California Wine & Cheese Experience: Saat Gastronomi California Menemukan Panggungnya… 1 October 2026 0
Chupacabras mengajak para pencinta kuliner menjelajahi Amerika Selatan, bukan lewat peta, tapi melalui api, daging premium, dan segelas koktail yang diracik dengan penuh karakter. Sebagai steakhouse bergaya Amerika Selatan pertama di Ubud, Chupacabras membawa filosofi memasak yang sederhana namun penuh makna: api adalah jantung dari setiap hidangan. Pusat perhatian restoran ini adalah panggangan kayu khas Argentina sepanjang dua meter yang bekerja nyaris tanpa henti setiap malam. Dari bara tersebut lahir potongan-potongan daging dengan lapisan karamel yang sempurna, aroma asap yang menggoda, serta tekstur lembut yang mempertahankan rasa alami setiap bahan. Semuanya dinikmati dengan latar panorama hutan tropis Ubud yang membuat pengalaman bersantap terasa jauh lebih intim dibanding sekadar makan malam biasa. Foto: Supplied by Chupacabras Di balik dapur, Chef Mauro Santarelli menghadirkan pengalaman kuliner yang lahir dari perjalanan panjangnya melintasi Amerika Selatan, Eropa, hingga Asia. Chef asal Argentina ini mengusung filosofi from ingredient to fire, sebuah pendekatan yang menempatkan kualitas bahan sebagai pemeran utama sebelum akhirnya disempurnakan oleh teknik memanggang menggunakan api terbuka. Hasilnya adalah menu yang tidak hanya kaya rasa, tetapi juga mampu merepresentasikan keragaman budaya kuliner Amerika Selatan dalam balutan presentasi modern. Foto: Supplied by Chupacabras Khas Amerika Selatan Menu andalannya tentu saja Rib Eye, potongan daging premium dengan marbling yang cantik dan dipanggang di atas kayu khas Argentina hingga menghasilkan aroma smoky yang khas. Namun perjalanan rasa di Chupacabras tidak berhenti di sana. Ada Humita & Huancaína yang memadukan manisnya jagung khas Argentina dengan saus khas Peru yang lembut, Camarones con Cupuaçu yang menyuguhkan kesegaran buah tropis Brasil berpadu dengan udang panggang, hingga Arroz Peruano con Wagyu, nasi gurih dengan wagyu, cabai kuning Peru, dan tekstur renyah yang menghadirkan lapisan rasa dalam setiap suapan. Setiap hidangan terasa seperti singgahan di berbagai negara Amerika Selatan tanpa harus meninggalkan Bali. Foto: Supplied by Chupacabras Pengalaman tersebut semakin lengkap berkat program koktail yang dikurasi secara khusus. Racikan-racikannya mengambil inspirasi dari budaya minum Amerika Selatan, mulai dari sajian tropis yang ringan hingga cocktail berkarakter kuat yang dirancang sebagai pasangan sempurna bagi menu panggangan. Bagi Chef Mauro, makanan bukan sekadar soal rasa, tapi tentang emosi, kebersamaan, dan momen berbagi di sekitar api. Filosofi inilah yang membuat Chupacabras tampil berbeda di tengah berkembangnya lanskap kuliner Ubud, menghadirkan sebuah destinasi yang memadukan keahlian memasak, suasana alam, dan keramahan dalam satu pengalaman bersantap yang sulit dilupakan. Dengan konsep yang kuat, panggangan kayu yang menjadi pusat atraksi, serta lanskap hutan Ubud sebagai panggung alaminya, Chupacabras bukan hanya tempat menikmati steak premium. Restoran ini adalah perayaan akan api, rasa, dan kebersamaan, sebuah alasan baru untuk kembali menjelajahi sisi kuliner Ubud yang terus berevolusi. POPULARBuzo dan Semangat "Out of the Box" Will Meyrick95Buzo - Mengunjungi Buzo adalah seperti menjejakkan kaki di sebuah dunia baru yang memancarkan otentisitas tanpa batas. Pengalaman bersantap di…Senja di SALTLICK: Momen Magis Para Pecinta Daging95SALTLICK - Saat pertama kali melangkah ke SALTLICK, restoran baru yang terletak di lantai dua KU DE TA, Bali, kesan…Oliverra, Sebuah Tafsir Baru Kuliner Pesisir95Di atas tebing-tebing putih Ungasan, tempat laut dan langit menyatu tanpa batas, Oliverra di Umana Bali membuka babak baru dalam… TAGS :bali foodie Share This Articles Share this article
Menemukan Sisi Tenang Canggu di Seahaven Villas by Kamuela by Yudasmoro Minasiani 24, September, 2026
Bali yang Tak Ada di Brosur Wisata: Menemukan Pulau Dewata Lewat Orang-Orang yang Menjaganya by Febriyanti Salim 21, September, 2026
Kisah Cinta Rahasia di Balik La Réserve 1785, Hotel Eksklusif di Pererenan Bali by Yudasmoro Minasiani 18, September, 2026
7 Cara Menikmati Wellness Escape di Grand Hyatt Bali, dari Tennis hingga Ritual Melukat by Yudasmoro Minasiani 15, September, 2026
Alunê di W Bali – Seminyak: Ketika Luxury Travel Tak Lagi Soal Kemewahan, tapi Cara Menikmati Waktu by Novani Nugrahani 14, September, 2026
Tradisi Bali Bertemu Kreativitas Modern di Powerful Indonesia Festival 2026 by Febriyanti Salim 20, August, 2026
Bukan Sekadar Steakhouse, RISERVA Membawa Ritual Bali ke Meja Fine Dining by Yudasmoro Minasiani 18, August, 2026
Shelter Sessions Vol. 12 Bawa Gastronomi Berbasis Api ke Pererenan by Febriyanti Salim 18, August, 2026
Desain Sustainable Sebagai Masa Depan Pariwisata Global by Yudasmoro Minasiani 5, March, 2022 Dunia pariwisata memasuki babak baru dimana dampak bagi lingkungan kini menjadi pertimbangan dalam...
DoubleTree by Hilton Resmi Hadir di Singapura, Pilih Robertson Quay sebagai Rumah Pertamanya by Yudasmoro Minasiani 2, October, 2026 Singapura kembali memiliki alasan baru untuk menikmati kawasan tepi sungainya. Di Robertson Quay,...
Yasmin Hotel Karawaci Masuki Babak Baru, Kini Bernama Sapphire Sky Hotel Karawaci by Febriyanti Salim 2, October, 2026 Nama Yasmin Hotel Karawaci kini berganti. Mulai 1 Oktober 2026, hotel yang berada...
Bukan Sekadar Travel Fair, IKAPTRI Tourism Fair 2027 Satukan Energi Baru Pariwisata Indonesia by Yudasmoro Minasiani 2, October, 2026 Industri pariwisata Indonesia terus bergerak mengikuti perubahan zaman. Cara orang bepergian semakin dinamis,...