California Wine & Cheese Experience: Saat Gastronomi California Menemukan Panggungnya… 1 October 2026 0
Flock Ubud – Ingat film animasi Ratatouille dimana menu rumahan sederhana bisa menjadi sesuatu yang mengharukan dan istimewa? Inilah yang diterapkan oleh Flock di kawasan Ubud, dimana makanan rumahan sederhana khas Amerika diolah kembali dengan inovasi dan kreativitas tinggi menjadi menu-menu istimewa yang penuh nostalgia. Bukan Tempat Makan Biasa Bisa dibilang Flock bukanlah tempat makan biasa dan lebih cenderung dikatakan sebagai “taman kuliner kreatif yang dinamis”. Pasalnya, begitu memasuki area bersantapnya, pengunjung akan disambut dengan ruangan lapang dengan langit-langit yang tinggi. Memberikan kesan santai dan tidak sumpek. Di bagian kanan terdapat ruang makan dengan konsep seperti anak tangga dimana tamu bisa menikmati hidangan dengan secangkir kopi sambil bekerja dengan tenang menggunakan gawai. Bagian tengahnya dipadati dengan ruang-ruang kecil berbentuk segi empat yang berisi ruang makan dengan suasana lebih privat. Bagi yang ingin bersantap di luar ruang, bisa menikmati hidangan di bagian belakang restoran yang merupakan mini garden yang teduh. Berawal Saat Pandemi Flock berawal dari keberanian penggagasnya, Sherrine Budiman yang memulai kiprah tempat makan ini saat pandemi berawal. Sherrine memiliki latar belakang seni rupa yang cukup kuat sehingga ia berkomitmen untuk menciptakan sentuhan artistik pada pengalaman kuliner di Flock. Menggunakan bahan-bahan lokal, ia mengangkat hidangan tradisional dengan teknik dapur modern dan imajinasi yang berani. Sherrine berusaha menciptakan ruang di mana para tamu dapat merasakan pengalaman sensorik di setiap gigitan dan tegukan. Pendekatan Artisanal Dengan pendekatan artisanal Flock untuk makanan rumahan yang berakar pada #craftculture, hampir semua menu mereka dibuat sendiri – mulai dari lini ritel kue hingga roti kentang pada burger terkenal mereka. Menu Flock menyajikan hidangan klasik dengan sentuhan unik, seperti B&E, Prabby Katty, Cheesy Meatball Sub, Snap & Mash, dan Choux Al’ Flock, semuanya dibuat dengan bahan-bahan lokal dan tanpa MSG. Prabby Katty berupa burger dari roti kentang yang diracik sendiri yang dihidangkan dengan double beef patty, keju cheddar,bawang bombay, irisan tomat dan saus rahasia yang diracik sendiri oleh tim dapur Flock. Foto: Dok. Flock Ubud Buat penyuka Mac and Cheese, cobalah yang jenis Classic untuk sentuhan nostalgia yang lebih kental. Aroma keju yang khas langsung merebak begitu porsi Mac and Cheese terhidang di meja. Selain itu tim dapur Flock juga menambahkan potongan crackers keju sebagai penambah rasa gurih dan variasi tekstur. Untuk menghormati budaya kombucha, Flock menggunakan scoby untuk membuat minuman kombucha yang menyegarkan dan sehat. Dan untuk pecinta kopi, barista terampil di Flock juga meracik kopi dengan hati-hati menggunakan biji kopi berkualitas tinggi yang dikumpulkan dari seluruh dunia. Foto: Dok. Flock Ubud Tempat Baru Untuk lebih menggoda selera, Flock baru-baru ini mengumumkan pembukaan Moon Sipper Club. Terletak di lantai dua Flock, tempat tersembunyi ini akan berfokus pada makanan dan koktail yang lebih serius. POPULARMenikmati Senja di Pererenan, dari Sentuhan Eropa Hingga Aroma Timur Tengah96Ada bagian Bali yang tak lagi mengejar sorotan, namun justru menemukan momentumnya sendiri saat malam turun perlahan. Pererenan adalah salah…Menikmati Sebuah Filosofi Hidup di Manaw Bali95Di tengah riuhnya geliat kuliner Petitenget yang tak pernah tidur, muncul sebuah destinasi baru yang tak hanya menyajikan makanan, tapi…5 Alasan untuk Mampir dan Bersantap di Honey & Smoke, Ubud92Honey & Smoke - Salah satu pelopor restoran-restoran inovatif di Bali, Will Meyrick belum lama ini merilis salah satu propertinya… TAGS :bali Share This Articles Share this article
Menemukan Sisi Tenang Canggu di Seahaven Villas by Kamuela by Yudasmoro Minasiani 24, September, 2026
Bali yang Tak Ada di Brosur Wisata: Menemukan Pulau Dewata Lewat Orang-Orang yang Menjaganya by Febriyanti Salim 21, September, 2026
Kisah Cinta Rahasia di Balik La Réserve 1785, Hotel Eksklusif di Pererenan Bali by Yudasmoro Minasiani 18, September, 2026
7 Cara Menikmati Wellness Escape di Grand Hyatt Bali, dari Tennis hingga Ritual Melukat by Yudasmoro Minasiani 15, September, 2026
Alunê di W Bali – Seminyak: Ketika Luxury Travel Tak Lagi Soal Kemewahan, tapi Cara Menikmati Waktu by Novani Nugrahani 14, September, 2026
Tradisi Bali Bertemu Kreativitas Modern di Powerful Indonesia Festival 2026 by Febriyanti Salim 20, August, 2026
Bukan Sekadar Steakhouse, RISERVA Membawa Ritual Bali ke Meja Fine Dining by Yudasmoro Minasiani 18, August, 2026
Shelter Sessions Vol. 12 Bawa Gastronomi Berbasis Api ke Pererenan by Febriyanti Salim 18, August, 2026
Desain Sustainable Sebagai Masa Depan Pariwisata Global by Yudasmoro Minasiani 5, March, 2022 Dunia pariwisata memasuki babak baru dimana dampak bagi lingkungan kini menjadi pertimbangan dalam...
DoubleTree by Hilton Resmi Hadir di Singapura, Pilih Robertson Quay sebagai Rumah Pertamanya by Yudasmoro Minasiani 2, October, 2026 Singapura kembali memiliki alasan baru untuk menikmati kawasan tepi sungainya. Di Robertson Quay,...
Yasmin Hotel Karawaci Masuki Babak Baru, Kini Bernama Sapphire Sky Hotel Karawaci by Febriyanti Salim 2, October, 2026 Nama Yasmin Hotel Karawaci kini berganti. Mulai 1 Oktober 2026, hotel yang berada...
Bukan Sekadar Travel Fair, IKAPTRI Tourism Fair 2027 Satukan Energi Baru Pariwisata Indonesia by Yudasmoro Minasiani 2, October, 2026 Industri pariwisata Indonesia terus bergerak mengikuti perubahan zaman. Cara orang bepergian semakin dinamis,...