Bali selalu punya cara untuk menawarkan pengalaman liburan yang berbeda. Tidak hanya melalui pantai, lanskap alam, dan kekayaan budayanya, Pulau Dewata juga menjadi rumah bagi berbagai destinasi hospitality yang menggabungkan akomodasi dengan seni, wellness, dan gaya hidup. Salah satunya adalah Oshom Bali, yang berada di kawasan Nuanu Creative City, Pantai Nyanyi. Berdiri di tengah lanskap pasir lava hitam dengan latar Samudra Hindia, tempat ini menawarkan konsep kemewahan yang lebih santai, memadukan kenyamanan, ekspresi kreatif, dan suasana kebersamaan. Majestic Haven Suite (Foto: Indra Wiras) Berbeda dari hotel pada umumnya, Oshom dirancang sebagai ruang pertemuan bagi para pelancong, seniman, praktisi wellness, hingga komunitas kreatif. Pengalaman menginap di sini tidak hanya berpusat pada fasilitas kamar, tetapi juga beragam aktivitas yang memungkinkan tamu menikmati waktu dengan cara mereka sendiri. Mulai dari mencari ketenangan di tengah suasana pesisir, mengikuti kegiatan wellness, menikmati musik, hingga bertemu orang-orang dengan ketertarikan serupa. Konsep tersebut lahir dari visi pendirinya, Daisy Angus, yang memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di industri perjalanan mewah Eropa serta dunia program budaya dan produksi acara kreatif. Nest (Foto: Indra Wiras) Pengalaman Daisy dalam merancang perjalanan yang mengedepankan sejarah, seni, arsitektur, dan interaksi manusia turut membentuk karakter Oshom. Sebelum mendirikan properti ini, ia juga terlibat dalam pengembangan program kreatif Nuanu Creative City, termasuk penyelenggaraan edisi perdana Suara Festival yang menghadirkan lebih dari 10.000 pengunjung. Perpaduan pengalaman di dunia perjalanan dan kreativitas tersebut kemudian diwujudkan melalui Oshom, sebuah tempat yang mempertemukan hospitality berkelas dengan suasana yang lebih personal dan tidak kaku. Dalam dua tahun perjalanannya, properti ini telah menjadi tuan rumah bagi berbagai seniman, musisi, DJ internasional, hingga komunitas global, termasuk kegiatan eksklusif seperti Field Retreat bersama entrepreneur dan pembicara internasional Regan Hillyer. Salah satu aktivitas yang menjadi bagian dari identitas Oshom adalah Sunday Social Ritual, agenda mingguan yang terbuka bagi tamu hotel maupun masyarakat umum. Kegiatan ini menawarkan kombinasi pengalaman wellness, musik, dan interaksi sosial dalam suasana pesisir. Pengunjung dapat mengikuti lokakarya, latihan pernapasan, sound journey, praktik somatik, hingga tarian ekspresif. Ada pula sesi diskusi, storytelling, pembacaan tarot, dan interpretasi mimpi bagi mereka yang tertarik mengeksplorasi sisi reflektif diri. Menjelang sore, suasana beralih menjadi lebih santai dengan sesi DJ, aktivitas berenang, serta pengalaman bersantap di kawasan pantai. Format ini menjadikan Oshom bukan sekadar tempat menginap, melainkan ruang untuk menikmati sisi lain kehidupan sosial dan kreatif Bali. Salah satu sudut halaman di Oshom (Foto: Angelina Shashkina) Memasuki tahun ketiganya, Oshom juga menyiapkan sejumlah pengembangan baru, termasuk konsep restoran yang akan datang serta pembaruan untuk Lava Shack. Agenda kreatif dan pengalaman imersif pun akan terus menjadi bagian dari programnya. Perkembangan tersebut menunjukkan bagaimana Oshom berupaya menghadirkan pengalaman hospitality yang terus bergerak, mengikuti pertemuan antara dunia perjalanan, wellness, kuliner, dan kreativitas. Bagi wisatawan yang ingin menikmati Bali dengan pendekatan lebih personal, tempat ini menawarkan alternatif selain liburan konvensional yang hanya berfokus pada aktivitas wisata. Acara Akhir Tahun Menjelang ulang tahun keduanya pada Desember 2026, Oshom menyiapkan rangkaian perayaan bertajuk A Season in Gold. Salah satu acara utamanya