Now Reading:

Mulai Agustus 2026, TransNusa Terbang Dua Kali Sehari ke Bangkok


Mulai 6 Agustus 2026, TransNusa akan melayani penerbangan Jakarta–Bangkok sebanyak dua kali setiap hari. Seluruh penerbangan akan mendarat di Bandara Suvarnabhumi, gerbang utama Thailand yang terhubung dengan berbagai kota domestik maupun destinasi internasional. Kehadiran frekuensi penerbangan yang lebih fleksibel ini menjadi kabar baik bagi wisatawan yang ingin menikmati hiruk-pikuk Bangkok, berburu kuliner kaki lima legendaris, hingga pelaku bisnis yang membutuhkan mobilitas tinggi antara Indonesia dan Thailand.

Menurut Group CEO TransNusa, Datuk Bernard Francis, pembukaan rute ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat konektivitas regional sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi. Tingginya minat wisatawan Indonesia berlibur ke Thailand, serta meningkatnya kunjungan wisatawan Thailand ke Indonesia, menjadi momentum yang tepat untuk menghadirkan pilihan perjalanan yang lebih nyaman dan efisien.

Untuk menyambut rute internasional terbarunya, TransNusa menawarkan tarif spesial mulai dari Rp2.999.000 untuk sekali jalan. Harga tersebut menjadi alternatif menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan singkat ke Negeri Gajah Putih tanpa harus menguras anggaran perjalanan.

Foto: Pexels

Di saat yang sama, TransNusa juga memperkuat perannya dalam membuka akses menuju destinasi-destinasi unggulan Indonesia Timur. Dari Bali, wisatawan kini dapat terbang langsung menuju Wakatobi, salah satu surga bawah laut terbaik di dunia, serta Waingapu di Pulau Sumba yang terkenal dengan lanskap savana luas, pantai berpasir putih, dan budaya lokal yang masih terjaga.

Rute Denpasar–Wakatobi menjadi langkah penting karena untuk pertama kalinya tersedia penerbangan langsung dari Bali menuju kawasan konservasi laut tersebut. Sebelumnya, perjalanan menuju Wakatobi umumnya memerlukan transit melalui Jakarta, Makassar, atau Kendari. Dengan koneksi langsung ini, perjalanan menjadi jauh lebih ringkas sehingga wisatawan dapat menghabiskan lebih banyak waktu menikmati keindahan bawah laut dibanding berada di bandara.

Tak mengherankan jika Wakatobi terus menjadi magnet bagi penyelam dari berbagai belahan dunia. Kawasan ini menyimpan sekitar 750 spesies karang dari total 850 spesies yang ada di dunia, menjadikannya salah satu wilayah dengan keanekaragaman hayati laut tertinggi di planet ini. Kekayaan tersebut menjadi alasan mengapa Wakatobi selalu masuk dalam daftar destinasi impian para pencinta laut.

Sementara itu, Waingapu menawarkan pengalaman yang sama sekali berbeda. Hamparan padang savana, perbukitan bergelombang, pantai-pantai alami, hingga kekayaan budaya masyarakat Sumba menghadirkan perjalanan yang terasa lebih autentik. Destinasi ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi Indonesia yang tenang, alami, dan belum terlalu padat oleh kunjungan wisata.

Penerbangan menuju Waingapu dijadwalkan mulai beroperasi pada 15 Juli 2026 dengan frekuensi empat kali dalam seminggu, sedangkan rute menuju Wakatobi mulai terbang pada 16 Juli 2026 sebanyak tiga kali setiap pekan. Sebagai penawaran pembuka, TransNusa menghadirkan tarif mulai dari Rp1.349.000 untuk rute Denpasar–Waingapu dan Rp1.849.000 untuk Denpasar–Wakatobi.

POPULAR

Share This Articles
Klook.com