Yogyakarta dan Singapura Jadi Destinasi Favorit Keluarga Indonesia, Shanghai Catat… 17 December 2025 0
Lebih dari Motor, Harley-Davidson Seri 2026 Mendefinisikan Ulang Pengalaman Touring 15 January 2026 0
Will Meyrick merilis portofolio terbarunya, Will St di Leederville, Perth. Will St berkapasitas 120 tempat duduk dan dirancang oleh Paul Lim dari Mata Design Studio. Interior Will St dirancang elegan dengan mencerminkan alam Australia. Dengan nuansa hangat, natural, dan alami, pengunjung langsung bisa merasakan suasana bagai di rumah sendiri mulai dari ruang tunggu dengan perapian sampai ke area makan dan bar dengan desain terbuka, tempat duduk yang bernuansa rustik, dan dinding dengan batu pasir. Will Meyrick. (Foto: Will St) Kisah Perjalanan di Menu Kilas balik dengan kesuksesan Will Meyrick sebagai pengusaha restoran, celebrity chef global, hingga pemilik sejumlah restoran populer di Bali seperti Mama San, Sarong, dan Hujan Locale, Will St boleh dibilang sebagai puncak dari perjalanan karirnya di jagad gastronomi. Foto: Will St “Will St menggabungkan pengalaman dan pengetahuan saya mengelola sejumlah restoran di Asia selama 20 tahun dan orang-orang serta tempat-tempat yang pernah saya kunjungi selama menjelajahi budaya makanan di seluruh Asia.” “Hidangan yang ada di menu menjadi bukti dari perjalanan ini. Bagaikan pena yang menulis pada piring, Will St bertujuan untuk merayakan dan bercerita mengenai budaya dari berbagai tempat, mengenai sejarah, migrasi dan evolusi makanan,” terang Meyrick melalui siaran pers. Bergabung dengan Meyrick di dapur adalah mantan rekan usaha dan chef kepala di Hujan Locale dan Billy Ho, Tim Bartholomew. Kerjasama Meyrick dan Bartholomew telah terbukti sukses dan menjadi jaminan bagi para tamu di Australia bahwa mereka bisa mendapatkan hidangan yang sama nikmatnya seperti di Bali. Menu untuk santap siang dan malam dirancang untuk dinikmati bersama dan telah dikurasi dengan cermat untuk menonjolkan keahlian Meyrick dalam bercerita secara kuliner. Pakemnya adalah menggunakan resep otentik dan digemari dari seluruh Asia lalu kemudian secara kreatif memadukan bahan dari Asia dengan produk berkualitas dari Australia untuk menghidangkan menu Asia yang kontemporer. Foto: Will St Lalu, menu apa saja yang diandalkan Meyrick di Will St? Rekomendasinya adalah Akoya Oyster, Smoked Eel Betel Leaf, Kelp Aged Kingfish, atau Grilled Venison dan Pork Fat Chiang Mai Sausage. Beberapa hidangan yang lebih berat adalah Muslim Style Goaty Nihari, Woku Wood Roasted Marron Curry, dan hidangan andalan Meyrick, yaitu Char Siew Pork Hock yang disajikan dengan braised miso cabbage, Sichuan pickled cucumber, Davidson plum, saus hoisin, dan Mandarin pancake. “Muslim Style Goat Nihari terinspirasi dari kunjungan ke Calcutta. Secara tradisional hidangan disajikan saat sarapan oleh penduduk yang beragama Muslim. Ini makanan rumahan yang kaya rasa dan berbumbu banyak, dimasak perlahan dalam safron, minyak mustard, yogurt dan dilengkapi sayuran warrigal, “ jelas Meyrick. Foto: Will St Selain itu ada Southern Thai Yellow Curry Market Fish yang dimasak dengan ikan segar yang tersedia hari itu untuk mendukung keberlangsungan alam. “Dipengaruhi oleh komunitas nelayan di Thailand Selatan, kami mengasap ikan dengan teh dan bunga pisang, dan dengan saltbush untuk memberikan rasa kare yang kental,” terang Meyrick. Foto: Will St Koleksi Minuman Kini, mari tengok koleksi minuman di