adalah Between Sun & Moon pada 21 Desember 2026, yang akan berlangsung dengan latar Samudra Hindia. Bertepatan dengan titik balik matahari musim panas di Bali, perayaan ini menghadirkan ritual bernuansa keemasan, makan malam tiga hidangan dengan konsep berbagi di meja komunal, serta hiburan musik. Para tamu juga diajak mengenakan busana bernuansa emas, putih gading, atau warna gelap yang terinspirasi dari matahari dan bulan. Rangkaian acara kemudian berlanjut melalui A Golden Tropical Christmas pada 24 Desember, Christmas in the Garden pada 25 Desember, dan The Golden Afterglow pada 26 Desember. Treehouse (Foto: Indra Wiras) Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana perayaan sekaligus memperpanjang liburan di Bali, Oshom turut menawarkan paket Stay Between Sun & Moon. Paket menginap selama dua malam ini mencakup sarapan harian, tiket makan malam untuk dua orang, serta fasilitas late checkout sesuai ketersediaan. Melalui perpaduan pengalaman menginap, aktivitas wellness, seni, musik, dan kuliner, Oshom Bali menghadirkan cara berbeda untuk menikmati kawasan Pantai Nyanyi. Informasi mengenai reservasi, agenda acara, dan penawaran terbaru dapat diakses melalui situs resmi oshombali.com atau akun Instagram @oshom_bali. POPULARMemulihkan Diri di Abisena Wellness Resort, Ubud92Pernah merasa ingin benar-benar menjauh dari riuhnya rutinitas kota dan merasakan ketenangan sejati? Abisena Wellness Resort Ubud mungkin bisa jadi…TUI BLUE Berawa Hadir di Canggu, Gabungkan Wellness, Padel, dan Lifestyle dalam Satu Destinasi90Di jantung Canggu, ada sebuah tempat yang menawarkan cara berbeda untuk menikmati Bali. Bukan sekadar tempat bermalam, tapi ruang di…Umana Bali, Oase di Ujung Selatan Pulau Dewata89Bali tidak pernah kekurangan tempat menginap mewah, tetapi ada satu nama baru yang mencuri perhatian sejak kehadirannya: Umana Bali, LXR… TAGS :bali hotel Share This Articles Share this article
Lamuri Sanur, Restoran yang Mempertemukan Cita Rasa Sumatra dan India Selatan by Yudasmoro Minasiani 29, October, 2026
Sunday at Oliverra: Merayakan Brunch Mediterania dengan Kreasi Koktail by Febriyanti Salim 13, October, 2026
Menemukan Sisi Tenang Canggu di Seahaven Villas by Kamuela by Yudasmoro Minasiani 24, September, 2026
Bali yang Tak Ada di Brosur Wisata: Menemukan Pulau Dewata Lewat Orang-Orang yang Menjaganya by Febriyanti Salim 21, September, 2026
Kisah Cinta Rahasia di Balik La Réserve 1785, Hotel Eksklusif di Pererenan Bali by Yudasmoro Minasiani 18, September, 2026
7 Cara Menikmati Wellness Escape di Grand Hyatt Bali, dari Tennis hingga Ritual Melukat by Yudasmoro Minasiani 15, September, 2026
Alunê di W Bali – Seminyak: Ketika Luxury Travel Tak Lagi Soal Kemewahan, tapi Cara Menikmati Waktu by Novani Nugrahani 14, September, 2026
Tradisi Bali Bertemu Kreativitas Modern di Powerful Indonesia Festival 2026 by Febriyanti Salim 20, August, 2026
Desain Sustainable Sebagai Masa Depan Pariwisata Global by Yudasmoro Minasiani 5, March, 2022 Dunia pariwisata memasuki babak baru dimana dampak bagi lingkungan kini menjadi pertimbangan dalam...
Gen Z Ubah Tren Menginap, IHG Perkuat Hotel Berkonsep Lifestyle di Indonesia by Yudasmoro Minasiani 5, November, 2026 Generasi Z mulai memainkan peran penting dalam membentuk arah industri pariwisata, termasuk dalam...
Tak Hanya Bali, IHG Bidik Destinasi Baru untuk Kembangkan Industri Perhotelan Indonesia by Yudasmoro Minasiani 5, November, 2026 Indonesia memiliki daya tarik wisata yang terus berkembang. Selain Bali yang telah lama...
Menilik Janu Al Marjan Island, Destinasi Baru untuk Menikmati Kemewahan di Ras Al Khaimah by Yudasmoro Minasiani 3, November, 2026 Di pesisir Pulau Al Marjan, Ras Al Khaimah, sebuah proyek hospitality dan hunian...