringan yang harum dan tak terlupakan. Untuk pengalaman yang utuh, daftar koktail baru Oliverra menyalurkan semangat aperitivo khas Eropa Selatan. Nikmati: Cantaritos, tequila dan soda grapefruit yang menyegarkan. Raspberry Veil, paduan gin, vermouth, dan cranberry yang lembut dan berlapis. Oaxacan Sunset, perpaduan mezcal, nanas, dan Aperol untuk nuansa tropis yang berani. Spicy Mule, gabungan vodka, acar jalapeño, dan ginger beer buatan rumah. Italian Romance, yuzu dan gin yang segar, aromatik, dan begitu Mediterania. Oliverra buka setiap hari dari pukul 12:00 hingga 22:00. Untuk reservasi dan informasi lebih lanjut, kunjungi tautan ini atau hubungi WhatsApp di +62 811 3831 7935. POPULARBuzo dan Semangat "Out of the Box" Will Meyrick98Buzo - Mengunjungi Buzo adalah seperti menjejakkan kaki di sebuah dunia baru yang memancarkan otentisitas tanpa batas. Pengalaman bersantap di…Tersembunyi di Seminyak, Kami Menemukan SOI 1998Di tengah gemerlap Seminyak, Manaw menghadirkan sebuah kejutan, yaitu SOI 19, sebuah ruang baru yang tak sekadar kafe, melainkan persimpangan…KALA, Restoran Bergaya Yunani di Bukit Uluwatu97KALA Uluwatu - Tambahan terbaru di dunia kuliner yang ramai di Uluwatu, KALA Uluwatu secara resmi membuka pintunya pada Juni… TAGS :foodie Share This Articles Share this article
Sunday at Oliverra: Merayakan Brunch Mediterania dengan Kreasi Koktail by Febriyanti Salim 13, October, 2026
Menemukan Sisi Tenang Canggu di Seahaven Villas by Kamuela by Yudasmoro Minasiani 24, September, 2026
Bali yang Tak Ada di Brosur Wisata: Menemukan Pulau Dewata Lewat Orang-Orang yang Menjaganya by Febriyanti Salim 21, September, 2026
Kisah Cinta Rahasia di Balik La Réserve 1785, Hotel Eksklusif di Pererenan Bali by Yudasmoro Minasiani 18, September, 2026
7 Cara Menikmati Wellness Escape di Grand Hyatt Bali, dari Tennis hingga Ritual Melukat by Yudasmoro Minasiani 15, September, 2026
Alunê di W Bali – Seminyak: Ketika Luxury Travel Tak Lagi Soal Kemewahan, tapi Cara Menikmati Waktu by Novani Nugrahani 14, September, 2026
Tradisi Bali Bertemu Kreativitas Modern di Powerful Indonesia Festival 2026 by Febriyanti Salim 20, August, 2026
Bukan Sekadar Steakhouse, RISERVA Membawa Ritual Bali ke Meja Fine Dining by Yudasmoro Minasiani 18, August, 2026
Shelter Sessions Vol. 12 Bawa Gastronomi Berbasis Api ke Pererenan by Febriyanti Salim 18, August, 2026
Desain Sustainable Sebagai Masa Depan Pariwisata Global by Yudasmoro Minasiani 5, March, 2022 Dunia pariwisata memasuki babak baru dimana dampak bagi lingkungan kini menjadi pertimbangan dalam...
Saatnya Menikmati Wisata Golf di Indonesia Golf Festival 2026 by Yudasmoro Minasiani 23, October, 2026 Golf tak lagi harus identik dengan lapangan eksklusif dan permainan yang hanya dikenal...
Liburan Bukan Cuma Soal Tiket Murah, Ini yang Perlu Dipertimbangkan Saat Booking by Febriyanti Salim 22, October, 2026 Menemukan tiket pesawat murah memang bisa menjadi awal yang menyenangkan saat merencanakan liburan....
Sebuah Jeda di Wonosobo: Menikmati Udara Pegunungan, Seni, dan Momen Bersantai by Febriyanti Salim 19, October, 2026 Udara sejuk Wonosobo, panorama pegunungan, dan waktu untuk memperlambat ritme perjalanan menjadi bagian...