Will St. Selain pilihan wine dari Australia, Selandia Baru dan Eropa, serta bir botol artisan, Will St memperkenalkan rangkaian gin serta rice lager khusus, yaitu the Will St Asian Inspired Gin, Will St Native Sourced Gin, dan Will St Rice Lager yang khusus diproduksi untuk Will St oleh tempat pembuatan bir Running with Thieves. Meyrick mengatakan bahwa ini pertama kalinya ia merancang dan membuat serangkaian minuman agar cocok dengan hidangan di restorannya, hal yang memang sudah lama ingin dilakukannya. Foto: Will St, Perth “Bekerja sama dengan Running with Thieves di Fremantle Selatan untuk membuat Gin dan lager kami sendiri memungkinkan kami untuk lebih bisa mengatur segala sesuatu dan memberikan sajian yang yang lebih menyeluruh kepada tamu kami,” ujar Meyrick. Will St Rice Lager adalah lager yang ringan, lembut dan menyajikan cita rasa akhir yang tajam serta pahit. Sementara Gin Will St cocok untuk dinikmati dengan tonik, atau sebagai bahan dasar untuk salah satu koktil andalan Will St, seperti Will St Sling (Will St Native Sourced Gin, Fino, lidah buaya, ketimun dan soda) dan Rangoon Club (Will St Asian Inspired Gin, Dry Curacao, teh hibiscus, nanas dan vanila). Menu pencuci mulut Will St yang sederhana tapi manis termasuk ronde dari Indonesia, yaitu bola beras ketan yang diisi dengan kacang macadamia, wattle seed dengan butterscotch, karamel dan es krim wijen; Coconut dan Chocolate Ganache Gelato Bowl; Black Sticky Rice; dan Es Krim Pistachio yang disajikan dengan kurma dan almond crumble serta sirup yang diseduh dengan bunga mawar. Sedangkan kopi di Will St dibuat dari biji kopi yang khusus didatangkan dari Toraja. POPULARMemulihkan Diri di ANTI:DOTE dengan Menu Cure-All73 ANTI:DOTE - Seiring dengan semangat Singapura untuk menjadi pelopor dalam konsep keberlanjutan dan ramah lingkungan, rasanya sayang kalau melewatkan…Mimpi Baru Chef Mauricio di Napasai, Koh Samui70Koh Samui - Napasai, A Belmond Hotel di Koh Samui, Thailand sangat bersemangat menyambut executive chef baru mereka Beach Restaurant,…Chef Will Meyrick: You Are What You Eat!68Will Meyrick - Sudah sejak lama Will Meyrick tertarik dengan kuliner Indonesia. Sebagai seorang chef sekaligus restaurant developer, penggagas beberapa… TAGS :food foodie Share This Articles Share this article
Menghidupkan Kuliner Afrika Selatan dengan Filosofi Lautan Ala Chef Ángel León by Yudasmoro Minasiani 10, December, 2025
Filosofi Baru Ida Bagus Kharisma Wijaya, Sang Penerus Segara Village Hotel by Yudasmoro Minasiani 17, November, 2025
Jannik Sinner, Simbol Presisi dan Passion dalam Dunia Perjalanan Mewah by Febriyanti Salim 26, August, 2025
Desain Sustainable Sebagai Masa Depan Pariwisata Global by Yudasmoro Minasiani 5, March, 2022 Dunia pariwisata memasuki babak baru dimana dampak bagi lingkungan kini menjadi pertimbangan dalam...
Arnaud Donckele, Sang Alkemis Rasa dari Prancis by Yudasmoro Minasiani 23, January, 2026 Di dunia kuliner haute gastronomy, nama Arnaud Donckele berdiri sebagai simbol kepekaan rasa,...
Amangati Resmi Berlayar! Superyacht Privat dengan Rasa Resort Bintang Lima by Yudasmoro Minasiani 22, January, 2026 Aman membuka babak baru dalam dunia pelayaran ultra-mewah melalui Amangati, superyacht pertama Aman...
Bukan Sekadar Menginap, Sanggraloka Ubud Menawarkan Perjalanan Penyembuhan by Febriyanti Salim 21, January, 2026 Di tengah hutan Ubud yang hijau dan aliran sungai yang tenang, sebuah pola...