Fairmont Awali Debutnya di Bangkok, Desainnya Terinspirasi Kekayaan Botani Thailand 8 September 2026 0
Ada sesuatu tentang Sanur yang membuat waktu terasa berjalan lebih lambat. Pagi dimulai tanpa tergesa, sore mengalir tenang, dan makan malam kerap berakhir menjadi percakapan panjang yang tak ingin cepat selesai. Dalam ritme yang santai namun hangat inilah Semesta Bistro & Bar hadir. Dibangun oleh tangan-tangan kreatif Indonesia, Semesta berangkat dari sesuatu yang dekat dan familiar: rasa. Menu yang dihadirkan mengambil inspirasi dari kekayaan kuliner Jakarta dan Jawa, lalu menerjemahkannya ke dalam presentasi yang lebih modern dan refined, tanpa menghilangkan identitas aslinya. Alih-alih mengejar tren, Semesta memilih merayakan rasa-rasa yang telah lama hidup dalam memori banyak orang. Foto: Supplied Pendekatan ini terasa kuat dalam deretan menu signature mereka. Grilled Fish in Bamboo, misalnya, menyajikan ikan tenggiri Spanyol yang dibungkus daun pisang lalu dimasak dalam bambu, menghasilkan aroma lembut dengan tekstur yang tetap juicy. Ada pula Beef Ribs Ngohyong, perpaduan iga sapi panggang, sambal matah spesial, dan nanas bakar yang menghadirkan permainan rasa gurih, segar, sekaligus manis. Sementara Barramundi Sambal Bongkot Honje memperkenalkan karakter kecombrang yang aromatik—elemen khas Nusantara yang semakin mempertegas akar Indonesia dalam setiap sajian. Namun daya tarik Semesta tak berhenti pada menu utama. Hidangan seperti Nasi Rawon, Soto Betawi, hingga Chicken Rendang Fried Rice mengingatkan bahwa comfort food Indonesia selalu punya tempat istimewa. Semua disiapkan dengan perhatian pada detail, dari kualitas bahan hingga keseimbangan rasa. Foto: Supplied Pengalaman di Semesta juga dirancang mengikuti ritme hari. Lantai pertama menjadi ruang yang hangat untuk kopi, sarapan, dan brunch. Aroma kopi segar, suara percakapan ringan, hingga momen tenang saat seseorang membaca buku atau bekerja dari laptop menciptakan suasana yang terasa akrab. Menu seperti Semesta Breakfast, Shakshuka, Acai Bowl, dan Sweet Pancakes melengkapi pengalaman pagi yang santai. Naik ke lantai dua, suasana berubah menjadi lebih sosial. Ruang ini menjadi tempat ideal untuk lunch meeting yang berlanjut lebih lama dari agenda awal, makan malam keluarga, atau sekadar quality time bersama teman. Mulai 1 Juli 2026, Semesta juga menghadirkan menu khusus anak, menjadikannya destinasi yang semakin ramah bagi keluarga. Sementara itu, rooftop di lantai atas menawarkan babak lain dari pengalaman Semesta. Pada siang hari, area ini nyaman untuk bekerja atau meeting santai dengan suasana terbuka. Menjelang senja, atmosfer berubah secara alami; gelas mulai terisi, percakapan menjadi lebih hidup, dan langit Sanur perlahan mengambil peran sebagai latar yang sempurna. Semesta tidak berusaha mendefinisikan ulang makanan Indonesia. Justru kekuatannya terletak pada penghormatan terhadap apa yang sudah dicintai banyak orang. Dengan sentuhan yang thoughtful dan eksekusi yang matang, Semesta menghadirkan pengalaman yang terasa familiar sekaligus segar. POPULARSenja di SALTLICK: Momen Magis Para Pecinta Daging95SALTLICK - Saat pertama kali melangkah ke SALTLICK, restoran baru yang terletak di lantai dua KU DE TA, Bali, kesan…Oliverra, Sebuah Tafsir Baru Kuliner Pesisir95Di atas tebing-tebing putih Ungasan, tempat laut dan langit menyatu tanpa batas, Oliverra di Umana Bali membuka babak baru dalam…Tersembunyi di Seminyak, Kami Menemukan SOI 1995Di tengah gemerlap Seminyak, Manaw menghadirkan sebuah kejutan, yaitu SOI 19, sebuah ruang baru yang tak sekadar kafe, melainkan persimpangan… TAGS :bali foodie Share This Articles Share this article
Bali yang Tak Ada di Brosur Wisata: Menemukan Pulau Dewata Lewat Orang-Orang yang Menjaganya by Febriyanti Salim 21, September, 2026
Kisah Cinta Rahasia di Balik La Réserve 1785, Hotel Eksklusif di Pererenan Bali by Yudasmoro Minasiani 18, September, 2026
7 Cara Menikmati Wellness Escape di Grand Hyatt Bali, dari Tennis hingga Ritual Melukat by Yudasmoro Minasiani 15, September, 2026
Alunê di W Bali – Seminyak: Ketika Luxury Travel Tak Lagi Soal Kemewahan, tapi Cara Menikmati Waktu by Novani Nugrahani 14, September, 2026
Tradisi Bali Bertemu Kreativitas Modern di Powerful Indonesia Festival 2026 by Febriyanti Salim 20, August, 2026
Bukan Sekadar Steakhouse, RISERVA Membawa Ritual Bali ke Meja Fine Dining by Yudasmoro Minasiani 18, August, 2026
Shelter Sessions Vol. 12 Bawa Gastronomi Berbasis Api ke Pererenan by Febriyanti Salim 18, August, 2026
Kuliner Ubud Tengah Berevolusi: Chupacabras Tawarkan Steak Premium dengan Panorama Hutan Bali by Irma Andiani 6, July, 2026
Desain Sustainable Sebagai Masa Depan Pariwisata Global by Yudasmoro Minasiani 5, March, 2022 Dunia pariwisata memasuki babak baru dimana dampak bagi lingkungan kini menjadi pertimbangan dalam...
Bali yang Tak Ada di Brosur Wisata: Menemukan Pulau Dewata Lewat Orang-Orang yang Menjaganya by Febriyanti Salim 21, September, 2026 Bali barangkali merupakan salah satu destinasi yang paling mudah dikenali di dunia. Pura,...
Kisah Cinta Rahasia di Balik La Réserve 1785, Hotel Eksklusif di Pererenan Bali by Yudasmoro Minasiani 18, September, 2026 Di tengah geliat pariwisata Pererenan, Bali, La Réserve 1785 menawarkan pengalaman menginap yang...
Kemang Icon Hotel: Ketika Sebuah Hotel Memilih Bertahan Hanya dengan 12 Kamar by Yudasmoro Minasiani 18, September, 2026 Di tengah kawasan Kemang yang terus berubah, hotel-hotel baru datang dengan berbagai konsep,...