Now Reading:

Si “Raja Api” dari MASONRY Bali Bakal Take Over Salty Fish Jakarta


Ada sesuatu dari Bali yang sulit ditiru: aroma kayu terbakar, ritme dapur yang organik, dan sentuhan craft yang terasa begitu personal di setiap hidangan. Pada 30 April nanti, atmosfer itu akan menyeberang ke Jakarta, tepatnya ke jantung SCBD, dalam sebuah takeover yang menjanjikan pengalaman kuliner yang tidak biasa.

Chef Benjamin Cross, sosok di balik kesuksesan MASONRY, akan mengambil alih dapur Salty Fish untuk satu malam penuh. Bukan sekadar pop-up biasa, ini adalah pertemuan dua dunia: filosofi dining berbasis craft dari Bali yang bertemu dengan denyut nightlife Jakarta yang cepat, berani, dan penuh energi.

Malam itu akan terasa seperti perjalanan rasa tanpa perlu meninggalkan kota. Menu yang dihadirkan merupakan “Greatest Hits” dari MASONRY. Clau Dough bread yang hangat hadir dengan hummus lembut dan crispy chilli butter yang menggoda. Wagyu pastrami buatan sendiri menawarkan kedalaman rasa yang kaya, sementara tuna crudo dengan mini hash browns memberi kontras tekstur yang playful. Di tengah semuanya, McMasonry wagyu beef burger tampil sebagai bintang. Dan sebagai penutup, brioche pudding dengan calvados cream dan es krim vanila menghadirkan akhir yang indulgent, nyaris sulit dilupakan.

Berlokasi di Sol Collective Space, Salty Fish menghadirkan latar industrial yang mentah namun stylish. Di sinilah pengalaman tersebut menjadi semakin lengkap: hidangan yang presisi dipadukan dengan cocktail yang berani, menciptakan dinamika rasa yang intens sekaligus menyenangkan.

Di balik semuanya, Benjamin Cross membawa filosofi yang konsisten: elevated simplicity. Sebuah pendekatan yang tidak berusaha berlebihan, namun justru bersinar melalui kualitas bahan dan ketelitian proses. Dari charcuterie hingga sourdough, semuanya dibuat dari nol; sebuah dedikasi yang menjadikan MASONRY bukan cuma restoran, melainkan sebuah identitas kuliner yang terus berkembang, dari Bali hingga Niseko, Jepang.

POPULAR

Share This Articles
Klook.com